Artemidoros

Artemidoros (bahasa Yunani: Ἀρτεμίδωρος), abad kesatu SM, adalah penduduk asli Knidos di barat daya Anatolia.

Dia sekarang paling dikenal sebagai tokoh kecil dalam drama Shakespeare Julius Caesar di mana, menyadari plot melawan kehidupan Caesar, dia mencoba untuk memperingatkannya dengan catatan tertulis. Meskipun Caesar mengambil catatan itu, dia tidak melihatnya sebelum memasuki Senat dan tak lama kemudian dibunuh. Kisah ini berasal dari Plutarkhos.[1]

Nama Artemidoros ditemukan pada sebuah prasasti di Knidos oleh W. J. Hamilton pada 1830-an.[2] Ini terjadi bersamaan dengan nama Gaius Julius Theopompus, sahabat Julius Caesar, juga disebutkan oleh Plutarkhos. Dari prasasti tersebut, tampak bahwa Artemidoros adalah nama ayah dan anak Theopompus. G. Hirschfield[3] berpendapat bahwa Artemidoros adalah putra dan mengutip prasasti lebih lanjut yang juga dibahas oleh C. T. Newton.[4] Ini menggambarkan penghargaan yang akan diberikan – termasuk altar yang akan dibangun dan dipelihara, dan permainan perayaan – kepada seseorang yang namanya sayangnya tidak ada. Namun, karena permainan itu disebut "Artemidoreia", kemungkinan penerima penghargaan adalah Artemidoros.[5]

Artemidoros dihormati dengan cara ini bisa jadi karena pembayaran pajak yang diberikan oleh Caesar kepada rakyat Knidos sebagai hadiah atas kepatuhan keluarganya.[6] Prasasti Newton berakhir dengan menyatakan bahwa kehormatan akan sama dengan para Dewa, dan Jenkins[7] menunjukkan bahwa Artemidoros mingkin adalah warga negara terakhir Republik Romawi yang dianggap sebagai dewa dalam hidupnya sendiri.

Referensi

  1. ^ Plutarkhos, Life of Caesar Ch. 65 link
  2. ^ W. J. Hamilton, Researches in Asia Minor, Pontus, and Armenia Ch. XXXIII, London 1842 link
  3. ^ G. Hirschfield, "C. Julius Theupompus of Cnidus", Journal of Hellenic Studies Volume 7, pp 286-290, 1886
  4. ^ C. T. Newton, A History of Discoveries at Halicarnassus, Cnidus and Branchidae Ch. XVIII, London 1863 link
  5. ^ The inscriptions have been republished by W. Blümel as IK Knidos 51-55 and 59; English translation at attalus.org.
  6. ^ Plutarch, Life of Caesar Ch. 48 link
  7. ^ I. Jenkins, The Lion of Knidos p. 52, British Museum Press 2008 ISBN 978-0-7141-5072-7

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya