Cap-cip-cup


Cap-cip-cup atau untung-untungan adalah sebuah cara yang dilakukan orang buat mengambil keputusan. Itu terjadi karena saat pengambil keputusan sama sekali buntu dan belum mengetahui dengan apa yang mereka inginkan.

Menurut situs New York Magazine, fenomena ‘Cap-cip-cup’ terjadi karena manusia pada dasarnya gagal move on. Majalah tersebut mengatakan bahwa “Kalau diberi pilihan antara merk baru yang lebih baik dan merk lama yang sudah dikenal, manusia cenderung memilih merk yang familiar.”

Berdasarkan pendapat itu, sebanyak 55% orang mengandalkan ‘Cap-cip-cup’ ketika berhadapan dengan pilihan. Ekonom AS bernama Steven D Levitt meneliti fenomena itu dan menerbitkan studinya dalam makalah berjudul ‘Head or Tails’ dan dipublikasikan Biro Penelitian Ekonomi Nasional Amerika.[1]

Referensi

  1. ^ "5 Keputusan yang Sering Diambil Lewat Cara 'Cap-Cip-Cup'". Gen Muda.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya