Abon udang
Abon udang adalah makanan ringan abon yang dibuat dari daging udang. Dengan mengolah udang menjadi abon, rasa dan aromanya dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan pengolahan secara digoreng atau dibuat tepung. Abon udang memiliki rendemen sekitar 60 persen dari bahan baku pokok. Produk ini juga dipercaya lebih enak serta mengandung protein yang masih tinggi.[1]
Proses pembuatan
Pembuatan abon udang dimulai dengan pengeringan daging secara alami. Setelah dikeringkan lalu disuwir-suwir dan dicampur bumbu, antara lain bawang merah, bawang putih, bubuk ketumbar, daun salam, lengkuas, sereh, gula pasir, asam jawa, dan santan kental.[2]
Referensi
- ^ Abon Udang: Paket Industri Pangan untuk Pedesaan, diakses dari situs IPB.
- ^ Gurihnya Abon Udang, diakses dari situs TribunNews
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.