Endang Turmudi

Endang Turmudi
Lahir28 Oktober 1955 (umur 70)
Almamater

Endang Turmudi (lahir 28 Oktober 1955) merupakan sosiolog dan profesor riset asal Indonesia. Ia merupakan peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (sekarang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta dan pernah menjabat sebagai kepala Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya (PPKK) LIPI.[1] Turmudi dilantik sebagai profesor riset LIPI ke-114 pada Desember 2014, dengan spesialisasi penelitian di bidang sosiologi.[2]

Endang Turmudi memperoleh gelar Master of Arts dari Universitas Flinders pada 1990 dan gelar PhD dari Universitas Nasional Australia pada 1996 dalam bidang sosiologi. Disertasinye berjudul Perjuangan untuk Umma: Perubahan Peran Kepemimpinan Kiai di Jombang, Jawa Timur (Struggling for the Umma: Changing Leadership Roles of Kiai in Jombang, East Java).[3] Disertasi ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada 2004 oleh LKiS dan diterbitkan dalam buku berjudul Perselingkuhan Kiai dan Kekuasaan.[4]

Selain pekerjaan utamanya sebagai peneliti, Turmudi juga aktif di berbagai layanan publik. Pada 2004, Turmudi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama, salah satu organisasi muslim terbsar di dunia, dan memegang jabatan sampai 2009 selama masa kepemimpinan Hasyim Muzadi.[5]

Sebagai akademisi, Turmudi mempresentasikan banyak makalah di seminar dan lokakarya internasional. Di Kopenhagen, pada 1997, ia mempresentasikan makalah pada Lokakarya Internasional tentang Demokratisasi di Asia Tenggara yang berjudul Wacana dan Politik Lokal Demokrasi di Indonesia: Dunia Pesantren dan Politik Orde Baru. Selanjutnya, pada 2001, ia menjadi pembicara di Konferensi Internasional IFSSO (International Federation of Social Science Organization) di Phitsanulok, Thailand. Turmudi juga menulis beberapa makalah ilmiah untuk Southeast Asian Journal of Social Science serta menjadi dosen tamu di beberapa universitas negeri dan swasta.

Pada 2009, Turmudi diundang sebagai pembicara utama pada Pertemuan Ulama Nasional di Filipina.[6] Pada tahun 2010, beliau adalah anggota panitia penyelenggara Konferensi Internasional Ulama Islam (ICIS).[7]

Latar belakang pendidikan

Turmudi memperoleh gelar sarjana dari Universitas Islam Sunan Kalijaga (IAIN, sekarang UIN) di Yogyakarta, jurusan Sejarah Kebudayaan Islam, dan lulus pada tahun 1981.[8][9] Ia melanjutkan studi magisternya di Flinders University of South Australia[9] melalui Beasiswa AIDAB dari Pemerintah Australia dan lulus pada tahun 1991. Dari tahun 1992 hingga 1996, ia menyelesaikan gelar doktornya di Universitas Nasional Australia[10] di Canberra, juga didanai oleh Pemerintah Australia. Penelitian doktoralnya dilakukan di Jombang, Jawa Timur.

Publikasi

Beberapa publikasi dari Endang Turmudi:

  • Perselingkuhan Kiai dan Kekuasaan, 2004. Yogyakarta: Publikasi LKiS.
  • Islam dan Radikalisme di Indonesia, 2005. Jakarta: LIPI Press.
  • Berjuang untuk Umma: Perubahan Peran Kepemimpinan Kiai di Jombang, Jawa Timur, 2006. Canberra: ANU Press.
  • Pemilu di Indonesia: Orde Baru dan Setelahnya, 2004. London: RoutledgeCurzon.
  • Primordialisme Kesukuan dan Golongan dalam Masyarakat Indonesia Modern, 2004. Jakarta: LIPI Press.
  • Korupsi dan Pemerintah Bersih, 2007. Jakarta: LIPI Press.

Referensi

  1. ^ "Sosok Dr. Endang Turmudi, MA : Peneliti Harus Produktif - Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI-Research Center for Society and Culture". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-21. Diakses tanggal 2014-12-21.
  2. ^ Prihantoro, Anom (15 Desember 2014). "LIPI kukuhkan tiga profesor riset". Antara News. Diakses tanggal 19 Juli 2026.
  3. ^ ANU Press
  4. ^ Zarary, Rara (18 Februari 2025). "Kiai, Dari Otoritas Keagamaan Hingga Perselingkuhan dengan Kekuasaan". TebuIreng Online. Diakses tanggal 19 Juli 2026.
  5. ^ Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
  6. ^ ABS-CBN News
  7. ^ http://bataviase.co.id/node/271757 [pranala nonaktif]
  8. ^ "LIPI: Endang Turmudi". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-02. Diakses tanggal 2014-12-21.
  9. ^ a b Utomo, Puji (11 Desember 2004). "Endang Turmudi, Sekjen Baru PBNU yang Ahli Pendidikan Pesantren". NU Online. Diakses tanggal 19 Juli 2026.
  10. ^ "Masyarakat Sipil Islam dalam Kehidupan Demokrasi Indonesia". BRIN. Diakses tanggal 19 Juli 2026.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya