Antarjudul

Antarjudul di The Birth of a Nation (1915)
The Cabinet of Dr. Caligari (1920) menggunakan antarjudul bergaya.

Dalam gambar gerak, antarjudul (intertitle), kartu judul (title card) atau telop adalah teks cetak yang disisipkan di tengah (yaitu antar-) adegan pada titik-titik tertentu, biasanya berisi dialog tokoh ("antarjudul dialog") atau bahan narasi deskriptif yang terkait dengan foto tetapi tidak dicakup olehnya ("antarjudul eksposisi").[1]

Antarjudul, yang waktu itu masih disebut "judul", adalah fitur utama film bisu setelah durasi dan rincian alur film semakin rumit sehingga memerlukan dialog dan/atau narasi agar penonton bisa memahami lakon atau adegan yang ditampilkan. Antarjudul tercatat pertama muncul dalam film Britania Raya Scrooge, or, Marley's Ghost (1901).[2] Academy Awards ke-1 tahun 1929 memiliki kategori penghargaan untuk "Best Title Writing" yang dimenangkan Joseph Farnham tanpa disebutkan filmnya. Kategori ini langsung dihentikan karena antarjudul semakin jarang dipakai pasca munculnya "film suara".[3]

Dalam film modern, antarjudul dipakai untuk membantu epigraf seperti puisi dan membedakan sejumlah "aksi" film atau produksi multimedia. Akan tetapi, antarjudul sering dipakai sebagai epilog drama bersejarah untuk menjelaskan apa yang dialami para tokoh dan peristiwa setelah seluruh rangkaian cerita berakhir.

Pengembangan runut bunyi (soundtrack) perlahan menghapus kegunaan antarjudul sebagai alat narasi (sering dipakai untuk menyampaikan narasi, bukan dialog, sampai tahun 1930-an), tetapi masih digunakan sekali-kali sebagai fitur penghias. Misalnya, antarjudul dipakai sebagai gimik di film Frasier. Drama BBC Threads memakai antarjudul untuk memberitahukan lokasi, tanggal, dan informasi mengenai segala peristiwa di luar Sheffield. Law & Order memakai antarjudul untuk memberi tahu lokasi adegan selanjutnya. Guy Maddin adalah pembuat film modern yang dikenal karena mengangkat kembali gaya-gaya film lama serta menggunakan antarjudul seperlunya. Sejumlah acara buatan lokal seperti acara permainan kuis memakai antarjudul yang dianimasikan untuk membuka putaran selanjutnya.

"Antarjudul" adalah istilah akademik yang dicetuskan jauh setelah diperkenalkannya film suara (lihat pula subjudul dan superjudul).[butuh rujukan] Beberapa jenis "judul" tadi tidak sama dengan definisi subjudul atau judul utama masa kini.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Chisholm, Brad (1987). "Reading Intertitles". Journal of Popular Film and Television. 15 (3): 137.
  2. ^ Elliot, Kamilla. Dickens on Screen. hlm. 117. ISBN 978-0521001243.
  3. ^ "Best Title Writing". Awards and Shows. Diakses tanggal 12 November 2012.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya