Adib Shishakli

Adib Shishakli
أديب الشيشكلي
Presiden Suriah (military rule)
Masa jabatan
11 July 1953 – 25 February 1954
Sebelum
Pendahulu
Fawzi Selu (military rule)
Sebelum
Prime Minister of Syria
Masa jabatan
19 July 1953 – 1 March 1954
Sebelum
Pendahulu
Fawzi Selu
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir1909
Hama,  Suriah
Meninggal27 September 1964 (aged 55)
Ceres,  Brasil
Partai politikSyrian Social Nationalist Party, Arab Liberation Movement
Suami/istriFatina al-Fanari
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini
Shishakli in military uniform

Adib Bin Hassan Al-Shishakli (bahasa Arab: أديب بن حسن الشيشكلي, 1909 - 27 September 1964) adalah seorang pemimpin militer yang kemudian menjadi presiden di Siria pada tahun 1953 sampai 1954.[1] Ia adalah seorang kolonel.[1] Usahanya membebaskan Siria dari kekuasaan Prancis berhasil.[1] Pada Desember 1949 ketika terjadi perebutan kekuasaan, tampuk pemerintahan jatuh ke tangan Parta Rakyat (Shaab), ia sementara menjadi kepala negara, dan sesudah Jenderal Fawzi Silo menjadi presiden dan perdana menteri, ia ia bertindak sebagai diktator di belakang layar.[1] Pada tahun 1953 sebagai calon tungga, Shishakli terpilih menjadi presiden.[1] Saat itulah ia ingin menjadikan Siria Raya, berisi gabungan negara-negara Arab.[1] Orang barat dan Inggris menaruh curiga kepada cita-cita tersebut.[1] Pada tahun 1954 Kolonel Mistafa Hamdun melancarkan pemberontakan di Aleppo yang segera menjalar ke daerah lain.[1] Shishakli kalah dan melarikan diri ke Libanon.[1]

Riwayat Hidup Ringkas

Adib Shishakli berkebangsaan Kurdi, Arab Siria, lahir di Hama pada tahun 1909.[2] Shishakli menjadi tentara Prancis selama era kekuasaan Prancis.[2] Dia belajar di Akademi Militer Damaskus (yang di kemudian hari dipindahkan ke Homs) dan menjadi anggota Partai Sosial Nasional Siria(SSNP) di Antun Saadeh, mempromosikan sebuah konsep Siria Raya.[2] Saudaranya, Salah juga seorang anggota penting partai itu.[2] Setelah merdeka, Shishakli melanjutkan perjuangannya dengan menjadi seorang relawan dengan bergabung dengan tentara Arab, yaitu tentara pembebasan Arab (Arab Liberation Army), pada tahun 1948, ketika terjadi perang Arab melawan Israel.[2]

Rujukan

  1. ^ a b c d e f g h i (Indonesia)Van Hoeve dan Ichtiar Baru., Ensilkopedi Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3158
  2. ^ a b c d e Syrian Politics and the Military, 1945-1958


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya