Charlie Whiting
| Charlie Whiting | |
|---|---|
Whiting di Grand Prix Jepang 2010. | |
| Lahir | 12 Agustus 1952 Sevenoaks, Kent, Inggris |
| Meninggal | 14 Maret 2019 (umur 66) Melbourne, Victoria, Australia |
| Sebab meninggal | Emboli paru |
| Kebangsaan | Britania |
| Tahun aktif | 1988–2019 |
| Dikenal atas | Peningkatan keamanan di olahraga bermotor |
Charlie Whiting (12 Agustus 1952 – 14 Maret 2019) adalah seorang mantan mekanik Formula 1 asal Inggris. Ia juga merupakan Direktur Balapan Formula 1 FIA, Delegasi Keselamatan, dan kepala Departemen Teknis F1, di mana kapasitas yang ia miliki umumnya mengelola logistik dari masing-masing Grand Prix F1, memeriksa mobil di parc fermé sebelum perlombaan, menegakkan aturan FIA, dan mengendalikan lampu yang memulai setiap balapan.
Profil
Whiting memulai karier sebagai seorang mekanik pada tahun 1968, saat membantu menyiapkan mobil kakaknya, yaitu Nick Whiting, yang akan turun di dalam ajang Club Racing.
Kemudian, pada tahun 1976, ia mulai terjun di dalam ajang balapan yang sebenarnya, dengan menjadi seorang mekanik di tim British F5000. Pada tahun 1977, ia menjadi mekanik di tim F1 Hesketh Racing. Ia lantas diajak oleh pemilik tim Brabham, yaitu Bernie Ecclestone, untuk menjadi kepala mekanik di tim tersebut pada tahun 1978. Ia bertahan di tim Brabham sampai dengan tahun 1987. Prestasinya adalah pada saat mengantarkan Nelson Piquet menjadi juara dunia Formula Satu musim 1983.
Pada tahun 1988, ia masuk ke FIA menjadi staf delegasi teknis, dan mulai musim 1997, ia menjadi direktur balapan tetap FIA dan kepala departemen teknis Formula 1 hingga kematiannya.[1]
Peningkatan keselamatan di olahraga motor
Whiting dikenal atas usahanya dalam meningkatkan keselamatan di olahraga motor, seperti penerapan regulasi untuk menggunakan halo, yang berhasil mencegah Charles Leclerc dari cedera serius di Grand Prix Belgia 2018.[2] Ia juga memperkenalkan penggunaan sandaran kepala, sel keselamatan, struktur benturan depan dan samping serta sisi kokpit tinggi.[3]
Meninggal
Pada pagi hari tanggal 14 Maret 2019 di Melbourne, Victoria, Australia, hanya sehari sebelum sesi latihan bebas pertama untuk Grand Prix Australia dan musim Formula Satu 2019, Whiting menderita emboli paru-paru dan meninggal dunia pada usia 66 tahun.[3][4][5]
Referensi
- ^ "Charlie Whiting, F1's race director, dies aged 66". Sky Sports F1. Diakses tanggal 14 March 2018.
- ^ Ransom, Ian. "F1 mourns sudden death of race director Whiting". Reuters. Diakses tanggal 14 Maret 2019.
- ^ a b Jonathan Noble. "FIA F1 race director Charlie Whiting dies ahead of Australian GP". Autosport.
- ^ "FIA Statement - Charlie Whiting". FIA. 14 March 2019. Diakses tanggal 14 Maret 2019.
- ^ "Charlie Whiting: F1 race director dies aged 66 on eve of season-opener in Melbourne" (dalam bahasa Inggris (Britania)). BBC Sport. 14 Maret 2019. Diakses tanggal 14 Maret 2019.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.