Daun gedi

Daun gedi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. manihot
Nama binomial
Abelmoschus manihot
Sinonim[1]
  • Abelmoschus maculatus Bartl.
  • Abelmoschus manihot var. megaspermus Hemadri
  • Abelmoschus manihot var. timorensis (DC.) Hochr.
  • Abelmoschus pentaphyllus (Roxb.) Voigt
  • Abelmoschus platidactylus (Bakh.) Nakai
  • Abelmoschus pseudomanihot (DC.) Endl.
  • Abelmoschus venustus Walp.
  • Hibiscus bartlingianus Steud.
  • Hibiscus japonicus Miq.
  • Hibiscus manihot L.
  • Hibiscus papyrifer Salisb.
  • Hibiscus pentaphyllus Roxb.
  • Hibiscus pseudomanihot DC.
  • Hibiscus timorensis DC.
  • Hibiscus zenkeri Gürke


Daun gedi (Abelmoschus manihot, sebelumnya bernama ilmiah Hibiscus manihot, Tagalog: lagikuway, Thai: po fai, Inggris: aibika) atau aibika, merupakan tanaman berbunga dalam keluarga Malvaceae. Sebelumnya diklasifikasikan sebagai spesies Hibiscus tetapi sekarang dikategorikan dalam genus Abelmoschus.

Tumbuhan ini banyak ditemukan di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.[2] Daunnya berwarna hijau tua dan berbentuk menjari dengan tekstur lembut.[2] Biasanya, daun gedi digunakan sebagai sayuran dan juga lalapan.[2] Salah satu olahan dari daun gedi adalah tinutuan yang juga dikenal sebagai bubur Manado dari Sulawesi Utara.[2] Daun gedi berfungsi sebagai pengental alami yang memperkaya tekstur makanan.[2] Selain sebagai bahan pangan, daun ini juga dapat mengobati luka.[2]

Habitat

Meskipun secara teknis merupakan semak, daun gedi merupakan tanaman tahunan yang, dalam kondisi yang menguntungkan, dapat tumbuh setinggi lebih dari tiga meter. Tanaman ini mudah diperbanyak melalui stek dan relatif tahan penyakit. Oleh karena itu, tanaman ini dibudidayakan secara luas dan sering ditemukan di sepanjang perbatasan taman atau sebagai tanaman sela di taman tropis tradisional. Kebiasaan pertumbuhannya, bersama dengan nilai gizinya, berkontribusi terhadap popularitasnya dalam berkebun di rumah dan hortikultura.

Nutrisi

Daun gedi terkenal dengan khasiatnya yang bergizi tinggi. Daunnya kaya akan vitamin esensial, termasuk kandungan vitamin A dan C yang tinggi, serta zat besi. Selain itu, mereka mengandung sekitar 12% protein berdasarkan berat keringnya, menjadikan daun gedi sebagai sumber makanan yang berharga. Daunnya biasa dimasukkan ke dalam berbagai masakan seperti tinola, sinigang, pinangat, atau digunakan dalam salad di daerah seperti Filipina.

Di Indonesia

Daun gedi adalah sayuran populer di Sulawesi. Bagi orang asli Sulawesi Utara makan Bubur Manado (tinutuan) tidak lengkap jika tidak ditambahkan daun gedi ini sebagai campuran. Daun gedi mempunyai fungsi sebagai penambah rasa gurih serta mengentalkan. Selain lezat, daun gedi juga kaya akan vitamin A, zat besi, dan serat, terutama serat terlarut, yang baik untuk saluran pencernaan. Kolagen terkandung di dalam daun ini juga bermanfaat antioksidan dan menjaga kesehatan kulit. Mungkin karena banyak mengandung serat terlarut sehingga menyerap kolesterol dan lemak. Sehingga banyak orang berpendapat bahwa sayur ini dapat membuat orang langsing dan membantu menurunkan kadar kolesterol dan hipertensi. Namun belum ada penelitian khusus tentang hal ini. Karena daunnya banyak mengandung banyak zat kolagen yang bersifat antioksidan, maka berguna untuk merawat kesehatan kulit dan melancarkan peredaran darah.

Referensi

  1. ^ "Abelmoschus manihot (L.) Medik". Plants of the World Online. Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew. 2017. Diakses tanggal 13 August 2020.
  2. ^ a b c d e f Stephanie, Maria (2024). Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Yogyakarta: Guru Bumi.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya