ANIEM Tridadi


ANIEM Tridadi (bahasa Jawa: ꦄ꧈ꦤ꧈ꦆ꧈ꦌ꧈ꦩ꧈ꦠꦿꦶꦢꦢꦶ) merupakan tiang listrik yang dibangun oleh perusahaan kelistrikan masa Hindia Belanda bernama Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteits-Maatschappij (ANIEM). ANIEM Tridadi telah ditetapkan sebagai cagar budaya dengan kategori Benda Cagar Budaya tingkat kabupaten/kota. Tiang listrik ini ditetapkan sebagai cagar budaya melalui SK Bupati Sleman No 5.9/Kep.KDH/A/2018. Pemilik dan pengelola dari ANIEM Tridadi adalah PT. Perusaan Listrik Negara (Persero).[1]
Lokasi
Tiang listrik ANIEM Tridadi terletak di Jalan Pemuda No.1, Dusun Wadas, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tiang listrik ini berada tepat dipinggir jalan.
Fisik
Tiang listrik ini dibangun dari bahan plat baja. Bagian paling bawah tiang listrik ini berbentuk persegi dan terdapat pintu menghadap timur. Ruangan yang terdapat di paling bawah tiang listrik ini kemungkinan merupakan terminal atau titik pengendali listrik.[1]
Pada bagian atas tiang, terdapat enam (6) lengan silang 'crossarm'. Bagian ini berfungsi untuk memperbanyak jumlah kabel listrik yang berjalan pada tiang. Pada bagian lengan silang, dilengkapi pula isolator. Isolator berfungsi dalam menyangga dan menyediakan jarak bebas listrik antara tiang dan konduktor listrik. Kombinasi lengan silang dan isolator mampu menjaga jarak antarkabel dalam jarak yang cukup jauh sehingga terhindar dari kontak yang menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek.[2]
Sistem rangkaian baja pada tiang listrik ANIEM Tridadi menggunakan sekrup dan teknik las.
Sejarah
N.V. Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteits-Maatschappij (ANIEM) yang dulu merupakan sebuah perusahaan ketenagalistrikan di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) banyak membangun infrastruktur kelistrikan termasuk di daerah Yogyakarta.
ANIEM mendapatkan konsensus untuk menyediakan listrik di Kota Yogyakarta pada 1914.[3] Pembangunan jaringan listrik di Kota Yogyakarta membutuhkan waktu 5 tahun. Beberapa gardu atau babon dan tiang listrik didirikan oleh ANIEM di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya termasuk Sleman dan Bantul. Beberapa diantaranya adalah Gardu ANIEM Kotagede, Gardu ANIEM Abubakar Ali, Gardu ANIEM Kotabaru, Tiang listrik ANIEM Palbapang, dan Tiang listrik ANIEM Tridadi.[1][3][4][5] Kawasan awal yang mendapatkan pasokan listrik adalah wilayah njero benteng, Loji Gede, Loji Cilik, Malioboro, hingga Kotabaru yang memang dekat dengan gardu atau babon.[3]
Referensi
- ^ a b c "JOGJACAGAR | Sistem Informasi Cagar Budaya". jogjacagar.jogjaprov.go.id. Diakses tanggal 2025-08-18.
- ^ GW (2024-08-28). "Memahami Kabel Tiang Listrik: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kabel dan Isolator". JOCA. Diakses tanggal 2025-08-25.
- ^ a b c "Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-25.
- ^ "Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-25.
- ^ "JOGJACAGAR | Sistem Informasi Cagar Budaya". jogjacagar.jogjaprov.go.id. Diakses tanggal 2025-08-25.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.