Assault Amphibious Vehicle

LVTP7

Assault Amphibious Vehicle adalah kendaraan tempur pengangkut personel amphibi yang digunakan Korps Marinir Amerika Serikat dengan tugas utama untuk memindahkan marinir dan kargo dari kapal ke pantai. Menggunakan desain lambung kapal dan Jet Air yang kuat untuk menjadikannya salah satu dari kendaraan serang amfibi terbaik di dunia.

Dengan kecepatan jelajah 13kmph dan daya tahan lebih dari tujuh jam dalam air, bisa melakukan misi amfibi hingga Sea State 3. Dapat diluncurkan dan kembali dari Landing Ship, Dock (LSD) dan landing Platform / dock (LPD serta dipersenjatai dengan senapan mesin a.50 kal dan MK19 40mm.

Menggunakan aluminium hull melindungi nya awak tiga orang dan 21 pasukan tempur dari tembakan senjata kecil. Sementara mesin 400 hp turbocharged diesel V-8 mampu mendorong AAV7A1 dengan kecepatan maksimum 72kmp di darat.

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya