Go Local or Go Home
| Go Local or Go Home | |
|---|---|
![]() | |
| Genre | Dokumenter wisata |
| Dibuat oleh | Mirwan Suwarso |
| Sutradara | Donny Firdaus |
| Pemeran | Mentari de Marelle |
| Negara asal | Indonesia |
| Jml episode | 4 |
| Produksi | |
| Produser eksekutif | Mirwan Suwarso |
| Produser | Febiola Lubis |
| Lokasi produksi | Beragam |
| Editor | Pandu Dwangga Novi K. Gusti Irfan Hakim |
| Pengaturan kamera | Multi-camera |
| Durasi | ±25 menit |
| Rumah produksi | Mola SENT Entertainment |
| Rilis asli | |
| Jaringan | Mola TV |
Go Local or Go Home adalah seri web dokumenter wisata yang ditayangkan di video on demand Mola TV sejak bulan Maret 2020. Acara ini membawa Mentari de Marelle ke negara asing dengan uang terbatas, disana ia harus melakukan tantangan menjadi warga lokal untuk menambah tambahan uang sakunya.[1][2] Hingga kini, seri web ini telah menghasilkan empat episode yaitu Bangkok, India, New Zealand, dan Korea Selatan.[3]
Pembawa acara
Daftar episode
Episode 1: Bangkok
Petualangan tiga hari Mentari de Marelle berawal di Bangkok. Ia harus menghadapi kenyataan bahwa belum habis satu hari, uangnya sudah berkurang cukup banyak. Padahal, masih banyak tantangan yang harus diselesaikan.
Episode 2: India
Tantangan bagi Mentari sudah hadir kala dirinya baru menginjakkan kaki di New Delhi, India. Mentari cukup kesulitan mencari tempat penukaran uang di kota tersebut, dan yang semakin menyulitkannya, ia tak diperbolehkan menggunakan smartphone kecuali dengan WiFi gratis. Tantangan tak berhenti di situ. Sesaat setelah sukses menukarkan uang, ia harus menuntaskan misi menjadi penarik becak.
Berlanjut ke hari kedua, Mentari mendapat tantangan untuk mengisi acara syukuran sebuah keluarga, dengan menampilkan seni tari khas India. Dalam perjalanannya menuju lokasi, ia mengalami sejumlah hal unik seperti nyaris tersesat saat naik kendaraan umum. Hari ketiga juga berlangsung tak kalah seru. Mentari harus meneruskan perjalanan ke Desa Pinana di Sonipat. Di sana, ia mendapat tantangan oleh warga lokal untuk membuat bahan bakar dari kotoran sapi.
Episode 3: New Zealand
Selandia Baru jadi destinasi petualangan Mentari De Marelle kali ini. Berbagai tantangan harus ia taklukkan mulai dari bungee jumping yang memacu adrenalin, mempelajari tarian lokal Maori Poi, hingga menjadi penggembala domba yang cukup menguras kesabaran. Melihat langsung hewan alpaka untuk kali pertama, nyaris kehilangan uang, serta momen-momen seru Mentari lainnya di New Zealand.
Episode 4: Korea
Mentari De Marelle terbang ke salah satu destinasi favorit, Korea Selatan. Sejak tiba di Bandara Internasional Incheon, dia sudah harus bersusah payah mencari tempat penukaran uang sebelum bertualang selama tiga hari dengan modal 3 juta rupiah atau 210 ribu won. Saat tiba di hotel yang ditentukan, ujian langsung dimulai.
Tantangan yang harus diselesaikan Mentari di Negeri K-pop antara lain: makan camilan bayi gurita di pasar tradisional Kwang Jang, bertarung melawan Taekwondo-in sabuk hitam, dan tidak ketinggalan, menari K-Pop di hadapan kerumunan yang memenuhi Hongdae Street agar bisa menjadi tenar dan viral.
Referensi
- ^ Paramaesti, Chitra (7 November 2019). Cahyana, Ludhy (ed.). "Mentari De Marelle Berbekal Rp2 Juta ke Korea, Bisa?". Tempo.co. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Desember 2019. Diakses tanggal 8 Juli 2021.
- ^ Imandiar, Yudistira (17 April 2021). "Mentari de Marelle Ditantang 3 Hari di Bangkok Bermodal Rp 2,4 Juta". Detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2020. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
- ^ Perwitasari, Nur Hidayah (2 Oktober 2020). "Go Local or Go Home Mola TV: Serunya Petualangan Mentari de Marelle". Tirto.id. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Januari 2021. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
Pranala luar
- Go Local or Go Home di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Go Local or Go Home Diarsipkan 2021-07-09 di Wayback Machine. di Mola TV
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
