Gajah Baru

Gajah Baru
Jenis produkSigaret Kretek tangan
Sigaret Kretek Mesin
PemilikPT Gudang Baru Berkah
PT Bintang Sayap Utama
ProdusenPT Gudang Baru Berkah
NegaraIndonesia
Diluncurkan1995; 31 tahun lalu (1995)
PasarIndonesia
JargonRasa Mengalahkan Segalanya
Situs webWebsite Resmi

Gajah Baru adalah merek rokok yang sebelumnya bernama Gudang Baru. Merek rokok ini, diambil dari nama PT Gudang Baru Berkah, yang diluncurkan pada tahun 1995.

Sejarah

Awal Mula

Bintang Sayap Insan adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1967 oleh Alm. Saman Hoedi di Malang. Produk pertama yang dipasarkan adalah jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan merek Insan. Sadar dengan kebutuhan pasar yang semakin meningkat, pada dekade 1980-an, Saman mulai mempersiapkan genarasi penerusnya, yakni Ali Kosin. Pada tahun 1992, perusahaan mendirikan dua anak perusahaan, yaitu PR Jaya Makmur dan PR Putra Jaya. Perusahaan ini baru mengelola dan mempopulerkan merek dengan nama Gudang Baru secara profesional pada tahun 1992.

Pada tahun 1995, perusahaan mulai memproduksi rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan memperluas distribusi ke seluruh Indonesia serta melakukan ekspor ke luar negeri. Produk yang dipasarkan termasuk rokok cukai golongan II.

Gudang Baru[1] hadir dalam beberapa produk, yakni: Gudang Baru Kretek, Gudang Baru International, Gudang Baru Origin, dan Gudang Baru Mild. Produk Gajah Baru hadir demi kebutuhan pasar yang menginginkan mutu dengan harga terjangkau.

Sengketa Merek

Terjadinya perubahan nama merek dari Gudang Baru ke Gajah Baru ternyata berawal dari sengketa merek yang dilaporkan oleh Gudang Garam[2] Gudang Garam melayangkan gugatan kepada H. Ali Khosin selaku pemilik perusahaan Gudang Baru di Pengadilan Negeri Surabaya pada 22 Maret 2021. Gugatan dilayangkan karena merek dagang Gudang Baru dianggap menyerupai Gudang Garam. Gugatan itu terdaftar di PN Surabaya di nomor perkara 3/Pdt.Sus-HKI/Merek/2021/PN Niaga Sby. Emiten rokok berkode GGRM itu melayangkan gugatan melalui kuasa hukumnya Melda Sihombing. Menurut Gudang Garam, penggunaan merek Gudang Baru oleh perusahaan Ali Khosin sengaja dilakukan dengan itikad yang tidak baik. Oleh karena itu, perusahaan meminta Gudang Baru untuk menarik merek dagangnya dari daftar umum merek dan menanggung segala akibat hukumnya. Pada awalnya, Pengadilan Niaga mengabulkan gugatan Gudang Garam, menyatakan bahwa merek Gudang Baru memiliki persamaan pada pokoknya dan dapat menimbulkan kebingungan. Namun, pemilik merek Gudang Baru tidak menyerah dan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Di tingkat kasasi, Mahkamah Agung justru membatalkan putusan Pengadilan Niaga, dan memenangkan Gudang Baru. Putusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak. Gudang Garam kemudian mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan kasasi tersebut.[3] Sampai akhirnya Gudang Baru harus merubah nama produknya menjadi Gajah Baru.

Di tahun berikutnya, Bintang Sayap Utama (BSU), sebagai perusahaan distribusi dari rokok Gajah Baru menghadirkan beberapa merek turunan lain seperti Andalan Baru, Galang Baru, dan lainnya.

Produk

Sigaret Kretek Tangan

Nama Merek Tar Nikotin Isi
Gajah Baru Kretek 38.93 MG 1.99 MG 12's & 16's

Sigaret Kretek Mesin

Nama Merek Tar Nikotin Isi
Gajah Baru International 29.24 MG 1.44 MG 12's & 16's
Gajah Baru Origin 26.90 MG 1.38 MG 12's & 16's
Gajah Baru Putih 14 MG 0.9 MG 16's

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya