Amok trei
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Amok trei | |
|---|---|
Amok trei disajikan di wadah daun pisang | |
| Nama lain | Amok trey |
| Jenis | Amok |
| Tempat asal | Kamboja[1][2][3] |
| Suhu penyajian | Panas |
| Bahan utama | Ikan gobi, ikan gabus atau lele, kroeung hijau atau kuning, santan, telur |
Amok trei (bahasa Khmer: អាម៉ុកត្រី [ʔaːmok trəj]) adalah kari ikan kukus khas Kamboja dengan tekstur lembut menyerupai mousse, dan dianggap sebagai salah satu hidangan nasional Kamboja. Hidangan amok trei diyakini berasal dari masakan kerajaan Khmer pada masa Kekaisaran Khmer,[1][2] meskipun ada perdebatan mengenai asal-usulnya yang tepat.[4] Hidangan ini memiliki rasa sedikit pedas dan dibumbui dengan campuran rempah-rempah seperti cabai, kunyit, bawang putih, jahe, paprika, jintan, biji ketumbar, lengkuas, daun jeruk purut, kencur, lada hitam, dan daun dari Backhousia citriodora.
Sejarah
Masakan Khmer, termasuk amok, berkembang sebagai perpaduan pengaruh kuliner dari India, Tiongkok, Thailand, Vietnam, dan Prancis. Ikan dan nasi telah menjadi makanan pokok masyarakat Khmer sejak zaman kuno, memberikan dasar penting bagi lahirnya hidangan-hidangan yang menggunakan ikan sebagai bahan utama.[5] Beberapa sumber menyatakan bahwa amok trei memiliki akar dari masa Kekaisaran Khmer (abad ke‑9 hingga ke‑15) sebagai masakan istana atau bangsawan Khmer.[6] Akan tetapi, dokumentasi tertulis mengenai makanan ini sangat sedikit dan pengetahuan resep serta metode memasaknya sebagian besar disebarkan secara lisan. Amok trei selamat dari genosida budaya yang dilakukan oleh rezim Khmer Merah pada tahun 1970-an.[7]
Cara pembuatan
Amok trei biasanya dibuat menggunakan ikan gobi, ikan gabus, atau lele, meskipun terkadang diganti dengan ikan seperti bakalau, kakap, salmon, atau kerakap. Potongan fillet ikan direndam dalam kroeung kuning atau hijau segar yang dicampur dengan santan dan telur, lalu dituangkan ke dalam wadah daun pisang yang dilapisi daun mengkudu di bagian bawah. Hidangan ini kemudian dikukus selama sekitar 20–30 menit hingga mencapai tekstur lembut menyerupai mousse. Jika daun mengkudu tidak tersedia, daun bayam bit dapat digunakan sebagai pengganti.[8] Amok trei disajikan panas dalam wadah daun pisang atau tempurung kelapa dan disantap bersama nasi. Di beberapa restoran Kamboja, tersedia pula versi modern yang menggunakan ayam, tahu, atau daging sapi, serta variasi lain dengan kroeung instan yang memiliki tekstur lebih cair, atau metode memasak selain pengukusan.[9]
Referensi
- ^ a b Gillan, Audrey (7 September 2017). "Cambodia: the art of amok". National Geographic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 September 2021. Diakses tanggal 4 October 2019.
- ^ a b Dunston, Lara (23 May 2017). "Cambodian Fish Amok Recipe – an Authentic Steamed Fish Curry in the Old Style". Grantourismo Travels. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 June 2022. Diakses tanggal 4 October 2019.
- ^ "Michelin-starred chef David Thompson explains his growing love for Cambodian cuisine". Aqua Expeditions. June 13, 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 3, 2021. Diakses tanggal May 26, 2021.
If the description of fish amok sounds like Thai cuisine (arguably the most popular Southeast Asian cuisine in the world), that's because many elements of today's Thai cooking was influenced by Khmer cooking techniques and principles perfected over centuries.. (...) A dish that exemplifies Khmer influence, is fish amok, a steamed snakehead fish curry that is redolent of lemongrass, galangal and coconut aromas.
- ^ Lees, Phil (May 25, 2007). "The Dish: Fish Amok". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 November 2021. Diakses tanggal 7 October 2019.
The origins of fish amok are a source of regional debate. Dishes of this kind aren't unique to Cambodia. Malaysia and Indonesia boast the similar otak otak and Thailand cooks a spicier hor mok but neither nation embraces them with the passion of Cambodia. "Amok" in the Cambodian language, Khmer, only refers to the dish whereas in Thai, "hor mok" translates as "bury wrap," suggesting amok may have come from Cambodia's neighbor.
- ^ "Introduction to Cambodian (Khmer) Cuisine". Angkor Food (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "Cambodia: the art of amok". Audrey Gillan (dalam bahasa American English). 2017-09-07. Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ intocambodia.org (2017-08-23). "Hamok Trei or Amok Trei". IntoCambodia.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ Rivière, Joannès (2008). Cambodian Cooking: A humanitarian project in collaboration with Act for Cambodia. Periplus Editions. hlm. 55. ISBN 978-0-794-65039-1.
- ^ Carter, Terence (21 April 2016). "Ruining Amok, The Corruption of Cambodia's National Dish". Grantourismo Travels. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 November 2021. Diakses tanggal 7 October 2019.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.

