Ampar-Ampar Pisang

Ampar-ampar Pisang adalah lagu daerah Indonesia berbahasa Banjar, ciptaan A. Zaini.[1] Lagu ini bercerita tentang pisang yang diolah dengan cara diamparkan/dijemur dalam proses pengolahannya menjadi makanan khas.[2] Lagu ini merupakan lagu khas dari Kalimantan Selatan dan dinyanyikan oleh anak-anak sebagai lagu pengiring dalam permainan.[3] Permainan anak-anak Kalimantan Selatan ini biasanya dimainkan pada malam hari dengan dipimpin oleh ibu atau nenek.[4]

Dalam permainan tersebut, iringan lagu Ampar-ampar Pisang juga diikuti oleh beberapa anak bernyanyi dan seiring dengan berakhirnya lagu, anak terakhir disentuh. Kemudian, anak tersebut melipat kakinya ibarat kaki yang buntung karena digigit bulus. Sang anak yang melipat kakinya tersebut berarti telah kalah dalam permainan tersebut.[3][4]

Lagu ini juga menggambarkan kebiasaan masyarakat Kalimantan Selatan yang suka menyusun buah pisang yang mulai masak. Kalaupun sudah masak dan hanya sebiji, anak-anak mulai menggerumuti pisang tersebut dan memakannya. Anak-anak tersebut memakan pisang dengan lahap seperti api memakan batang kayu.[3][2]

Lirik

Ampar-ampar pisang

Pisangku balum masak

Masak sabigi, dihurung bari-bari

Masak sabigi, dihurung bari-bari

Manggalepak, manggalepok

Patah kayu bengkok

Bengkok dimakan api, apinya canculupan

Bengkok dimakan api, apinya canculupan

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang[5]

Arti Lirik

Susun-susun pisang

Pisangku belum masak

Masak sebiji, dipenuhi bari-bari

Masak sebiji, dipenuhi bari-bari

Manggalepak, manggalepok (bunyi dahan/kayu yang patah)

Patah kayu yang bengkok

Yang bengkok dilalap api, apinya hampir padam

Yang bengkok dilalap api, apinya hampir padam

Yang mana kaki buntung, digigit bulus

Yang mana kaki buntung, digigit bulus[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Nusantara, Irama. "Album Irama Daerah Kalimantan Oleh Orkes Taboneo 1960". Irama Nusantara. Diakses tanggal 2024-12-17.
  2. ^ a b Mahendra, B. (2022). Kajian Analisis Lagu Ampar-Ampar Pisang Berdasarkan Teori Estetika Paradoks. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 163–168. Universitas Negeri Semarang.
  3. ^ a b c ENSIKLOPEDIMUSIK INDONESIASERI A· E (PDF). Jakarta: PROYEK PENELITIAN DAN PENCATATAN KEBUDAYAAN DAERAH. 1980. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Shadily, Hassan; Sitompul, Binsar; Burhan, Firdaus; Suharto, Suharto; Sumaryo, Sumaryo; Sudharsono, Sudharsono; Suwondo, Bambang; Yunus, Ahmad (1979-01-01). Ensiklopedi musik indonesia seri a-e. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 11. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Yuliana, Cendi. Kesenian Daerah dan Lagu-Lagu Daerah. hlm. 72 Edisi pertama, Widya Duta Grafika, 2008.
  6. ^ "Lirik Lagu Ampar Ampar Pisang Kalimantan Selatan - Arti dan Makna". Lagu Daerah. 2016-10-12. Diakses tanggal 2021-05-17.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya