Edrida Pulungan


thumb

Edrida Pulungan (lahir 25 April 1982) adalah sastrawati dan birokrat berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karyanya berupa puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar, dan terhimpun dalam berbagai antologi. Edrida merupakan pendiri Lentera Pustaka Indonesia. Dia kerap diundang dalam perhelatan berskala nasional dan internasional di antaranya Ubud Writers and Readers Festival (2014), Borobudur Writers and Cultural Festival (2018-2019), dan Paris Peace Forum 2019 sebagai sastrawati yang mempromosikan perdamaian melalui sastra dan budaya dengan mendirikan komunitas Indonesia Peace Youth Corps (Korps Perdamaian Pemuda Indonesia), 2018. Beberapa kali dia meraih predikat pemenang dalam sejumlah kejuaraan. Edrida Pulungan tercatat sebagai salah satu staf di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Beberapa puisinya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Turki. Edrida meraih anugerah Melayu Award 2019 sebagai tokoh perempuan berkarya dan berprestasi dari Pusat kajian Peradaban Melayu, 2019. Nama dan kiprahnya tercatat dalam buku Apa & Siapa Penyair Indonesia terbitan Yayasan Hari Puisi 2018.[1] Pada tahun 2020, Edrida menerima Anugerah ASN Kementerian Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi 2020 mewakili Setjen DPD RI kategori Future Leader (Pemimpin Masa Depan) dengan Inovasi Collaborative Governance dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Masa Pandemi Covid 19 dengan Model Penta Helix[2][3]

Pendidikan

Penghargaan

  • Juara 1 Cipta Puisi Nafiri Nusantara
  • Juara 1 Cipta Puisi Watch Forest Indonesia
  • Pemenang Edisi 10 Tahun Puisi Edisi Jerman Goethe Institute
  • Juara 2 Festival Penulisan Puisi, Rumah Sastra Jakarta
  • Melayu Award 2019 sebagai tokoh perempuan berkarya dan berprestasi dari Pusat kajian Peradaban Melayu
  • Anugerah ASN Kementerian Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi 2020 mewakili Setjen DPD RI kategori Future Leader (Pemimpin Masa Depan) dengan Inovasi Collaborative Governance dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Masa Pandemi Covid 19 dengan Model Penta Helix

Bibliografi

  • Annual Book Darwin High School (2006)
  • Pangeran Hatiku
  • Pelangi Jiwa (2012)
  • Ayat-ayat Ramadan (2013)
  • 101 Perempuan Berkisah (2013)
  • Aleyda, Engkau Edelwisku (2014)
  • 25 Kompasiner Merawat Indonesia
  • Cinta Merah Jambu (2014)
  • Harmoni (2014)
  • Jadilah Terang (2014)

Referensi

  1. ^ Profil Edrida Pulungan dalam buku Apa & Siapa Penyair Indonesia, Yayasan Hari Puisi, 2018, ISBN 978-602-50502-0-6
  2. ^ Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi a la Edrida Menpan. Diakses 18 Oktober 2021
  3. ^ Edrida Pulungan, Staf Setjen DPD Raih ASN Future Leader B-One Indonesia. Diakses 18 Oktober 2021


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya