Hannah Arendt
| Hannah Arendt | |
|---|---|
Arendt tahun 1958 | |
| Lahir | Johanna Arendt 14 Oktober 1906 Linden, Provinsi Hanover, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman |
| Meninggal | 4 Desember 1975 (umur 69) New York City, AS |
| Nama lain | Hannah Arendt Bluecher |
| Pendidikan | |
| Karya terkenal | Daftar
|
| Suami/istri | |
| Kerabat |
|
| Era | Filsafat abad ke-20 |
| Kawasan | Filsafat Barat |
| Aliran | Daftar
|
| Institusi | |
| Pembimbing doktoral | Karl Jaspers[4] |
Minat utama | Teori politik, teori totalitarianisme, filsafat sejarah, teori modernitas |
Gagasan penting | Daftar
|
| Tanda tangan | |
Hannah Arendt[a] (lahir Johanna Arendt; 14 Oktober 1906 – 4 Desember 1975) adalah seorang sejarawan dan filsuf Jerman dan Amerika. Dia adalah salah satu ahli teori politik yang paling berpengaruh di abad kedua puluh.[3][11][12]
Karya-karyanya mencakup berbagai macam topik, tetapi ia paling dikenal karena karya-karyanya yang membahas tentang hakikat kekayaan, kekuasaan, ketenaran, dan kejahatn, serta politik, demokrasi langsung, otoritas, tradisi, dan totaliterisme. Dia juga dikenang karena kontroversi seputar persidangan Eichmann Adolf Eichmann, atas upayanya menjelaskan bagaimana orang biasa menjadi aktor dalam sistem totaliter, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai apologia, dan atas frasa "the banality of evil". Namanya muncul dalam judul-judul jurnal, sekolah, penghargaan ilmiah, penghargaan kemanusiaan, lembaga pemikir, dan jalanan; muncul di prangko dan monumen; dan terlampir pada penanda budaya dan kelembagaan lainnya yang memperingati pemikirannya.
Hannah Arendt lahir dari keluarga Yahudi di Linden-Limmer pada tahun 1906. Ayahnya meninggal ketika dia berusia tujuh tahun. Arendt dibesarkan dalam keluarga sekuler yang berpikiran progresif secara politik, ibunya adalah seorang Sosial Demokrat yang fanatik. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Berlin, Arendt belajar di Universitas Marburg di bawah bimbingan Martin Heidegger, yang mana dia menjalin hubungan romantis yang dimulai ketika dia masih menjadi muridnya.[13] Dia memperoleh gelar doktor filsafat di Universitas Heidelberg pada tahun 1929. Disertasinya berjudul Love and Saint Augustine, dan atasannya adalah filsuf eksistensialis Karl Jaspers.
Pada tahun 1933, Arendt sempat dipenjara oleh Gestapo karena melakukan penelitian ilegal tentang antisemitisme. Setelah dibebaskan, dia melarikan diri dari Jerman dan menetap di Paris. Di sana dia bekerja untuk Youth Aliyah, membantu kaum muda Yahudi untuk beremigrasi ke Wilayah Mandat Britania Raya di Palestina. Ketika Jerman menginvasi Prancis, dia ditahan sebagai orang asing oleh pemerintah Prancis. Dia berhasil melarikan diri dan sampai ke Amerika Serikat pada tahun 1941. Dia menjadi seorang penulis dan editor dan bekerja untuk Rekonstruksi Budaya Yahudi, dan menjadi warga negara Amerika pada tahun 1950. Dengan diterbitkannya The Origins of Totalitarianism tahun 1951, reputasinya sebagai seorang pemikir dan penulis telah mapan, dan serangkaian karya pun menyusul. Ini termasuk buku-buku The Human Condition tahun 1958, serta Eichmann in Jerusalem dan On Revolution tahun 1963. Dia mengajar di banyak universitas Amerika sambil menolak penunjukan sebagai dosen tetap. Dia meninggal mendadak karena serangan jantung pada tahun 1975, meninggalkan karya terakhirnya, The Life of the Mind, yang belum rampung.
Keluarga
Arendt lahir pada tahun 1906 dengan nama lengkap Johanna Arendt. Arendt dilahirkan dalam keluarga Yahudi sekuler di kota Linden yang waktu itu merupakan kota otonom (kini bagian dari Hannover) dan dibesarkan di Königsberg (kota tempat tinggal pendahulunya yang dikaguminya, Immanuel Kant) dan Berlin.
Pada usia tiga tahun, keluarganya pindah ke Königsberg, ibu kota Prusia Timur, agar sifilis ayahnya dapat diobati. Paul Arendt telah tertular penyakit ini pada masa mudanya. Penyakit itu dianggap sudah sembuh ketika Arendt lahir. Dia meninggal ketika Arendt berusia tujuh tahun akibat paresis.[14]
Arendt dibesarkan dalam keluarga sekuler yang progresif secara politik. Ibunya adalah pendukung setia Partai Sosial Demokrat. Setelah kematian ayahnya, ibunya menikah lagi dengan Martin Beerwald. Ayah tirinya ini memiliki dua orang putri yang bernama Eva dan Clara Beerwald. Keduanya berusia lebih tua dari Arendt. Sejak kecil, Arendt terbiasa hidup secara nomaden dari Königsberg lalu ke Berlin.[15]
Perjalanan studi
Perjalanan studi klasik dan teologi Kristen sudah mulai dipelajari Arendt sejak berumur 16 tahun di University of Berlin. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di Berlin, dia mendaftarkan dirinya di Universitas Marburg pada usia 18 tahun.[14] Ia kemudian mempelajari fenomenologi dan filsafat di bawah bimbingan Martin Heidegger, dengannya ia pernah berselingkuh selama empat tahun.[16] Hal ini telah banyak dikritik karena simpati Heidegger terhadap Nazi.
Suatu kali ketika hubungan mereka terputus, Arendt kemudian pindah ke Frediburg University setelah satu tahun menyelesaikan studinya di Marburg. Ia hanya menghabiskan satu semester di Frediburg University untuk menghadiri kelas Edmund Husserl. Arendt kemudian pergi ke University of Heidelberg pada musim semi tahun 1926 untuk belajar bersama filsuf-psikolog eksistensialis Karl Jaspers. Di bawah bimbingan Jaspers, Arendt menulis disertasi tentang konsep cinta-kasih dalam pemikiran Santo Augustinus. Dia memperoleh gelar doktor setelah menyelesaikan disertasi tersebut dengan judul Der Liebesbegriff bei Augustin (Cinta dan Santo Agustinus) di Universitas Heidelberg.
Disertasi itu diterbitkan pada 1929, namun Arendt dihalangi ketika ia ingin menyusun tulisan habilitasi—karya tulis sesudah penulisan disertasi yang merupakan prasyarat untuk mengajar di Universitas Jerman—pada 1933 karena ia seorang Yahudi. Disertasinya ini adalah naskah sepanjang buku terakhir yang menggunakan bahasa Inggris.[14]
Pernikahan dan karier
Hannah Arendt menikah dengan Günther Stern, seorang filsuf Yahudi, pada September 1929. Günther Stern atau Günther Anders, adalah anak dari psikolog terkenal William Stern. Stern yang memiliki kecerdasan intelektual dan kegagahan fisik membuat Arendt jatuh hati.[14] Mereka menikah di Heidelberg, kemudian tinggal di Berlin selama beberapa tahun sebelum Hitler berkuasa. Pasangan muda ini kemudian meninggalkan Jerman dan pergi ke Paris, Prancis.
Di Prancis, Arendt bekerja untuk mendukung dan membantu para pengungsi Yahudi. Namun, karena sebagian wilayah Prancis diduduki militer Jerman setelah Prancis menyatakan perang pada Perang Dunia II, dan dideportasinya orang-orang Yahudi ke kamp-kamp konsentrasi, Hannah Arendt harus melarikan diri dari Prancis. Pernikahan Arendt and Anders hanya bertahan beberapa tahun dan diakhiri dengan perceraian. Anders gagal melihat bahwa Arendt semakin independen dan menjadi tokoh yang disegani di antara imigran di Paris.[17] Di sana Arendt berjumpa dan bersahabat dengan kritikus sastra dan mistikus Marxis Walter Benjamin.
Arendt kemudian mulai menghadapi diskriminasi anti-Yahudi yang meningkat pada tahun 1930-an Nazi Jerman. Pada tahun 1933, ketika Adolf Hitler berkuasa, Arendt ditangkap dan dipenjarakan sebentar oleh Gestapo karena melakukan penelitian ilegal tentang antisemitisme di Jerman Nazi. Saat dibebaskan, dia melarikan diri dari Jerman, tinggal di Cekoslowakia dan Swiss sebelum menetap di Paris. Di sana ia bekerja untuk Pemuda Aliyah, membantu kaum muda Yahudi untuk beremigrasi ke Mandat Inggris di Palestina.
Setelah bercerai dengan Stern pada tahun 1937, ia menikah dengan Heinrich Blücher,[17] seorang penyair dan filsuf Jerman, pada tahun 1940. Ketika Jerman menginvasi Prancis pada tahun 1940, ia ditahan oleh Prancis sebagai orang asing, meskipun kewarganegaraan Jermannya telah dicabut pada tahun 1937. Pada 1941, Hannah Arendt melarikan diri bersama suami dan ibunya ke Amerika Serikat atas bantuan diplomat Amerika Hiram Bingham IV, yang secara ilegal mengeluarkan visa untuknya dan sekitar 2.500 orang pengungsi Yahudi lainnya. Kemudian ia menjadi aktif dalam komunitas Yahudi-Jerman di New York dan menulis untuk mingguan Aufbau.
Setelah Perang Dunia II ia melanjutkan hubungannya dengan, dan memberikan kesaksian untuknya dalam pemeriksaan denazifikasi Jerman. Pada 1950, ia menjadi warga negara AS berdasarkan naturalisasi, dan pada 1959 menjadi perempuan pertama yang diangkat ke dalam jabatan profesor penuh di Universitas Princeton.
Di samping kesibukannya mengajar di berbagai universitas, Arendt juga merupakan seorang editor di sebuah perusahaan penerbitan Yahudi-Jerman yang kembali berdiri di New York dan Palestina, bernama Schocken Books. Perusahaan ini menarik banyak perhatian dari pembaca yang ada di Inggris lewat buku harian Franz Kafka. Arendt juga dipercaya menjadi direktur penelitian bagian Rekonstruksi Kebudayaan Yahudi.[14]
Karya
Arendt menetap di New York, yang tetap menjadi tempat tinggalnya selama sisa hidupnya. Dia menjadi penulis dan editor dan bekerja untuk Rekonstruksi Budaya Yahudi, menjadi warga negara Amerika pada tahun 1950. Dengan diterbitkannya The Origins of Totalitarianism pada tahun 1951, dia kemudian mendapatkan reputasi sebagai seorang pemikir dan penulis. Ia menjabarkan akar-akar komunisme dan nazisme dan kaitan mereka dengan anti-semitisme. Buku ini kontroversial karena membandingkan dua pokok yang sebagian orang percaya tidak dapat dipertemukan. Buku ini kemudian menjadi buku paling mengesankan di abad ke-20 karena mampu menelusuri secara mendalam langkah-langkah tirani Nazi dan Stalin.[14]
Karya-karya Arendt mencakup berbagai topik, namun yang paling dikenal secara luas adalah karyanya tentang hakikat kekuasaan dan kejahatan, wewenang dan politik, demokrasi langsung, otoritas, dan totalitarianisme. Dalam wawasan umum, dia paling dikenang karena kontroversi seputar persidangan Adolf Eichmann, usahanya untuk menjelaskan bagaimana orang biasa menjadi aktor dalam sistem totaliter, dan ungkapan "banalitas kejahatan". Dia dikenang oleh lembaga dan jurnal yang didedikasikan untuk pemikirannya dan Penghargaan Hannah Arendt untuk pemikiran politik. Dia juga mengajar di banyak universitas Amerika.
Karya-karyanya yang selanjutnya termasuk buku The Human Condition pada tahun 1958, Eichmann di Yerusalem dan On Revolution pada tahun 1963. Banyak dari tulisannya terpusat pada pengukuhan konsepsi tentang kebebasan yang sinonim dengan aksi politik kolektif. Dalam argumentasinya melawan asumsi libertarian bahwa "kemerdekaan dimulai ketika politik berakhir," Arendt menyusun teorinya tentang kemerdekaan yang bersifat publik dan asosiatif, dengan mengambil contoh-contoh antara lain dari polis Yunani, kota-kota Amerika, komun Paris, dan gerakan hak-hak sipil pada tahun 1960-an untuk menggambarkan konsepsi tentang kemerdekaan. Dalam laporannya mengenai pengadilan Eichmann untuk The New Yorker, yang kemudian berkembang menjadi buku Eichmann in Jerusalem, ia mengangkat pertanyaan apakah kejahatan itu bersifat radikal ataukan sekadar suatu fungsi dari keluguan—kecenderungan orang biasa untuk menaati perintah dan mengikuti pandangan masyarakat tanpa berpikir secara kritis tentang akibat dari tindakan atau kelalaian mereka untuk bertindak.
Tahun 1961, Arendt meliput persidangan Adolf Eichmann di Yerusalem untuk surat kabar The New Yorker. Arendt menerangkan dalam reportasenya bahwa kejahatan yang dilakukan Eichmann tergolong pada banalitas kejahatan dan bukan kejahatan yang bersifat radikal. Dimana Eichmann yang memfasilitasi dan mengelola logistik, hanyalah birokrat Nazi yang tengah menjalankan perintah tanpa menyadari konsekuensi dari pekerjaannya yang kemudian menjadi penyebab utama kematian massal kaum Yahudi di kamp-kamp pemusnahan.[14] Hasil reportase Arendt menuai kecaman besar dari publik dan membuat komunitas-komunitas Yahudi memutus ikatan dengannya. Mereka menganggap bahwa Arendt berpihak pada Eichmann dan menyudutkan petinggi Yahudi.
Hannah Arendt meninggal dunia pada 1975 di usia 69 tahun, meninggalkan karya terakhirnya, The Life of the Mind, yang belum selesai. Ia jatuh di apartemennya yang terletak di New York pada tanggal 4 Desember. Arendt mengalami serangan jantung akibat gaya hidupnya sebagai seorang perokok berat. Hannah Arendt dikebumikan di Bard College di Annandale-on-Hudson, New York, tempat suaminya mengajar selama bertahun-tahun. Makamnya tepat berada di samping makam suaminya yang lebih dulu meninggal pada 1970.[14]
Daftar karya
- Der Liebesbegriff bei Augustin. Versuch einer philosophischen Interpretation [Pertobatan Augustinus: Suatu upaya interpretasi filsafati]. Springer Verlag, 1929.
- The Origins of Totalitarianism [Asal-usul Totalitarianisme]. New York: Harcourt Brace Jovanovich. 1951
- Rahel Varnhagen: The Life of a Jewish Woman [Kehidupan seorang Perempuan Yahudi]. New York: Harcourt Brace Jovanovich. 1974.
- The Human Condition [Kondisi Manusia]. Chicago: University of Chicago Press, 1958.
- Between Past and Future [Antara Masa Lalu dan Masa Depan]. New York: Viking Press, 1961
- On Revolution [Tentang Revolusi]. New York: Viking Press, 1963
- Eichmann in Jerusalem: A Report on the Banality of Evil [Laporan tentang Keluguan Kejahatan]. New York: Viking Press, 1963
- Men in Dark Times [Manusia pada Saat-saat Gelap]. New York: Harcourt Brace Jovanovich, 1968.
- On Violence; Thoughts on Politics and Revolution [Tentang Kekerasan]; [Pemikiran tentang Politik dan Revolusi]. Harcourt Brace Jovanovich, 1970.
- Crises of the Republic: Lying in Politics; Civil Disobedience [Krisis Republik: Dusta dalam Politik]; [Ketidaktaatan Sipil];. New York: Harcourt Brace Jovanovich, 1972.
"Civil Disobedience" aslinya muncul, dalam bentuk yang agak berbeda, dalam The New Yorker. Versi-versi dari esai-esainya yang lain aslinya muncul dalam The New York Review of Books. - The Jew as Pariah: Jewish Identity and Politics in the Modern Age [Orang Yahudi sebagai Bangsa Pariah: Identitas dan Politik Yahudi pada masa Modern]; Disunting oleh Ron H. Feldman. New York: Grove Press, 1978.
- Life of the Mind [Kehidupan Pikiran]. New York: Harcourt Brace Jovanovich, 1978.
Catatan kaki
- ^ Allen 1982.
- ^ Lovett 2018.
- ^ a b c d'Entreves 2014.
- ^ Grunenberg 2017, hlm. 3.
- ^ Yar 2018.
- ^ Fry 2009.
- ^ "Arendt". The American Heritage Dictionary of the English Language (Edisi 5th). Boston: Houghton Mifflin Harcourt. 2014.
- ^ "Arendt". Collins English Dictionary. HarperCollins. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 June 2019. Diakses tanggal 30 June 2019.
- ^ "Arendt". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 30 June 2019.
- ^ Duden 2015, hlm. 199.
- ^ Winston, Morton (February 2009). "Hannah Arendt and the Challenge of Modernity: A Phenomenology of Human Rights by Serena Parekh". Human Rights Quarterly. 31 (1): 278–282. doi:10.1353/hrq.0.0062. JSTOR 20486747. S2CID 144735049.
- ^ "Remembering the Theorist of the Banality of Evil". Deutsche Welle. 14 October 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 April 2023. Diakses tanggal 3 June 2022.
- ^ Jones, Josh (10 May 2017). "The Love Letters of Hannah Arendt and Martin Heidegger". Open Culture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 June 2023. Diakses tanggal 2023-11-15.
- ^ a b c d e f g h Yanti, Brenda; Prameswari, Laksmi M. (2020). Hannah Arendt & Simone de Beauvoir: Filsuf Wanita Pengguncang Abad ke-20. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. ISBN 978-623-236-101-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ d'Entreves, Maurizio Passerin (2003). Filsafat Politik Hannah Arendt. Diterjemahkan oleh Shafwan, M. Yogyakarta: Qalam. ISBN 979-9440-46-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "The Love Letters of Hannah Arendt and Martin Heidegger Open Culture 10 May 2017". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-10. Diakses tanggal 2022-09-20.
- ^ a b Jonas, Hans (2006). "Hannah Arendt: An Intimate Portrait". New England Review. 27 (2). Diterjemahkan oleh Brian Fox dan Richard Wolin: 133–142. ISSN 1053-1297. JSTOR 40244828.
Bacaan lebih lanjut
- Young-Bruehl, Elisabeth, Hannah Arendt: For Love of the World, Yale University Press (1982). ISBN 0-300-02660-9. (Edisi cetak ulang sampul tipis, 10 September 1983, ISBN 0-300-03099-1; Edisi kedua 11 Oktober 2004 ISBN 0-300-10588-6.)
Pranala luar
- Hannah Arendt - Internet Encyclopedia of Philosophy Diarsipkan 2009-05-08 di Wayback Machine.
- (Inggris) Library of Congress mempunyai The Role of Experience in Hannah Arendt's Political Thought: Three Essays Diarsipkan 2020-05-09 di Wayback Machine. oleh Jerome Kohn, Direktur, Hannah Arendt Center Diarsipkan 2008-05-09 di Wayback Machine., Universitas New School. Dengan pranala kepada Makalah-makalah Arendt Diarsipkan 2021-08-09 di Wayback Machine..
- (Inggris) Sekolah Pasca-sarjana Eropa - Hannah Arendt Diarsipkan 2006-01-16 di Wayback Machine.
- (Inggris) Hannah Arendt di Jewish Virtual Library Diarsipkan 2023-06-04 di Wayback Machine.
- (Inggris) Hannah Arendt: Biografi di FemBio Diarsipkan 2006-01-10 di Wayback Machine.
- (Prancis) Artikel tentang Hannah Arendt
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.