Fetoprotein alfa

Fetoprotein alfa (AFP, α-fetoprotein, alpha-1-fetoprotein, alpha-fetoglobulin, atau alpha fetal protein) adalah suatu protein yang pada kondisi normal diproduksi oleh hati (liver) dan kantung kuning telur (yolk sac) ketika terjadi pembentukan bayi selama proses kehamilan.[1] Pengukuran AFP di dalam tubuh manusia umumnya dilakukan untuk membantu mendeteksi adanya kelainan atau penyakit hati, pemantauan terapi atau pengobatan beberapa jenis kanker, dan juga uji saring kelainan pada perkembangan bayi selama masa kehamilan.[1]

AFP pada kehamilan

Protein ini mulai terbentuk di plasma saat janin (fetus) berusia empat minggu dan dihasilkan paling banyak pada usia kandungan mencapai 12-16 minggu. Setelah melahirkan, AFP umumnya tidak terdeteksi di dalam darah.[2] Untuk membantu memperkirakan adanya kelainan pada janin, seperti sindrom down (kelainan genetik), sindrom turner, dan spina bifida, pemeriksaan AFP biasanya dilakukan terhadap wanita dengan usia kandungan 16-22 minggu.[1][3] Jumlah AFP di dalam darah juga dapat meningkat bila pasien sedang mengandung bayi kembar.[1] Umumnya, pemeriksaan AFP juga harus dilengkapi dengan pemeriksaan hormon estriol dan hCG, serta pemeriksaan USG (ultrasonografi).[4]

AFP pada kanker

Pada pasien penderita kanker testis, kanker pankreas, kanker hati, kanker ovarium, dan kanker saluran empedu, kadar AFP di dalam tubuh pasien akan meningkat.[1] Selain kanker atau tumor, kadar AFP yang meningkat di dalam darah juga dapat disebabkan oleh beberapa penyakit sebagai berikut: infeksi virus hepatitis dan sirosis hati.[5] Pemeriksaan AFP tidak boleh dilakukan pada populasi umum, tetapi sebaiknya hanya dilakukan bila ada gejala atau hasil pemeriksaan lain menunjang kecurigaan ke arah kanker tertentu. Sebagai penanda tumor, AFP bukanlah protein yang spesifik terhadap keganasan penyakit tertentu dan nilanya dapat berbeda apabila diukur dengan metode yang berbeda antarlaboratorium. Oleh karena itu diperlukan pendampingan dokter dalam menerjemahkan hasil AFP pasien.[5]

Referensi

  1. ^ a b c d e Alpha fetoprotein, U.S. National Library of Medicine. Diakses pada 18 Agustus 2013.
  2. ^ P02771 (FETA_HUMAN), Uniprot.org. Diakses pada 18 Agustus 2013.
  3. ^ MSAFP Diarsipkan 2013-09-05 di Wayback Machine.. Laboratorium Klinik Prodia. Diakses pada 18 Agustus 2013.
  4. ^ Second Trimester Tests During Pregnancy, Mikio A. Nihira, 10 Juli 2012. Diakses pada 18 Agustus 2013.
  5. ^ a b Interpretive Handbook: Test 8162: Alpha-Fetoprotein (AFP) Tumor Marker, Serum[pranala nonaktif permanen], Mayo Medical Laboratories.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya