Gigi pemotong

Gigi pemotong pada anjing.

Gigi pemotong atau karnasial adalah gigi besar yang digunakan untuk memotong tulang dan daging dengan cara mirip geseran dan gunting. Gigi jenis ini ditemukan pada banyak mamalia karnivor. Gigi ini juga dikenal sebagai sektorial.[1]

Dalam Carnivora, gigi pemotongnya adalah gigi geraham pertama dan premolar bawah yang termodifikasi. Pada Creodonta, karnasialnya terletak lebih jauh ke belakang, yaitu pada geraham atas atas dan bawah kedua, atau geraham bawah ketiga.[2]

Pemakaian dan retakan pada gigi pemotong dalam karnivora liar dapat menyebabkan kematian karena kelaparan.

Referensi

  1. ^ Osborn, Henry Fairfield (1907). Evolution of mammalian molar teeth. Macmillan. hlm. 11. Diakses tanggal 20 January 2011.
  2. ^ Henry Fairfield Osborn (1907). Evolution of mammalian molar teeth. Macmillan. Diakses tanggal 20 January 2011.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya