Gunla Bajan
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |

Gunlā Bājan (bahasa Newar: गुंला बाजं) merupakan bentuk musik keagamaan Buddhis yang dimainkan oleh Suku Newar di Nepal.[1] Istilah “Gunla” mengacu pada bulan kesepuluh dalam kalender Nepal yang bernama Sambat, yang bertepatan dengan bulan Agustus dalam kalender Gregorius, sedangkan “bājan” berarti “musik” atau “kelompok pemain musik”.[2]
Gunla dianggap sebagai bulan suci bagi umat Buddha Newar,[3] ketika mereka menghabiskan waktu dengan melantunkan kitab suci agama Buddha dan berziarah ke berbagai tempat ibadah sambil memainkan musik keagamaan. Tradisi memperingati bulan suci ini berakar dari praktik retret musim hujan pada masa Buddha, ketika para biksu menetap di satu lokasi dan mengajarkan darma kepada masyarakat setempat selama periode tersebut.[4]
Pertunjukan
Komunitas yang terbentuk berdasarkan wilayah tempat tinggal atau sistem kasta, dengan keanggotaan yang diwariskan secara turun-temurun, menjadi penyelenggara pertunjukan Gunla Bajan. Setiap kelompok memiliki jadwal tetap untuk penampilan publik tahunan. Selain itu, mereka juga menyelenggarakan kegiatan seperti pelatihan musik, festival keagamaan, sesi nyanyian himne, serta berbagai perjamuan atau pesta komunitas.[5]
Kegiatan paling utama sepanjang tahun ini adalah ziarah harian selama bulan Gunla ke Swayambhu serta situs Buddha lain sambil memainkan musik Gunla. Hari-hari penting dalam bulan suci tersebut meliputi Bahidyah Swahwanegu (बहीद्यः स्वःवनेगु), di mana para pemuja yang memainkan musik Gunla mengunjungi halaman suci untuk menyaksikan gambar Bahidyah (Buddha Dipankara) serta lukisan paubha yang dipamerkan khusus untuk festival itu dan Nisala Chhawanegu (निसला छा:वनेगु), saat persembahan dilakukan untuk Swayambhu dan konser digelar di lingkungan masing-masing. Kelompok musik Gunla juga memimpin arak-arakan pada Hari Tahun Baru di dalam kalender Sambat.[6]
Musik
Pertunjukan musik Gunla diawali dengan Dyah Lhayegu, yaitu penghormatan singkat kepada para dewa. Setelah itu, berbagai komposisi musik dimainkan selama prosesi yang melibatkan berjalan berkeliling kuil, melintasi jembatan, dan beriringan menuju tempat suci. Dalam prosesi ini, para musisi memainkan lagu-lagu musiman atau karya tradisional lain yang diiringi dengan tabuhan drum dan dentingan simbal.[7]
Instrumen utama dalam musik Gunla adalah drum dua sisi yang disebut dhaa (धा:), yang dipercaya telah digunakan di Lembah Kathmandu selama lebih dari dua milenium. Drum ini dimainkan dengan tongkat pendek di sisi kiri dan dengan tangan di sisi kanan. Selain dhaa, terdapat pula instrumen lain seperti taa (ता:) dan bhusya (भुस्या:), masing-masing berupa simbal kecil dan besar. Satu set alat musik tambahan meliputi drum kecil naykhin (नायखिं) dan simbal chhusya (छुस्या:). Sementara itu, payentah (पंयता:) merupakan trompet panjang yang menambah dimensi bunyi khas dalam ansambel Gunla Bajan.[2][8]
Referensi
- ^ Lewis, Todd T. (January 1996). "Notes on the Uray and the Modernization of Newar Buddhism" (PDF). Contributions to Nepalese Studies. Diakses tanggal 4 Januari 2012. hlm 111.
- ^ a b Lewis, Todd T. (Winter 1993). "Contributions to the Study of Popular Buddhism: The Newar Buddhist Festival of Gumla Dharma". Journal of the International Association of Buddhist Studies. Diakses tanggal 19 February 2013. Page 328.
- ^ Locke, John K. (2008). "Unique Features of Newar Buddhism". Nagarjuna Institute of Exact Methods. Diarsipkan dari asli tanggal 24 March 2012. Diakses tanggal 5 January 2012.
- ^ LeVine, Sarah and Gellner, David N. (2005) Rebuilding Buddhism: The Theravada Movement in Twentieth-Century Nepal. Harvard University Press. ISBN 978-0-674-01908-9. Page 64. Retrieved 5 January 2012.
- ^ "Music of Buddha". The Himalayan Times. 5 August 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 10 September 2011. Diakses tanggal 4 January 2012.
- ^ Locke, John Kerr (1985) Buddhist Monasteries of Nepal: A Survey of the Bahas and Bahis of the Kathmandu Valley. Kathmandu: Sahayogi Press. Page 408.
- ^ University of New Mexico, Laboratory of Anthropology (Museum of New Mexico) (1960). "Gunla Baja". Journal of Anthropological Research, Volume 16. University of New Mexico. Diakses tanggal 5 January 2012. Page 415.
- ^ Vajracharya, Madansen (1998). "Lokabaja in Newar Buddhist Culture". Diarsipkan dari versi asli pada July 23, 2011. Diakses tanggal 4 January 2012.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.