AirBadminton
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Mei 2025) |
| Induk organisasi | Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) |
|---|---|
| Debut awal | 2023, Indonesia[1] |
| Karakteristik | |
| Anggota tim | Tunggal Ganda Tiga pemain |
| Kategori | Luar ruangan |
| Peralatan | Raket, Kok (AirShuttle), Net |
| Keberadaan | |
| Negara atau wilayah | Seluruh dunia |
| Pekan Olahraga Dunia | ANOC World Beach Games Bali 2023 (5-12 Agustus 2023)[1] |
AirBadminton merupakan proyek pengembangan olahraga ambisius dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang memungkinkan pemainnya untuk bermain bulu tangkis di luar ruangan pada sejumlah tempat seperti taman, pasir pantai, hingga lapangan dengan permukaan keras.[2][3] Olahraga ini resmi diperkenalkan secara global oleh BWF di Gimnasium Tianhe yang terletak di Distrik Tianhe, Guangzhou, China pada tanggal 13 Mei 2019.[4]
Pada gelaran Indonesia Open 2019, terdapat lapangan outdoor untuk memainkan AirBadminton. Di tempat tersebut juga disediakan perlengkapan untuk bermain. Lapangan AirBadminton ini juga menarik banyak peminat dari pengunjung yang datang ke turnamen Indonesia Open 2019 yang bertempat di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.[4]
Kok yang digunakan pun berbeda dan diberi nama AirShuttle.[2] BWF memperkenalkan kok AirShuttle ke pasar global pada Maret 2020.[5] Wujud AirShuttle pun berbeda dari Shuttlecock (bahasa Indonesia: kok) yang digunakan dalam bulu tangkis. Berat kok ini juga bisa mencapai dua kali berat kok bulu tangkis biasa. Bagian ujungnya menggunakan bahan karet yang keras. Selain itu, AirShuttle menggunakan plastik, bukan bulu unggas seperti pada kok biasa. Bulatan karet yang cukup keras pada kepala kok AirBadminton menghasilkan efek luncur yang cepat biarpun dikenai pukulan yang dapat dikatakan pelan.[4] Pengembangan jenis kok ini merupakan bagian dari kolaborasi yang telah berlangsung selama 5 tahun dengan Institute for Sport Research (ISR) yang berbasis di Universitas Teknologi Nanyang (NTU), universitas riset nasional asal Singapura.[5]
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ^ a b Badminton World Federation. "Overview (English) – BWF Development" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 10 Juni 2023.
- ^ a b SKOR.ID. "Mengenal AirBadminton, Olahraga Turunan Bulu Tangkis". www.skor.id. Diakses tanggal 10 Juni 2023.
- ^ Badminton World Federation. "The Game (English) – BWF Development" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 10 Juni 2023.
- ^ a b c CNN Indonesia. "Jago Badminton Belum Tentu Mahir AirBadminton". olahraga. Diakses tanggal 10 Juni 2023.
- ^ a b Badminton World Federation. "AirShuttle (English) – BWF Development" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 10 Juni 2023.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.