Air Bulan


Penemuan air di Bulan oleh Chandrayaan-1

Air Bulan adalah air yang terlihat di bulan. Ilmuwan menemukan adanya air magmatik atau air yang berasal dari bagian dalam bulan lalu muncul ke permukaan.

Meskipun keberadaan es air di Bulan telah diperkirakan oleh berbagai ilmuwan sejak tahun 1960-an, bukti yang tidak meyakinkan tentang es air bebas juga telah diidentifikasi. Bukti pertama yang tak terbantahkan tentang adanya air di Bulan diberikan oleh muatan Chace yang dibawa oleh Moon Impact Probe yang dilepaskan oleh Chandrayaan-1(चन्द्रयान-1, சந்திரயான்-1) pada tahun 2009, yang kemudian dikonfirmasi dan dibuktikan oleh NASA.[1][2][3]


Bukti keberadaan air magmatik tersebut ditemukan dengan bantuan Moon Mineralogy Mapper milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang ada di wahana milik India, Chandrayaan-1. Rachel Klima, pakar geologi keplanetan dari Johns Hopkins University, memublikasikan temuan itu di jurnal Nature Geoscience.

Keberhasilan pengungkapan air magmatik di bulan dimulai dari hasil penelitian lima tahun lalu. Saat itu, ilmuwan mengungkap bahwa interior bulan tidak kering seperti yang diduga. Para ilmuwan juga berhasil menemukan air, berupa lapisan tipis yang diduga berasal dari angin matahari yang menumbuk permukaan bulan.

Penelitian tersebut tidak langsung memberi tanda keberadaan air magmatik. Namun, dari temuan itu ilmuwan bisa mengidentifikasi tipe batuan di kawah bulan bernama Bullialdus. Identifikasi ini membantu memecahkan asal muasal air.

Menurut ilmuwan, tipe batuan di kawah itu disebut norite. Batuan tersebut biasanya mengkristal dan terjebak saat magma keluar dari bagian dalam. Melalui penelitian selanjutnya, ilmuwan mengungkapkan bahwa jenis batuan ini tidak hanya ditemukan di kawah Bullialdus.

Dalam risetnya, Klima menganalisis lingkungan kawah Bullialdus dengan bantuan Moon Mineralogy Mapper. Terungkap bahwa kawah itu punya kandungan hidroksil lebih banyak dari lingkungannya. Hidroksil ialah molekul yang terdiri atas satu atom oksigen dan satu atom hidrogen, komponen penyusun air.

Menurut ilmuwan, wilayah kawah Bullialdus bukan merupakan wilayah yang terpapar angin matahari. Jadi, bila ada air di tempat itu, asalnya bukan dari tumbukan angin matahari dan permukaan bulan. Namun diduga kuat, hidroksil merupakan bukti adanya air magmatik.

Keberadaan air magmatik ini, menyuguhkan informasi baru akan proses vulkanik dan komposisi internal bulan seperti yang diberitakan Universe Today, Pemahaman akan hal tersebut akan membantu mengetahui proses pembentukan bulan serta perubahan proses magmatik.

Lihat pula

Sumber

Referensi

  1. ^ Staff Reporter (25 September 2009). "MIP detected water on Moon way back in June: ISRO Chairman". The Hindu.
  2. ^ "Did India beat NASA to find water on moon?". m.ndtv.com. Diarsipkan dari asli tanggal 30 November 2016. Diakses tanggal 29 November 2016.
  3. ^ "Chandrayaan-1 | Indian space probe". Encyclopædia Britannica.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya