Ecer hibur


Ecer hibur atau riteltainmen adalah pemasaran eceran sebagai hiburan. Dalam bukunya, Enchanting a Disenchanted World: Revolutionizing the Means of Consumption (1999), penulis George Ritzer mendeskripsikan "ecer hibur" sebagai "penggunaan suasana, emosi, suara, dan aktivitas untuk membuat pelanggan tertarik pada barang dagangan dan dalam suasana hati untuk membeli. ." [1]

Kadang-kadang disebut "ecer penarik minat" atau "jual hibur",[2] ini juga telah didefinisikan sebagai "tren modern yang menggabungkan peluang belanja dan hiburan sebagai jangkar bagi pelanggan."

Pada tahun 2001, Codeluppi menggambarkannya sebagai cara pemasar untuk "menawarkan sensasi fisik dan emosional kepada konsumen selama pengalaman berbelanja." Dan, dalam sebuah artikel berjudul "Using sonic branding in the retail environment" dalam Journal of Consumer Behavior edisi 2003, Fulberg menggambarkannya sebagai cara pengecer untuk menghibur konsumen dengan dramatisasi nilai-nilai mereka."

Menurut Michael Morrison di Australian Centre for Retail Studies:

“Ada pergerakan menuju konsep 'ecer hibur.' Fenomena ini, yang menyatukan ritel, hiburan, musik, dan waktu luang. .. Pengecer perlu melihat lebih jauh dari elemen toko ritel tradisional seperti warna, pencahayaan, dan pembarang-dagangan visual untuk memengaruhi keputusan pembelian. Suasana khusus yang diciptakan pengecer, dalam beberapa kasus, dapat lebih berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan daripada produk itu sendiri. Karena barang dan jasa menjadi lebih dari komoditas, apa yang dialami pembelanja dan suasana apa yang diciptakan pengecer itulah yang benar-benar penting. Membangun merek adalah kombinasi dari elemen fisik, fungsional, operasional dan psikologis. Konsumen akan bersedia membayar lebih untuk sebuah merek jika ada nilai tambah yang dirasakan atau aktual dari pengalaman mereka menggunakan produk atau layanan tersebut.” [3]

Pakar pemasaran pembelanja Simon Temperley dari agensi Los Angeles The Marketing Arm, sebelumnya US Marketing & Promotions (Usmp), menjelaskan "ecer hibur" sebagai "pengalaman merek langsung" yang sering kali mencakup penggunaan "duta merek" yang "berbicara dengan konsumen. " [4]

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya