Chirapravati Voradej

Chirapravati Voradej
จิรประวัติวรเดช
Pangeran Nakhon Chaisi
HRH Pangeran Nakhon Chaisi
Menteri Pertahanan
Berkuasa11 Desember 1910 - 4 Februari 1913
PenobatanRaja Vajiravudh
PendahuluBhanurangsi Savangwongse
PenerusArun Chatrakul
Kepala Departemen Operasi Gabungan
Berkuasa8 Agustus 1901 - 11 Desember 1910
PenobatanRaja Chulalongkorn
PendahuluNarisara Nuwattiwong
Penerusgelar digabungkan
Lahir(1876-07-11)11 Juli 1876
Bangkok, Siam
Meninggal2 April 1913(1913-04-02) (umur 36)
Bangkok, Siam
AyahChulalongkorn (Rama V)
IbuThapthim Rochanatisha
Pasangan
Keturunan5 Anak
Lihat daftar
Tanda tanganChirapravati Voradej จิรประวัติวรเดช
Karier militer
Dinas/cabangThailand Tentara Kerajaan Siam
Pangkat Marsekal Lapangan

Marsekal Lapangan Pangeran Chirapravati Voradej, Pangeran Nakhon Chaisi (Thai: พระเจ้าบรมวงศ์เธอ พระองค์เจ้าจิรประวัติวรเดช กรมหลวงนครไชยศรีสุรเดช; 11 Juli 1876 – 2 April 1913) adalah seorang pangeran dari Dinasti Chakri dan perwira militer yang berpengaruh di Siam. Pangeran ini merupakan putra dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dan Chao Chom Manda Thapthim Rochanatisha. Ia merupakan anak ke-17 dari sang raja.

Pangeran ini merupakan bagian dari kelompok putra raja pertama yang dikirim ke Eropa untuk belajar, menghabiskan waktu di sana dari tahun 1885 hingga 1896. Sekembalinya ke Siam, ia menjabat sebagai Komandan Departemen Operasi Militer (Panglima Angkatan Darat) dan Menteri Pertahanan di bawah pemerintahan ayahnya serta saudaranya, Raja Vajiravudh (Rama VI). Karena reformasi penting dan modernisasi yang dilakukannya pada Tentara Kerajaan Siam, ia kini dianggap sebagai 'Bapak Angkatan Darat Thailand'. Keturunannya menggunakan nama keluarga Chirapravati (จิรประวัติ ณ อยุธยา).

Kelahiran

Pangeran Chirapravati Voradej lahir pada tanggal 7 November 1876 di Istana Negara di Bangkok. Ia merupakan anak ke-17 dari Raja Chulalongkorn dan Chao Chom Manda (selir ibu) Thapthim Rochanatisha. Raja dan Thapthim kemudian dikaruniai dua anak lagi: Putri Praves Vorasamai (1879–1944) dan Pangeran Vudhijaya Chalermlabha (1883–1947). Ia diberi gelar Phra Ong Chao sejak lahir, yang menandakan kelahirannya sebagai putra raja dari seorang ibu dari kalangan rakyat biasa.

Pendidikan

Empat pangeran (kiri ke kanan): Raphi Phatthanasak, Pravitra Vadhanodom, Kitiyakara Voralaksana dan Chirapravati Voradej.

Pendidikan pangeran dimulai di lingkungan dalam istana. Setelah beranjak dewasa, ia menempuh pendidikan di sekolah kedinasan istana, Sekolah Suankularb Wittayalai. Pada tahun 1885, pangeran bersama tiga kakak laki-lakinya (empat putra tertua raja), Pangeran Kitiyakara Voralaksana, Raphi Phatthanasak, dan Pravitra Vadhanodom dikirim ke Britania Raya untuk melanjutkan studi. Keempat pangeran tersebut adalah rombongan putra raja pertama yang dikirim ke luar negeri untuk belajar. Putra Mahkota Maha Vajirunhis menulis dalam buku hariannya pada tanggal 30 Juni 1885:

"Di pagi hari, setelah sarapan, Yang Mulia berkunjung ke Balairung Chakri Maha Prasat. Beliau mengikatkan tali suci pada keempat kakak laki-laki, memercikkan air suci pada mereka, dan mengusapkan bedak suci di dahi mereka. Raja kemudian mengantar para pangeran menemui Pangeran Pavares untuk mengikatkan tali suci. Pra Chaiya Watana, Biksu Suci, mengikatkan tali suci di leher mereka. Mereka semua kemudian turun ke Pae Villa, di tepi sungai Chao Phraya. Yang Mulia memberikan restunya, dan berharap mereka meninggalkan [Siam] dengan kebahagiaan di hati mereka, serta mengingat ajaran-ajarannya. Raja mengundang para anggota perempuan dari keluarga kerajaan untuk turut hadir, agar para pangeran dapat mengucapkan selamat tinggal kepada ibu mereka. Hanya Mae Uam, ibu dari Pangeran Kitiyakara yang tidak hadir. Sekitar pukul 9 pagi, Raja turun ke kapal, Soponpakavadi, untuk mengantarkan kepergian para pangeran. Beliau memeluk dan mencium keempat putra sulungnya. Beliau berdiri di sana sampai kapal tersebut tidak lagi terlihat, lalu kembali ke istana. Ada banyak bangsawan senior yang ikut serta dalam kapal bersama keempat pangeran menuju Inggris. Ada juga banyak bangsawan dan aristokrat yang datang ke Pae Villa untuk melepas kepergian mereka, termasuk Ibu dan Bibi."[1]

Fokus studi militer dipilih untuk sang pangeran dan pada tahun 1891 ia pergi ke Denmark untuk belajar di Akademi Militer Kerajaan Denmark. Ia dilantik sebagai kadet dan kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi letnan dua. Ia lulus dari akademi tersebut pada tahun 1894. Setelah studi lanjutan di korps artileri, ia dapat berdinas di Angkatan Darat Kerajaan Denmark sejak tahun 1896.[2]

Kiprah di angkatan darat

Kunjungan Raja Chulalongkorn ke Eropa pada tahun 1897, Raja bersama Tsar Nicholas II, Janda Permaisuri Maria Feodorovna, Putra Mahkota Maha Vajiravudh, Adipati Utama Olga Alexandrovna. Pangeran Chirapravati Voradej berada di kanan belakang.

Sekembalinya ke Siam, pangeran memberikan saran kepada Raja Chulalongkorn mengenai pembentukan staf umum permanen untuk Tentara Kerajaan Siam. Sebagai hasilnya, ia ditunjuk sebagai kepala staf pertamanya pada tahun 1898. Pada tahun yang sama, ayahnya juga mengangkatnya sebagai Penasihat Pribadi (*Privy Councillor*). Pada tahun 1899, ia diberi peran tambahan sebagai Sekretaris Angkatan Darat dan Komandan Resimen Pengawal Pribadi Raja.

Pada tahun 1901, dalam usia 24 tahun, ia ditunjuk sebagai Komandan Departemen Operasi Militer, yang setara dengan Panglima Angkatan Darat. Pada tahun 1903, pangeran berperan penting dalam upaya mereformasi angkatan darat dengan menciptakan sistem wajib militer regional dan pelatihan. Pada tahun 1905, pangeran memperkenalkan konsep barat dalam mengorganisasi angkatan darat ke dalam resimen, divisi, dan korps tentara. Ia memulainya dengan membentuk sepuluh divisi infanteri dan mendirikan banyak resimen baru.

Setelah wafatnya sang ayah pada tahun 1910, ia ditunjuk oleh raja yang baru, yakni adik laki-liquinya, Vajiravudh, sebagai Menteri Pertahanan. Pada tahun 1911, ia dinaikkan pangkatnya menjadi Marsekal Lapangan (pangkat tertinggi di angkatan darat), yang merupakan pengangkatan kedua dalam sejarah Siam. Sebagai menteri, pada tahun 1912 pangeran menyetujui pengiriman tiga calon pilot pesawat untuk berlatih di Prancis, yang menjadi cikal bakal berdirinya Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Pangeran menderita berbagai penyakit dan menghabiskan sebagian besar tahun terakhir hidupnya untuk memulihkan diri di Eropa. Pangeran wafat saat menjabat pada tanggal 4 Februari 1913, dalam usia yang baru 36 tahun.[2]

Keluarga

Pangeran menikah sebanyak dua kali. Istri-istrinya adalah kakak beradik, meskipun mereka dinikahi secara berurutan dan bukan poligami. Pertama kali pada tanggal 12 Agustus 1898 dengan Mom Chao Pravas Svasti Sonakul (25 Desember 1883 – 11 Desember 1902). Mereka dikaruniai dua putri dan seorang putra.[3][4]

  • Mom Chao Vimala Badamaraj Chirapravati (17 Mei 1899 – 3 Februari 1965)
  • Mom Chao Nivas Svasti Chirapravati (16 Juli 1900 – 28 Maret 1976)
  • Mom Chao Prasobsri Chirapravati (8 November 1901 – 19 November 1940)

Menyusul wafatnya sang istri, pada tanggal 28 April 1904 ia menikah dengan Mom Chao Sumornmalya Sonakul (14 April 1888 – 22 Februari 1940). Mereka dikaruniai dua putra.

  • Mom Chao Nidasanadhorn Chirapravati (9 Januari 1906 – 3 Maret 1963)
  • Mom Chao Khachorn Chirabandha Chirapravati (19 Oktober 1912 – 15 Agustus 1971)

Gelar dan tanda kehormatan

Gelar

  • 1876: Yang Mulia Pangeran Chirapravati Voradej
  • 1900: Yang Mulia Pangeran Chirapravati Voradej, Pangeran Nakhon Chaisi[5]
  • 1903: Yang Mulia Letnan Jenderal Pangeran Chirapravati Voradej, Pangeran Nakhon Chaisi
  • 1906: Yang Mulia Jenderal Pangeran Chirapravati Voradej, Pangeran Nakhon Chaisi
  • 1911: Yang Mulia Marsekal Lapangan Pangeran Chirapravati Voradej, Pangeran Nakhon Chaisi[2]

Tanda kehormatan

Tanda Kehormatan Kerajaan Siam[2]
Tanda Kehormatan Luar Negeri

Silsilah

Luhur dari Chirapravati Voradej
Pangeran Chirapravati Voradej Ayah:

Chulalongkorn, Raja Rama V dari Siam

Kakek Paternal:

Mongkut, Raja Rama IV dari Siam

Kakek Buyut Paternal:

Buddha Loetla Nabhalai, Raja Rama II dari Siam

Nenek Buyut Paternal:

Ratu Sri Suriyendra

Nenek Paternal:

Ratu Debsirindra

Kakek Buyut Paternal:

Pangeran Sirivongse, Pangeran Matayabidaksa

Nenek Buyut Paternal:

Mom Noi Sirivongs na Ayudhya

Ibu:

Chao Chom Manda Tabtim Rojanadis

Kakek Maternal:

Phraya Abbhantrikamas

Kakek Buyut Maternal:

tidak diketahui

Nenek Buyut Maternal:

tidak diketahui

Nenek Maternal:

Bang Rojanadis

Kakek Buyut Maternal:

tidak diketahui

Nenek Buyut Maternal:

tidak diketahui

Referensi

  1. ^ Cambridge Society of Thailand. "800th Anniversary University of Cambridge: A Thai Perspective" (PDF). cambridgesociety.org. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 24 May 2012. Diakses tanggal 3 August 2016.
  2. ^ a b c d Royal Thai Army. "จอมพล พระเจ้าบรมวงศ์เธอ กรมหลวงนครไชยศรีสุรเดช". www.rta.mi.th. Diarsipkan dari asli tanggal 29 September 2011. Diakses tanggal 3 August 2016.
  3. ^ Henry Soszynski. "HRH Prince Chirapravati Voradej". freepages.genealogy.rootsweb.ancestry.com. Diarsipkan dari asli tanggal 19 August 2016. Diakses tanggal 3 August 2016.
  4. ^ "CHIRAPRAVATI ROYAL FAMILY". members.iinet.net.au. Diakses tanggal 3 August 2016.
  5. ^ Royal Gazette, Appointment and Promotion of Royal and Noble titles, Volume 17, 25 November 119 Era Rattanakosin
  6. ^ Royal Gazette, Appointment to Royal Orders, Volume 18, Bab 46, Halaman 874, 16 Februari 2444 B.E.
  7. ^ Royal Gazette, Appointment to Royal Orders, Volume 27, Bab 0, Halaman 2409, 11 Januari 2453 B.E.

Lihat pula

Pranala luar

Chirapravati Voradej
Keluarga Chirapravati
Cabang kadet Keluarga Chakri
Lahir: 11 Juli 1876 Meninggal: 2 April 1913
Jabatan politik
Didahului oleh:
Bhanubandhu Vongsevoradej
Menteri Pertahanan
1910 – 1913
Diteruskan oleh:
Bodindechanuchit
Jabatan militer
Didahului oleh:
Narisara Nuwattiwong
Kepala Departemen Operasi Gabungan
1899 – 1910
Diteruskan oleh:
Diri sendiri
sebagai Menteri Perang
Didahului oleh:
Diri sendiri
sebagai Kepala Departemen Operasi Gabungan
Menteri Perang
1910 – 1913
Diteruskan oleh:
Bodindechanuchit

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya