Durga Puja

Durga Puja
Nama resmidurg puja
Nama lainAkalbodhan, Vijaya Dashami, Dashain, and Dussehra
Dirayakan olehOrang Hindu
JenisHindu
Mulainavratri
TanggalScript error: The function "getRawValue" does not exist.
Tahun 2026date missing (please add)
Terkait denganDussehra
Durgapuja - The Festival of Bengalies

Durga Puja (diucapkan [ˈd̪ʊɾga 'puja], bahasa Bengali: দুর্গাপূজা, bahasa Assam: দুৰ্গা পূজা, bahasa Oriya: ଦୁର୍ଗା ପୂଜା), juga disebut Durgotsab (bahasa Bengali: দুর্গোৎসব, ‘Festival Durga’), adalah festival tahunan di Asia Selatan untuk memuja dewi Durga dari agama Hindu. Durga Puja merujuk kepada enam hari, antara lain Mahalaya, Shashthi, Maha Saptami, Maha Ashtami, Maha Nabami dan Bijoya Dashami. Tanggal diadakannya perayaan Durga Puja diatur berdasarkan kalender Hindu tradisional dan dua minggu yang berhubungan dengan festival ini disebut Debi Pokkho (Bengali:দেবী পক্ষ, ‘Dua minggu sang dewi’). Debi Pokkho didahului oleh Mahalaya (Bengali: মহালয়া), hari terakhir dari dua minggu sebelumnya Pitri Pokkho (bahasa Bengali: পিতৃ পক্ষ, Dua Minggu Nenek Moyang’), dan dan berakhir dengan Kojagori Lokkhi Puja (bahasa Bengali: কোজাগরী লক্ষ্মী পূজা, ‘Pemujaan Dewi Lakshmi pada Malam Purnama Kojagorit’).

Durga Puja secara umum dirayakan di Bengali Barat, Assam, Jharkhand, Orissa dan Tripura, dan ada hari libur selama lima hari. Di Tripura yang penduduk mayoritasnya adalah Orang Bengali Hindu, festival ini adalah perayan tahunan terbesar. Selain itu, Durga Puja merupakan peristiwa sosial-budaya yng paling signifikan dalam masyarakat Bengali. Durga Puja juga dirayakan di Delhi, Uttar Pradesh, Bihar, Maharashtra, Gujarat, Punjabi, Kashmir, Karnataka dan Kerala. Sementara di luar India, Durga Puja menjadi festival penting di Nepal dan Bangladesh. Pada masa kini, banyak imigran Bengali yang merayakan Durga Puja di negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Jerman, Prancis, dan Kuwait. Pada 2006, sebuah perayaan Durga Puja yang besar digelar di Great Court di British Museum.[1]

Popularitas Durga Puja semakin meningkat pada masa Kemaharajaan Britania di Bengali. Setelah reformis Hindu mengaitkan Durga dengan India, Durga telah menjadi simbol Gerakan Kemerdekaan India. Dalam kuarter pertama abad ke-20, tradisi Baroyari atau komunitas Puja menjadi populer. Setelah kemerdekaan, Durga Puja menjadi salah satu festival terbesar di dunia.

Durga Puja meliputi penyembahan dewa Siwa, Lakshmi, Ganesha, Saraswati dan Kartikeya. Tradisi modern ikut menambahkan pandal yang didekorasi dan berisi patung Durga.

Referensi

  1. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2010-09-14.

Pranala luar


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya