Definisi planet IAU

Diagram Euler yang menunjukkan berbagai jenis benda langit di Tata Surya.

Persatuan Astronomi Internasional (IAU) pada Agustus 2006 mengesahkan definisi planet di Tata Surya sebagai benda langit yang:

  1. berada di orbit mengitari Matahari,
  2. memiliki massa yang cukup agar gravitasinya melebihi gaya benda tegar sehingga memiliki kesetimbangan hidrostatik (nyaris bulat), dan
  3. telah membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya.

Benda langit yang bukan merupakan satelit alami dan hanya memenuhi dua kriteria pertama dapat digolongkan sebagai "planet katai". Menurut IAU, "planet dan planet katai merupakan dua kategori yang berbeda". Sementara itu, benda langit yang bukan merupakan satelit alami dan hanya memenuhi kriteria pertama disebut "Benda Kecil Tata Surya". Terdapat usulan lain yang juga memasukkan planet katai sebagai subkategori planet, tetapi anggota IAU menolak usulan ini. Definisi planet IAU merupakan definisi yang kontroversial dan telah menuai pujian maupun kritikan dari para astronom, tetapi hingga kini masih digunakan sebagai acuan resmi di dunia ilmiah.

Berdasarkan definisi ini, hanya terdapat delapan planet di Tata Surya. Definisi ini membedakan planet dari benda-benda langit yang lebih kecil dan tidak berlaku di luar Tata Surya. Hingga kini masih belum ada definisi eksoplanet yang diterima secara luas. Pada tahun 2007, kelompok kerja IAU mengeluarkan pernyataan yang mengusulkan pemisahan eksoplanet dari katai coklat berdasarkan massanya,[1] tetapi belum ada resolusi yang berlaku di seluruh IAU atau pemungutan suara yang berkaitan dengan pernyataan tersebut. Usulan lain ingin memperluas definisi planet IAU untuk eksoplanet,[2] tetapi usulan ini belum ditinjau secara resmi oleh IAU.

Catatan kaki

  1. ^ Boss, Alan P.; Butler, R. Paul; Hubbard, William B.; Ianna, Philip A.; Kürster, Martin; Lissauer, Jack J.; Mayor, Michel; Meech, Karen J.; Mignard, Francois; Penny, Alan J.; Quirrenbach, Andreas; Tarter, Jill C.; Vidal-Madjar, Alfred (1 March 2007). "Working Group on Extrasolar Planets". Transactions of the International Astronomical Union, Series A. hlm. 183–186. Bibcode:2007IAUTA..26..183B. doi:10.1017/S1743921306004509.
  2. ^ Margot, Jean-Luc (2015-10-15). "A Quantitative Criterion for Defining Planets". The Astronomical Journal. 150 (6): 185. arXiv:1507.06300. Bibcode:2015AJ....150..185M. doi:10.1088/0004-6256/150/6/185.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya