Diagram QAPF

Diagram QAPF untuk klasifikasi Batuan Plutonik

Diagram QAPF adalah diagram segitiga bolak balik yang digunakan untuk mengklasifikasikan batuan beku berdasarkan komposisi mineralogi. Akronimnya, QAPF, merupakan kependekan dari " Kuarsa, Alkali Feldspar, Plagioklas, dan Feldspathoid (Foid) ", yang merupakan grup-grup mineral yang digunakan untuk klasifikasi dalam Diagram ini. Persentase Q, A, P, dan F dinormalisasi ( dihitung ulang agar totalnya 100%)

Sejarah

Diagram QAPF dibuat oleh International Union of Geological Sciences (IUGS): Subcommission on the Systematics of Igneous Rocks[1] ditemukan oleh Albert Streckeisen (itulah sebabnya nama lain Diagram ini adalah: Diagram Streckeisen ). Ahli geologi seluruh dunia menerima diagram ini sebagai alat untuk klasifikasi batuan beku, terutama batuan plutonik.

Kegunaan

Diagram QAPF sebagian besar digunakan untuk klasifikasi batuan plutonik ( batuan faneritik), tetapi juga digunakan untuk batuan vulkanik jika komposisi mineral modal telah diketahui. Diagram QAPF tidak digunakan untuk mengklasifikasi batuan piroklastik atau batuan vulkanik jika komposisi mineral modal tidak diketahui, dan sebagai gantinya menggunakan klasifikasi TAS ( Total-Alkali-Silika). TAS juga digunakan jika batuan vulkanik mengandung gelas vulkanik ( seperti obsidian). Diagram QAPF juga tidak digunakan jika mineral mafik yang terkandung dalam komposisi batuan lebih dari 90% (contoh: peridotit dan piroxenit)

Nama batuan yang tepat bisa diberikan jika komposisi mineralogi diketahui, dimana dihitung menggunakan analisis petrografi.

Referensi

  • Streckeisen, A. L., 1974. Classification and Nomenclature of Plutonic Rocks. Recommendations of the IUGS Subcommission on the Systematics of Igneous Rocks. Geologische Rundschau. Internationale Zeitschrift für Geologie. Stuttgart. Vol.63, p. 773-785.
  • Streckeisen, A. L., 1978. IUGS Subcommission on the Systematics of Igneous Rocks. Classification and Nomenclature of Volcanic Rocks, Lamprophyres, Carbonatites and Melilite Rocks. Recommendations and Suggestions. Neues Jahrbuch für Mineralogie, Abhandlungen, Vol. 141, 1-14.
  • Le Maitre,R.W. 2002. Igneous Rocks: A Classification and Glossary of Terms: Recommendations of International Union of Geological Sciences Subcommission on the Systematics of Igneous Rocks. Cambridge University Press, 236pp.

Pranala luar

  • Classification of Igneous Rocks - IUGS Classification, Geological Sciences Department - Cal Poly Pomona, diarsipkan dari asli tanggal 30 Sep 2011

Footnotes

  1. ^ See for example the diagram as it appears in Streckeisen, Albert (July 1974). "Classification and nomenclature of plutonic rocks recommendations of the IUGS subcommission on the systematics of Igneous Rocks". Geologische Rundschau. 63 (2): 773–786. doi:10.1007/bf01820841.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya