Deng Baoshan

Deng Baoshan
Lahir10 November 1894
Tianshui, Gansu, China
Meninggal27 November 1968 (usia 74)
Beijing

Deng Baoshan (Hanzi: 鄧寶珊; 10 November 1894 – 27 November 1968), bernama asli Deng Yu adalah seorang politikus Tiongkok. Ia berasal dari Tianshui, Gansu. Ia merupakan seorang panglima perang lokal dan salah satu jenderal Guominjun dan kemudian menjadi komandan Angkatan Darat Pertama Baru. Deng Baoshan bersekolah di sekolah swasta selama beberapa tahun di masa kecilnya. Ketika berusia tiga belas tahun, orang tuanya meninggal satu per satu, dan ia menjadi miskin. Ia putus sekolah dan pergi ke Lanzhou untuk mencari nafkah. Ia bekerja sebagai pekerja magang di pabrik tembakau yang membuat pipa air selama sekitar satu setengah tahun. Pada saat itu, Yang Zuanxu, komandan Tentara Baru Hubei, dipindahkan ke Yili, Xinjiang. Ia melewati Lanzhou dan merekrut tentara baru. Deng mendaftar dan bergabung dengan tentara. Ia segera dipromosikan menjadi juru tulis. Ia belajar dengan tekun di waktu luangnya dan meletakkan dasar untuk belajar sendiri. Kemudian, ia tidak berhenti membaca bahkan ketika berada di medan perang dan dikenal sebagai "jenderal cendekiawan".[1]

Pada 1936 di Insiden Xi'an, ia mendukung Zhang Xueliang dan Yang Hucheng. Setelah berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, Deng menjadi Gubernur Gansu kedua.

Biografi

Perang Tiongkok Jepang Kedua dan Perang Saudara

Pada September 1937, Komisi Militer Pemerintah Nasional memindahkan Angkatan Darat Pertama yang baru dibentuk oleh Deng Baoshan, yang ditempatkan di Gansu, ke Yulin, Shaanxi, dan menggabungkannya dengan Divisi ke-86 pimpinan Gao Shuangcheng (sekitar 15.000 orang, ditempatkan di kabupaten Hengshan, Yulin, Shenmu, dan Fugu) untuk membentuk Korps Angkatan Darat ke-21, dengan Deng Baoshan sebagai komandan korps. Pada Oktober 1938, Korps Angkatan Darat ke-21 diorganisasi ulang menjadi Markas Besar Umum Wilayah Perbatasan Shanxi-Shaanxi-Suiyuan, dengan Deng Baoshan sebagai panglima tertinggi dan Gao Shuangcheng serta Chen Changjie sebagai wakil komandan.

Ia kerap berinteraksi dengan pimpinan Partai Komunis Tiongkok. Saat hendak berjalan ke Wugong untuk menghadiri rapat militer yang dipimpin oleh Hu Zongnan, ia melewati markas komunis di Yan'an. Pada bulan Mei, ia kembali ke Yulin dan singgah ke Yan'an. Mao Zedong bersama Xiao Jinguang, Li Fuchun dan komandan Angkatan Darat Rute Kedelapan Zhou Xiaozhou secara pribadi bertemu dengan Deng dan delegasinya. Deng memutuskan untuk bersinggah di Yan'an selama seminggu sebagai balasan kunjungan pribadi Mao.

Pada Juni 1943, selama gelombang anti-komunis ketiga dalam Perang Perlawanan Melawan Jepang, Deng Baoshan pergi ke Chongqing untuk sebuah pertemuan. Pada tanggal 10 Juni, ia tiba di Suide. Xi Zhongxun, sekretaris Komite Prefektur CPC Suide, memimpin pertemuan tersebut. Xu Xiangqian, rektor Universitas Militer dan Politik Anti-Jepang yang ditempatkan di Suide, menyambutnya dengan hangat dan mengundang Deng Baoshan untuk berbicara di pertemuan massal tersebut. Pada tanggal 17 Juni, Deng Baoshan dan rombongannya tiba di Yan'an dan tinggal selama 4 hari. Mereka disambut dan dijamu oleh Mao Zedong, Zhu De, He Long, Lin Boqu, Xu Fanting, dan lainnya. Pada tanggal 15 November 1944, Deng Baoshan melewati Yan'an dalam perjalanan kembali ke Yulin dari Xi'an. Ia tinggal hingga awal Desember sebelum meninggalkan Yan'an dan kembali ke Yulin. Selama waktu ini, ia mengunjungi Pameran Prestasi Produksi Militer dan Sipil Wilayah Perbatasan, menghadiri Konferensi Pahlawan Buruh Wilayah Perbatasan, dan menyampaikan pidato. Pada 22 Desember 1944, Mao menulis surat pribadi kepada Deng, "Selama delapan tahun Perang Perlawanan melawan Jepang, engkau mendukung front utara dan melindungi perbatasan. Kebajikan anda sangat luar biasa dan saya tidak akan melupakannya".[2]

Di Kampanye Pingjin 1948, Deng Baoshan menjabat sebagai wakil panglima tertinggi Markas Penindasan Tiongkok Utara dan komandan Komando Wilayah Perbatasan Shanxi-Shaanxi-Suiyuan. Ia ditempatkan dibawah komando Fu Zuoyi. Pada fase akhir kampanye, Deng Baoshan menjadi penengah antara Fu Zuoyi dan Tentara Pembebasan Rakyat. Sebagai utusan Fu Zuoyi, Deng menegosiasikan penyerahan pasukan Fu Zuoyi. Perjanjian tersebut dilakukan dan Beiping jatuh ke tangan komunis tanpa penumpahan darah.

Referensi

  1. ^ 邓宝珊人物简介 - 中华典藏
  2. ^ 曾鹿平 高扬:《“支撑北线,保护边区”——纪念“中国共产党的忠实朋友”邓宝珊》,来源:《人民政协报》2021年12月9日
Didahului oleh:
Wang Shitai
Governor of Gansu Diteruskan oleh:
Xian Henghan

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya