Dwi Sutarjantono

Dwi Sutarjantono adalah seorang penulis, konsultan merek, pelukis, dan mind programmer asal Indonesia. Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri media, termasuk sebagai editor di Femina Group dan MRA Group, di mana ia berperan penting dalam peluncuran majalah gaya hidup Esquire Indonesia pada tahun 2008 (sumber: Esquire (majalah)#:~:text=Esquire adalah sebuah majalah pria,ini diterbitkan sebagai karya fiksi.) Selain karier jurnalistiknya, Dwi juga aktif dalam bidang pengembangan personal dan bisnis melalui program mind programming dan pelatihan berbasis NLP (Neuro-Linguistic Programming). [1]

Kehidupan Awal dan Karier

Dwi Sutarjantono lahir di Pati, Jawa Tengah. Ia adalah alumni Universitas Gadjah Mada (sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/1759-simposium-international-humaniora-dan-media/) dan memulai karier jurnalistiknya di Grup Femina, di mana ia menjadi Redaktur Pelaksana majalah Dewi. Selanjutnya, ia memimpin beberapa majalah di bawah MRA Group, termasuk Hello Indonesia, Fitness for Men, dan Esquire Indonesia.[2]

Selain berkecimpung di dunia jurnalistik, Dwi juga aktif dalam bidang mind programming dan hipnoterapi. Ia dikenal sebagai pelatih NLP dan sering mengisi seminar serta pelatihan tentang pemrograman pikiran untuk peningkatan kualitas hidup.[3] (sumber https://www.liputan6.com/showbiz/read/5416791/instruktur-hipnotis-dwi-sutarjantono-bahas-terapi-untuk-menghilangkan-gangguan-kecemasan-dan-stres-melalui-hipnosis)

Karya

Beberapa buku yang ditulis oleh Dwi Sutarjantono diantaranya:

Kegiatan dan Kontribusi

Selain sebagai penulis dan wartawan, Dwi Sutarjantono juga dikenal sebagai pembicara dan pengajar dalam berbagai workshop terkait hipnoterapi, NLP, dan mind programming. Ia telah memberikan pelatihan di berbagai acara dan seminar, termasuk:

  • Popmama Arisan: Workshop Self Hypnosis oleh Popmama.com[7]
  • Seminar tentang terapi hipnosis untuk mengatasi stres dan kecemasan[8]

Pameran Seni

Selain menulis dan menjadi pelatih, Dwi Sutarjantono juga dikenal sebagai pelukis yang memiliki gaya ekspresif dan kontemporer. Karyanya telah dipamerkan di berbagai galeri, termasuk pameran seni di Jakarta dan Bali, serta di Indonesia Contemporary Art and Design (ICAD) (sumber : https://biz.kompas.com/read/2022/10/20/095221628/ekshibisi-seni-kontemporer-dan-desain-icad-kembali-hadir-beragam-karya-kritis), yang menjadi salah satu acara seni mapan di Indonesia. Karya-karya Dwi sering mengangkat tema spiritualitas dan identitas pribadi. (Sumber: A Colors of Life – Pameran lukisan di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta (2015)[9] Showtime – Pameran seni bersama 8 pelukis di Jakarta,[10] Show time [11], Indonesia Contemporary Art and Design (ICAD) 2022 [12], [13])

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya