Cuak Mengan

Cuak Mengan merupakan tradisi masyarakat Lampung khususnya adat Pepadun berupa makan bersama yang dilakukan setelah akad nikah untuk mempererat hubungan antarkedua keluarga mempelai. Secara harfiah kata cuak berarti mengundang dan mengan berarti makan.[1]

Detail Tradisi Cuak Mengan

  • Waktu pelaksanaan: Setelah acara akad nikah.
  • Tujuan: Mempererat tali silaturahmi dan berkenalan antar keluarga besar kedua mempelai.
  • Proses: Mengundang keluarga dari kedua mempelai, perwatin, penyimbang dan seluruh kerabat dekat.

Prosesi

  • Diawali dengan sambutan dari kepala adat.
  • Dilanjutkan dengan serah terima uang adat dari pihat pengantin pria kepada pihak pengantik wanita.
  • Acara diakhiri dengan makan bersama yang terkadang dilakukan dengan sistem "nanjar" (makan bersama di dalam satu tempat) dan menyajikan makanan khas seperti seruit. [2]

Referensi

  1. ^ "1 PB | PDF". Scribd. Diakses tanggal 2025-11-23.
  2. ^ Mustaurida, Rohmah (2023-07-31). "Macam Tradisi Makan Bersama di Lampung". IDN Times Lampung. Diakses tanggal 2025-11-23.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya