Anggrek moi


Anggrek moi
Dendrobium moiorum Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Terancam kritis
IUCN192085536 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoAsparagales
FamiliOrchidaceae
TribusMalaxideae
GenusDendrobium
SpesiesDendrobium moiorum Suntingan nilai di Wikidata
Saputra, Schuit., Wanma dan Naive, 2020

Anggrek moi (Dendrobium moiorum) merupakan spesies anggrek yang berasal dari Papua Barat. Anggrek moi adalah anggrek epifit yang biasanya tumbuh menempel pada permukaan batang atau ranting pohon. Anggrek ini diperkirakan hanya tersebar di hutan-hutan alami yang berada di wilayah Papua Barat Daya. Pada 8 Februari 2021, anggrek moi dinyatakan berstatus terancam kritis (critically endengered) oleh IUCN berdasarkan kriteria D.[1][2][3] Anggrek moi menjadi anggrek pertama dari Papua Barat yang menerima status tersebut[2] dan menjadi kedua di Papua setelah anggrek Dendrobium brillianum yang berstatus Critically Endangered (possibly extinct). Anggrek D. brillianum kemungkinan telah punah karena terakhir ditemukan pada 1911 di dekat Jayapura.[2]

Deskripsi

Salah satu ciri khas anggrek moi adalah bunganya yang memiliki lebar cukup besar, yaitu sekitar 8 cm dan daun yang panjang sekitar 23,5 cm. Bagian bibir bunganya juga unik. Spesies Diplocaulobium umumnya memiliki pangkal bibir bunga berwarna merah atau ungu, tetapi anggrek ini memiliki warna putih-kuning polos. Hal ini terbilang langka pada Diplocaulobium.[2] Anggrek moi juga disebut mirip dengan Dendrobium istmiferum, "seperti kumpulan papila pada bagian tengah antara dua keels yang bergelombang, tetapi berbeda pada bagian tengah bibir bunga (labellum) dengan tepi yang sangat bergelombang".[4]

Habitat

Anggrek moi hidup di lokasi yang teduh dan semi terbuka yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Habitatnya adalah hutan hujan tropika pada ketinggian sekitar 100 Mdpl.[2] Berdasarkan pengamatan, anggrek ini berbunga pada Februari dan Juli hingga September.[4]

Sejarah penamaan

Nama "moi" diambil dari Suku Moi yang merupakan suku asli dan pemilik hak ulayat adat di daerah Sorong dan sekitarnya. Epitet nama moiorum berarti “Milik Suku Moi”. Penamaan anggrek moi merupakan penghargaan dan pengakuan atas kontribusi mereka dalam menjaga dan melestarikan kawasan Taman Wisata Alam Sorong, termasuk anggrek moi yang ada di dalamnya. Anggrek ini terancam punah oleh sejumlah faktor, antara lain perburuan liar, pemekaran pemukiman warga, serta peralihan fungsi lahan. Papua Barat juga merupakan provinsi yang sedang banyak mengalami pembangunan.[2]

Daftar rujukan

  1. ^ Helen Chadburn (Royal Botanic Gardens, Kew); Reza Saputra (Orchid Specialist Group, Species Survival Commission, International Union for Conservation of Nature (IUCN), Indonesia) (2021-02-08). "IUCN Red List of Threatened Species: Dendrobium moiorum". IUCN Red List of Threatened Species. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ^ a b c d e f Wicaksono, Raden Ariyo (2022-04-27). "Anggrek Moi, Anggrek Sangat Terancam Punah dari Papua Barat". Betahita. Diakses tanggal 2025-11-01.
  3. ^ Puspa, Atalya (2024-05-17). "Peneliti Temukan 23 Spesies Anggrek Baru di Papua Barat". Media Indonesia. Diakses tanggal 2025-11-01.
  4. ^ a b KSDAE, Datin. "Balai Besar KSDA Papua Barat Temukan Anggrek Jenis Baru Endemik Papua Barat - Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem". ksdae.menlhk.go.id. Diakses tanggal 2025-11-01.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya