Boh usen
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (April 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2025) |
Boh Usen adalah kue tradisional yang ada di Aceh. kue ini ada dari sejak dulu, generasi 70an sampai 90an tidak asing lagi dengan kue ini yang biasanya ada pada waktu waktu tertentu seperti hari raya, di tempat rumah duka dan hari hari lainnya. Kue ini dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula pasir, santan, telur dan minyak goreng. Adonan dibuat tipis dan di cetak mirip bulan sabit dan adonannya digoreng.
Kenapa dinamakan kue boh usen dikarenakan ada sejenis pohon yang namanya usen, daunnya buat kecil , buahnya bengkok dan mirip dengan bulan sabit walaupun tidak persis mirip. dari situlah asal muasal lahirnya inspirasi nama kue boh usen tersebut.
Seiring berjalannya zaman, pada zaman sekarang udah jarang terdapat kue boh usen ini, bahkan banyak anak zaman sekarang yang tidak mengetahui kue ini, dikarenakan kue ini mulai tergerus dengan kue kue yang lebih modern. padahal kue ini sangat tidak kalah enaknya dan tentunya kue ini lebih sehat karena tidak memakai pengawet bila dibandingkan dengan kue sekarang.[1]
Dulu Boh Usen dipilih karena mudah dibuat dan bahan baku yang sangat gampang ditemukan. Untuk bagian dalam berupa kelapa dan gula yang dicampur, sehingga menghasilkan rasa gurih dan manis. Sehingga tak heran, jika Boh Usen jadi salah satu pilihan pengunjung di anjungan Pidie Jaya. Hal itu diakui oleh Iqbalsyah, penjaga stand kuliner di anjungan Pidie Jaya, Senin, 6 November 2023.
Menurutnya, Boh Usen jadi salah satu favorit pengunjung untuk dibawa pulang. “Karena Boh Usen sudah lama tidak terlihat lagi, makanya ramai yang berminat,” ujarnya.[2]
Bahan-bahan
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue boh usen antara lain: tepung beras ( tepung yang dibuat dari beras), gula pasir (dibuat dari tebu), santan (dari parutan kelapa), telur ( telur ayam) dan minyak goreng.[1]
Referensi
- ^ a b https://www.rri.co.id/kuliner/699166/boh-usen-kenikmatan-kue-tradisional-yang-mulai-dilupakanv.
- ^ ""Boh Usen", Kue Tradisional Legendaris Kembali Diangkat di Anjungan Pidie Jaya". Serambinews.com. Diakses tanggal 2025-04-26.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.