Eurasianisme

Proyeksi ortografi Rusia Raya/Eurasia dan "dekat luar negeri" Merah gelap dan marun: Uni Soviet, 1945
(Marun untuk wilayah Soviet yang tidak pernah masuk Kekaisaran Rusia: Tuva dekat Mongolia, Konigsberg menjadi enklave Kaliningrad, dan Zakarpattia, Lviv, Stanislav, dan Ternopil di Ukraina barat) Merah tua: Wilayah tambahan dari Kekaisaran Rusia (Finlandia dan Kongres Finlandia) Merah (RGB): Luas Soviet "dekat luar negeri", 1955 (Pakta Warsawa, Mongolia, dan Korea Utara) Merah muda: Luas lingkup pengaruh Kekaisaran Rusia setelah pembelian Alaska, 1867

Eurasianisme (bahasa Rusia: евразийство, yevraziystvo) adalah gerakan politik di Rusia yang bermula dari komunitas émigré Rusia dan berfokus pada konsep geopolitik Eurasia.

Rusia Raya

Perkembangan Rusia, 1613–1914

Gerakan ini kadang disebut Rusia Raya dan disebut-sebut sebagai aspirasi politik dari kelompok nasionalis dan iredentis pan-Rusia yang ingin merebut kembali sebagian atau seluruh wilayah republik bekas Uni Soviet & Kekaisaran Rusia dan menyatukannya ke dalam satu negara Rusia. Alexander Rutskoy, Wakil Presiden Rusia tahun 1991–1993, membuat klaim wilayah iredentis di Narva, Estonia; Krimea, Ukraina; Ust-Kamenogorsk, Kazakhstan; dan daerah lainnya.[1] Ide Rusia Raya masih hangat dalam perpolitikan Rusia, karena perluasan negara Rusia hingga Belarus dan aspirasi politik nasionalis Rusia di Moldova dna Ukraina masih menjadi topik penting di Rusia.[2] Sebelum perang pecah antara Rusia dan Georgia tahun 2008, Aleksandr Dugin mengunjungi Ossetia Selatan dan membuat prediksi bahwa, "Tentara-tentara kami akan menduduki ibu kota Georgia, Tbilisi, seluruh negara [Georgia], dan mungkin Ukraina dan Semenanjung Krimea yang dulu pernah menjadi bagian dari Rusia."[3] Presiden Ossetia Eduard Kokoity adalah seorang Eurasianis dan berpendapat bahwa Ossetia Selatan tidak pernah keluar dari Kekaisaran Rusia dan seharusnya bergabung dengan Rusia.[4]

Lihat pula

Proyek Eurasian Economic Union



Catatan kaki

  1. ^ Chapman, Thomas; Roeder, Philip G. (November 2007). "Partition as a Solution to Wars of Nationalism: The Importance of Institutions". American Political Science Review. 101 (4): 680. doi:10.1017/s0003055407070438.
  2. ^ Pirchner, Herman (2005). Reviving Greater Russia?: The Future of Russia's Borders with Belarus, Georgia, Kazakhstan, Moldova and Ukraine. University Press of America. ISBN 0-7618-3200-9.
  3. ^ "Road to War in Georgia: The Chronicle of a Caucasian Tragedy", Spiegel, August 25, 2008.
  4. ^ Neo-Eurasianist Aleksandr Dugin on the Russia-Georgia Conflict, CACI Analyst, September 3, 2008.

Referensi

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya