Artauli Tobing
Artauli Tobing | |
|---|---|
| Kepala Badan Penilaian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri | |
| Masa jabatan 11 Mei 2007 – 2010 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Duta Besar Indonesia untuk Vietnam | |
| Masa jabatan 20 November 2003 – Februari 2007 | |
| Presiden | Megawati Sukarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1950 Jakarta, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Suami/istri | Bistok P. L. Tobing |
| Hubungan | Chairul Saleh (paman) |
| Orang tua |
|
| Pendidikan | Universitas Indonesia (Drs.) Universitas George Washington (MA) |
| Pekerjaan | Diplomat |
Artauli Ratna Menara Panggabean Tobing (lahir 1950) adalah seorang diplomat Indonesia yang menjabat sebagai duta besar untuk Vietnam dari 2003 hingga 2007 dan kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri dari 2007 hingga 2010.
Kehidupan awal
Artauli lahir di Jakarta[1] pada 1950. Ayahnya, Bonar Panggabean, adalah perwakilan Antara di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan pamannya adalah wakil perdana menteri Chaerul Saleh.[2] Ia menempuh studi sastra Inggris di Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 1976.[3] Pada tahun yang sama, ia memperoleh beasiswa Fulbright untuk melanjutkan studi magister kajian Amerika di Universitas George Washington.[4]
Karier
Artauli bergabung dengan dinas diplomatik pada 1981.[1] Penugasan luar negeri pertamanya adalah di misi tetap di Wina pada Agustus 1984,[1] di mana ia memulai sebagai atase sebelum dipromosikan menjadi sekretaris ketiga.[5][6] Ia bertugas di sana hingga Agustus 1988, kemudian kembali ke kementerian luar negeri.[1] Selanjutnya, ia ditempatkan di misi untuk Masyarakat Ekonomi Eropa, menangani urusan ekonomi dengan pangkat sekretaris pertama mulai 10 Agustus 1992.[7]
Setelah empat tahun di Brussel, Artauli kembali ke kementerian luar negeri pada Agustus 1996. Ia kemudian ditugaskan ke bagian politik kedutaan besar di Kanada pada Juni 1999 dengan pangkat konselor.[1][8] Ia kemudian dipromosikan menjadi penasihat menteri[9][10] dan pada 2001 menjabat sebagai kuasa usaha ad interim setelah duta besar Budiman Darmosutanto meninggalkan jabatannya.[11]
Pada 3 Mei 2002, Artauli dilantik sebagai kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Organisasi Internasional di kementerian luar negeri.[12] Ia meninggalkan Kanada untuk jabatan barunya dua bulan setelah pelantikan.[1] Sekitar setahun kemudian, pada 20 November 2003, ia dilantik sebagai duta besar untuk Vietnam[13] dan menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Trần Đức Lương pada 10 Februari 2004. Ia menerima Medal for Peace and Friendship among Nations dari Vietnam Union of Friendship Organisations pada akhir masa jabatannya sebagai duta besar pada 6 Februari 2007.[1] Pada 11 Mei 2007, ia kembali dilantik sebagai kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan kementerian luar negeri.[14] Pada September 2009, ia sempat dicalonkan sebagai duta besar untuk Prancis untuk menggantikan Arizal Effendi, tetapi pencalonannya kemudian dibatalkan.[15]
Artauli menjabat sebagai kepala badan tersebut hingga pensiun pada 2010 dan digantikan sementara oleh direktur jenderal informasi dan diplomasi publik Andri Hadi. Setelah itu, ia menjadi sekretaris eksekutif bagi penasihat presiden bidang hubungan internasional, Hassan Wirajuda, dari Maret 2011 hingga Oktober 2014. Ia mewakili Indonesia sebagai eminent person dalam Indian Ocean Dialogue 2015. Di bidang akademik, Artauli mengajar di Universitas Paramadina dan dalam pendidikan diplomatik senior di kementerian luar negeri. Ia juga mewakili Indonesia dalam dewan penasihat Institut Perdamaian dan Rekonsiliasi ASEAN dari 2014 hingga 2017 serta dalam dewan pengelolaannya dari 2017 hingga 2021.[1]
Kehidupan pribadi
Artauli menikah dengan Bistok P. L. Tobing.[16]
Referensi
- ^ a b c d e f g h "H.E. Artauli RMP Tobing". ASEAN Institute for Peace and Reconciliation. Diakses tanggal 16 December 2025.
- ^ Deputy Prime Minister Chairul Saleh Arrives in New York to Dedicate Indonesia's Pavillion at World's Fair (dalam bahasa Inggris). Antara Indonesian National News Agency. 15 May 1964. hlm. 3.
- ^ Panggabean, Artauli Ratna Menara (1976). "Ernest Hemingway's view of live as reflected in : The Sun also rises ; A Farewell to arms ; For whom the bell tolls ; The Old man and the sea". Universitas Indonesia Library (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-16.
- ^ "Artauli Ratna Menara Panggabean Tobing - Alumni Detail - AMINEF". stu.aminef.or.id. Diakses tanggal 2025-12-16.
- ^ Documents , United Nations Conference on Conditions for Registration of Ships (dalam bahasa Inggris). United Nations Conference on Trade and Development. 1990.
- ^ International Labor Conference (dalam bahasa Inggris). International Labour Office. 1989.
- ^ Corps diplomatique accrédité auprès des Communautés européennes (dalam bahasa Prancis). Communautés européennes, Commission, Direction générale des relations extérieures (Service du protocole). December 1995. ISBN 978-92-827-5652-2.
- ^ Diplomatic, Consular, and Other Representatives in Canada (dalam bahasa Inggris). Department of External Affairs of Canada. 1999.
- ^ Canadian Mines Handbook (dalam bahasa Inggris). Southam Mining Group. 2002.
- ^ "Departments and Contact Officials". Embassy of Indonesia in Canada. Diarsipkan dari asli tanggal 3 March 2001. Diakses tanggal 16 December 2025.
- ^ "Charge d'Affaires of the Republic of Indonesia to Canada:". Embassy of Indonesia to Canada. Diarsipkan dari asli tanggal 15 May 2001. Diakses tanggal 16 December 2025.
- ^ "Menlu Lantik Pejabat Eselon I dan II" [Foreign Minister Appoints Echelon I and II Officials]. Kompas. 4 May 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 31 May 2002. Diakses tanggal 27 September 2025.
- ^ Sulistyowati, Retno (November 20, 2003). "Presiden Melantik 12 Duta Besar" [The President Appoints 12 Ambassadors]. Tempo.co. Diakses tanggal 13 December 2025.
- ^ "Pejabat-pejabat Baru Deplu" [New Officials of the Department of Foreign Affairs]. Kompas. May 12, 2007. Diarsipkan dari asli tanggal May 26, 2007. Diakses tanggal 13 December 2025.
- ^ "House scrutinizes 22 ambassadorial candidates". The Jakarta Post. August 26, 2009. Diakses tanggal 13 December 2025.
- ^ Fujita-Rony, Dorothy B. (2021). The memorykeepers: gendered knowledges, empires, and Indonesian American history. Gendering the Trans-Pacific world. Leiden Boston: Brill. hlm. 237. ISBN 978-90-04-43198-0.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.



