Goodyear Indonesia

PT Goodyear Indonesia Tbk
Nama sebelumnya
NV Goodyear Tire & Rubber Company Limited (1917-1977)
Jenis perusahaan
Perusahaan publik
Kode emitenBEI: GDYR
IndustriBan
Didirikan26 Januari 1917; 109 tahun lalu (1917-01-26)
Kantor pusatBogor, Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
Hui Yun[1]
(Direktur Utama)
Justin James Foley[1]
(Komisaris Utama)
Produk
  • Ban luar
  • Ban dalam
  • Flap
  • Turunan karet lainnya
PendapatanUS$ 108,268 juta (2020)[2]
US$ -7,111 juta (2020)[2]
Total asetUS$ 116,510 juta (2020)[2]
Total ekuitasUS$ 45,078 juta (2020)[2]
PemilikThe Goodyear Tire & Rubber Company (85%)
PT Kalibesar Asri (7,07%)
Karyawan
837 (2020)[2]
Situs webwww.goodyear-indonesia.com

PT Goodyear Indonesia Tbk adalah anak perusahaan Goodyear yang berkantor pusat di Jakarta. Hingga akhir tahun 2020, perusahaan ini memiliki 47 gerai ban yang tersebar di seluruh Indonesia.[2][3]

Sejarah

Perusahaan ini didirikan oleh The Goodyear Tire & Rubber Company pada tahun 1917 dengan nama "NV Goodyear Tire & Rubber Company Limited". Pada tahun 1935, perusahaan ini menyelesaikan pembangunan kantor pusat dan pabrik ban baru di Bogor. Pada tahun 1977, perusahaan ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada tanggal 10 November 1980, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Jakarta. Pada tahun 2007, perusahaan ini meluncurkan proyek ekspansi sebagai tahap pertama dari rencananya untuk meningkatkan kapasitas produksi. Pada akhir bulan Desember 2009, pemasangan mesin-mesin baru telah hampir selesai, dan pada tanggal 27 April 2010, perusahaan inipun meresmikan selesainya proyek ekspansi. Pada tahun 2016, perusahaan ini ikut serta dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show untuk memamerkan purwarupa ban BH-03 dan TripleTube. Pada tahun 2018, perusahaan ini meluncurkan ban Assurance TripleMax 2 dan GOODYEAR S700. Kedua ban tersebut pun dikembangkan sesuai kondisi jalan di Asia, terutama di Indonesia. Pada tahun 2019, perusahaan ini meluncurkan ban kelas berat untuk memenuhi kebutuhan industri pertambangan dan perkebunan. Pada tahun 2020, perusahaan ini meluncurkan ban Eagle F1 Sport dan Assurance Grip Performance.[2][3] Pada bulan Januari 2022, perusahaan ini meluncurkan ban radial S501 yang dirancang untuk digunakan pada truk berukuran sedang.[4]

Referensi

  1. ^ a b "Komisaris & Direksi". PT Goodyear Indonesia Tbk. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-03. Diakses tanggal 19 Maret 2022.
  2. ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Goodyear Indonesia Tbk. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-04-06. Diakses tanggal 19 Maret 2022.
  3. ^ a b "Tentang Perusahaan". PT Goodyear Indonesia Tbk. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-05. Diakses tanggal 19 Maret 2022.
  4. ^ Ravel, Stanly (29 Januari 2022). "Ban Radial Baru Goodyear, Sasar Segmen Truk 3/4". Kompas.com. Kompas. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-27. Diakses tanggal 12 Mei 2022.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya