Haryo Mataram

Gusti Pangeran Harya
Haryo Mataram
Rektor Universitas Sebelas Maret ke-1
Masa jabatan
1976–1977
Sebelum
Pendahulu
Tidak ada, jabatan baru
Pengganti
Drs. Parmanto, M.A (Pejabat Sementara)
Informasi pribadi
Lahir(1925-03-14)14 Maret 1925 [1]
Surakarta, Kasunanan Surakarta, Hindia Belanda
Meninggal15 Februari 2011(2011-02-15) (umur 85) [2]
Jakarta, Indonesia
MakamImogiri, Bantul, Yogyakarta
Orang tua
Almamater
Dikenal karenaPangeran Surakarta, Rektor pertama Universitas Sebelas Maret
Penghargaan sipil
Karier militer
Dinas/cabang
TNI Angkatan Darat
Pangkat Brigadir Jenderal TNI
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Brig. Jend (Pur) Prof. Gusti Pangeran Harya Haryo Mataram S.H. (14 Maret 1925 – 15 Februari 2011) adalah seorang pangeran, akademisi, pakar Hukum dan rektor pertama Universitas Sebelas Maret. Haryo Mataram adalah salah satu putra dari Pakubuwana X, Raja Kasunanan Surakarta.

Kehidupan Awal

Haryo Mataram dilahirkan di Surakarta, 14 Maret 1925, tepat selisih satu bulan lebih tua dengan Pakubuwana XII yang dilahirkan pada 14 April 1925. Semasa kecil, ia pernah satu sekolah dengan BRM Suryo Guritno di Europeesche Lagera School (ELS) milik Belanda di kawasan Pasar Legi.[3]

Karier

Dia mengawali karier di dunia militer sebagai Perwira Pelatih Akademi Militer di Yogyakarta (1948-1950), lalu menjabat Asisten II Biro Pendidikan Pusat Kementerian Pertahanan (1950-1951), kemudian Kepala Bagian Hukum Pidana Biro Hukum Kementerian Pertahanan (1956-1957), lantas Kepala Departemen Pengetahuan Sosial Akademi Militer Nasional sekaligus merangkap Ketua Pengadilan Tentara (1956-1964). Pada tahun 1966-1968, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Teritorial Kekaryaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, lalu Paban I – Staf Umum Angkatan Darat 6 (1969 – 1971), Paban Litbang ASBIN SOSPOL (1970-1971), Dirlitbang KAMNAS – Lembaga Pertahanan Nasional (1971 – 1972), Project Officer Politeknik Pertamina (1975-1976).[1]

Tahun 1976, ketika UNS pertama kali dibentuk, Presiden Soeharto mengangkat Haryo Mataram sebagai Rektor. Selama setahun bertugas, ia berhasil mengkonsolidasikan fakultas, universitas lama dengan eks-Universitas Gabungan Surakarta (UGS).[1] Selama menjabat sebagai rektor, ia juga membentuk Statuta Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret pada 14 Mei 1976.[4]

Setahun kemudian, yakni pada 1977 ia ditugaskan ke Semarang. Dia menjadi Sekretaris Dewan Pendidikan dan Latihan Markas Besar ABRI (1977-1979), Perwira Tinggi pada Staf Administrasi Markas Besar ABRI untuk Urusan Hukum Internasional (1979-1981), dan Tenaga Ahli Lembaga Ketahanan Nasional sejak 1981. Jabatan rektor kemudian dijabat sementara oleh Pembantu Rektor I yaitu Drs. Parmanto, M.A.[5][1]

Ia juga dikukuhkan menjadi Guru Besar Hukum Humaniter dan Hukum Internasional di Universitas Trisakti pada 2 Oktober 1997.[6]

Dalam Keraton

Haryo Mataram sempat disebut-sebut sebagai kandidat figur alternatif pengganti Pakubuwana XII. Pasalnya, ia berada pada posisi yang “netral” untuk mengantisipasi konflik internal keluarga jangka pendek. Namun demikian, dia menyatakan tidak mau ikut campur dalam urusan siapa pewaris takhta Keraton Surakarta. la mengingatkan agar penetapan pengganti Paku Buwono XII sebaiknya melalui musyawarah seluruh putra-putri dan keluarga yang berkepentingan.[3]

Akhir Hayat

Haryo Mataram meninggal dunia di usianya yang ke 86 di Jakarta, Selasa 15 Februari 2011, sekitar pukul 03.00 WIB pagi. Ia meninggal di kediamannya di kawasan Kampung Rambutan Jakarta Timur. Jenazahnya kemudian dibawa dan dibaringkan di rumah duka di kawasan Jetis, Pasiraman, Jl. Tri Margo untuk kemudian pada esok harinya dimakamkan di Astana Imogiri[2][7]

Referensi

  1. ^ a b c d "Mengenal GPH Haryo Mataram". dari situs soloevent.id
  2. ^ a b c "KGPH Haryo Mataram Meninggal Dunia". dari situs news.espos
  3. ^ a b c "Profil". dari situs wordpress
  4. ^ a b "GPH Haryo Mataram Diabadikan Jadi Nama Gedung Auditorium UNS". dari situs uns.ac.id
  5. ^ "Sejarah UNS".
  6. ^ "Guru Besar".
  7. ^ "Prof Haryo Mataram, Profesor Berdarah Bangsawan".

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya