Helmut Gröttrup

Helmut Gröttrup
Gröttrup, ca 1977
LahirHelmut Gröttrup
(1916-02-12)12 Februari 1916
Köln, Kerajaan Prusia, Kekaisaran Jerman
Meninggal4 Juli 1981(1981-07-04) (umur 65)
Muenchen, Jerman Barat
KewarganegaraanJerman
AlmamaterTechnische Hochschule Berlin
PekerjaanRekayasawan
Suami/istriIrmgard Rohe (menikah 1940-1964)
Christine Storzum (menikah 1964-1981)
AnakPeter Gröttrup
Ursula Gröttrup
Johannes Gröttrup
Bernhard Gröttrup
Elisabeth Gröttrup

Helmut Gröttrup (12 Februari 1916 – 4 Juli 1981) adalah seorang rekayasawan Jerman yang dikenal sebagai ilmuwan roket dan penemu kartu pintar. Selama Perang Dunia II, ia bekerja di program roket V-2 Jerman Nazi di bawah pimpinan Wernher von Braun. Dari tahun 1946 hingga 1950, ia memimpin kelompok yang terdiri dari 170 ilmuwan Jerman yang dipaksa bekerja untuk program roket Soviet pimpinan Sergei Korolev. Setelah pulang ke Jerman Barat pada Desember 1953, ia mengembangkan sistem pengolahan data, memberi sumbangsih dalam penerapan komersial awal ilmu komputer, dan menciptakan istilah Jerman "Informatik". Pada tahun 1967, Gröttrup menemukan kartu pintar sebagai "kunci anti-pemalsuan" untuk identifikasi dan pengaturan akses yang aman serta penyimpanan terkunci yang aman, termasuk juga kopling induktif untuk komunikasi medan dekat (NFC). Sejak tahun 1970, ia memimpin divisi perusahaan rintisan Giesecke+Devrient yang mengembangkan sistem pengelolaan uang kertas dan fitur keamanan yang dapat dibaca mesin.

Pendidikan

Ayah Helmut Gröttrup, Johann Gröttrup (1881–1940) adalah seorang insinyur mesin. Dia bekerja penuh waktu di Bund der technischen Angestellten und Beamten (Butab), sebuah perhimpunan teknisi dan pengurus serikat pekerja sosial demokrat di Berlin. Ibunya, Thérèse Grottrup (1894–1981), lahir di Elsen, aktif dalam gerakan perdamaian. Johann Grottrup kehilangan pekerjaannya pada tahun 1933 ketika Partai Nazi mulai berkuasa.

Dari tahun 1935 hingga 1939 Helmut Grottrup mempelajari fisika terapan di Technische Hochschule di Charlottenburg (sekarang Universitas Teknologi Berlin) dan mengerjakan tesisnya bersama Profesor Hans Geiger, salah satu penemu pencacah Geiger. Ia juga bekerja di laboratorium penelitian Forschungslaboratorium für Elektronenphysik milik Manfred von Ardenne.

Program Roket Jerman

Mulai Desember 1939, Helmut Grottrup bekerja dalam program roket V-2 Jerman di Pusat Penelitian Angkatan Darat Peenemünde bersama Walter Dornberger dan Wernher von Braun. Pada Desember 1940, ia diangkat menjadi kepala departemen di bawah Ernst Steinhoff untuk mengembangkan sistem pemandu dan kendali jarak jauh.

Sejak Oktober 1943, Grottrup berada di bawah pengawasan SD. Sebuah laporan menyatakan bahwa ia, istrinya Irmgard, Wernher von Braun, dan rekannya Klaus Riedel mengeluh di rumah seorang insinyur pada suatu malam karena mereka tidak mengerjakan wahana antariksa dan merasa perang tidak berjalan dengan baik; ini dianggap sebagai sikap "pesimis". Seorang dokter gigi wanita muda yang merupakan mata-mata SS melaporkan komentar mereka.[1]: 38–40  Ditambah tuduhan palsu Himmler bahwa mereka adalah simpatisan komunis yang hendak menyabotase program V-2, Gestapo menahan mereka pada tanggal 21 Maret 1944,[2] dan menempatkan mereka di sel Gestapo di Stettin (sekarang Szczecin, Polandia), di mana mereka ditahan selama dua pekan tanpa tahu alasannya. Walter Dornberger dan Mayor Hans Georg Klamroth, perwakilan kontraintelijen di Peenemünde, berhasil membebaskan mereka sehingga program V-2 dapat dilanjutkan.

Program Roket Soviet

Usai Perang Dunia II, Gröttrup menolak bergabung dengan Wernher von Braun yang dikontrak oleh AS bersama dengan 120 spesialis tingkat tinggi dari Peenemünde dalam proyek pengembangan rudal mereka. Hal ini karena anggota keluarganya harus tetap tinggal di Jerman. Sebaliknya, pada September 1945, Gröttrup memutuskan untuk bekerja untuk rekonstruksi dan perakitan roket V-2 sebagai kepala Büro Gröttrup[3] di Bleicherode, Thüringen yang termasuk Zona Pendudukan Soviet. Meskipun sebagian besar spesialis roket dipertahankan oleh AS di Jerman Barat, ia mampu menarik ilmuwan-ilmuwan terkemuka untuk ikut bekerja di Bleicherode, di antaranya Kurt Magnus, Werner Albring, Johannes Hoch, dan Waldemar Wolff untuk merekonstruksi dokumen pengembangan roket V-2 dan meningkatkan sistem kontrol berdasarkan giroskop untuk Sistem Navigasi Inersia.[4] Pada Maret 1946, ia diangkat sebagai kepala Institut Nordhausen Jerman[5] dan, pada Mei 1946, sebagai Manajer Umum Zentralwerke yang mempekerjakan lebih dari 5.000 karyawan untuk pembuatan roket V-2 dan termasuk pemasok untuk Mittelwerk, lokasi uji V-2 dan Institut Berlin untuk rekonstruksi rudal permukaan-ke-udara Wasserfall.[6]: p. 92-101  Gröttrup bekerja di bawah pengawasan Sergei Korolev dan Boris Chertok yang melapor kepada pimpinan militer Soviet Mayor Jenderal Lev Gaidukov dan Dmitry Ustinov, Menteri Persenjataan.[7]

Pada malam tanggal 22 Oktober 1946, sekelompok ilmuwan dan rekayasawan Jerman terpilih yang berjumlah sekitar 200 orang - beserta peralatannya - dari Zentralwerke secara tak terduga dan terpaksa (di bawah todongan senjata) dibawa ke Uni Soviet sebagai bagian dari Operasi Osoaviakhim dengan 92 kereta api yang membawa lebih dari 2.300 spesialis Jerman termasuk dari berbagai bidang teknologi Jerman lainnya.[8] Dari tahun 1946 hingga September 1950, Gröttrup memimpin lebih dari 170 spesialis Jerman yang bekerja di Podlipki di bagian timur laut Moskwa sebagai bagian dari NII-88 Korolev dan di Cabang 1 NII-88 di Pulau Gorodomlya di Danau Seliger. Tim Jerman tersebut secara tidak langsung diawasi oleh Sergei Korolev, "kepala perancang" program roket Soviet. Pada bulan September 1950, Gröttrup diberhentikan sebagai kepala tim Jerman karena menolak untuk bekerja pada proyek-proyek Soviet lainnya, dan digantikan oleh Johannes Hoch dan kemudian Waldemar Wolff.[4]: pp. 220-223 

Pada tahun 1947-48, Gröttrup dan timnya membantu Korolev dalam proyek R-1, sebuah rekonstruksi rudal V-2 menggunakan teknologi manufaktur dan bahan baku dari Rusia.[9] Di Kapustin Yar, ia membantu Korolev mengawasi peluncuran 20 roket V-2 yang telah direkonstruksi dan menganalisis penyebab kegagalan. Pada bulan Oktober 1947 mereka berhasil untuk pertama kalinya. Pejabat Dmitriy Ustinov lalu meminta Gröttrup dan tim kecilnya untuk merancang beberapa sistem rudal yang lebih baik, termasuk R-10 (G-1), R-12 (G-2),[10] R-14 (G-4),[11] dan R-15 (G-5) yang mirip dengan rudal jarak jauh A9/A10 rancangan von Braun selama perang.[12][13][14] Tak satu pun dari proyek-proyek ini melampaui tahap desain. Namun, karya teoretis para ilmuwan Jerman mengusulkan solusi yang lebih baik karena kurangnya material, dan ide-ide baru secara signifikan berkontribusi pada keberhasilan program antariksa Uni Soviet di kemudian hari. Beberapa ide dimasukkan dalam sistem rudal R-2 dan R-5.[15] Peluncur untuk penerbangan orbital Sputnik 1 pada Oktober 1957 didasarkan pada R-7 Semyorka dengan pengemasan (paket) total 20 mesin dengan badan roket kerucut, seperti yang telah disarankan oleh para ilmuwan Jerman pada tahun 1949 di Gorodomlja. Namun, karena alasan politik, kontribusi yang diberikan oleh kelompok ilmuwan roket Jerman terhadap pengembangan rudal Soviet telah lama dianggap tidak signifikan oleh publik baik di Timur dan Barat.[16]

Kembali ke Jerman

Karena alasan kerahasiaan, para spesialis Jerman tidak diizinkan untuk mengerjakan teknologi rudal penting setelah tahun 1951, tetapi mereka ditahan di Uni Soviet selama periode "pendinginan" selama 1,5 tahun sehingga mereka tidak dapat memberikan informasi yang tepat waktu kepada Intelijen Inggris atau Amerika. Sebagian besar kelompok Gorodomlya dibebaskan pada Juni 1952. Fritz Karl Preikschat, yang mengelola laboratorium frekuensi tinggi di bawah Gröttrup dari tahun 1946-1952 di Pulau Gorodomlya, dan beberapa spesialis lainnya berhasil sampai ke Jerman Barat, dan diinterogasi sebagai "pembelot" oleh CIA dan MI6 (sebagai bagian dari operasi "Dragon Return" pada program roket Soviet).[17]

Gröttrup dan dua puluh ilmuwan Jerman lainnya (di antaranya Kurt Magnus, Karl-Joachim Umpfenbach)[18] ditahan hingga November 1953, karena pengetahuan mereka dan kekhawatiran Soviet bahwa mereka akan pindah ke Jerman Barat.[19] Gröttrup dan keluarganya tiba di Jerman Timur pada 22 November 1953, termasuk kelompok terakhir dari Pulau Gorodomlya, dan, dalam waktu dua minggu, melarikan diri ke Köln di Jerman Barat dengan dukungan Intelijen Inggris dan Amerika. Dalam interogasi tersebut, ia melaporkan detail studi dan konsep Jerman tentang rudal jarak jauh R-12 (G-2), R-14 (G-4).[20] MI6 menilainya sebagai "orang yang paling berpengetahuan" di antara para tawanan dari Gorodomlya dan bahwa dia memberikan "petunjuk yang berguna mengenai perkembangan paralel Rusia",[17]: p. 224-225  yang akhirnya dibuktikan Korolev dengan keberhasilan peluncuran satelit Sputnik 1 ke orbit pada November 1957.

Sekali lagi, Helmut Gröttrup menolak untuk bekerja untuk program rudal AS dan, bersama keluarganya, segera diusir dari rumah.[21]

Penemuan kartu pintar

Dari tahun 1954 hingga 1958, Gröttrup bekerja untuk Standard Elektrik Lorenz di Pforzheim. Dia berpartisipasi dalam pengembangan ER56, sistem pengolahan data bertransistor pertama di Jerman. Dengan ini, ia memasang salah satu aplikasi komersial pengolahan data pertama untuk mengelola logistik bisnis pesanan lewat pos Quelle. Pada tahun 1956, ia dan ahli informatika Jerman Karl Steinbuch menciptakan kata Informatik ketika mereka mengembangkan Informatik-Anlage[22] untuk manajemen pesanan lewat pos Quelle, salah satu aplikasi komersial pengolahan data paling awal. Pada tahun 1959, ia bergabung dengan perusahaan Produktograph milik Joseph Mayr, yang kemudian diambil alih oleh Siemens & Halske, untuk akuisisi dan pemantauan data produksi. Pada tahun 1965, ia membentuk perusahaan bernama DATEGE yang bergerak di bidang pengolahan data. Pada Februari 1966, ia mengajukan permohonan paten "Saklar Identifikasi" untuk mencegah penyadapan data di SPBU.

Pada Februari 1967, Gröttrup memperkenalkan gagasan untuk menggabungkan chip sirkuit terpadu ke dalam pembawa plastik dan mengajukan paten DE1574074[23] di Jerman Barat untuk saklar identifikasi anti-perusakan berdasarkan alat semikonduktor. Aplikasi paralel DE1574075[24] menjelaskan komunikasi tanpa kontak melalui kopling induktif yang menjadi dasar teknologi komunikasi medan dekat (NFC) dan pengenal frekuensi radio (RFID).[25] Kantor Paten dan Jenama Dagang Jerman telah mengakui aplikasi paten ini sebagai penemuan kartu pintar.[26] Penggunaan utama penemuan ini dimaksudkan untuk memberikan identifikasi dengan kunci yang dilindungi salinan individual untuk pencegahan proses penyadapan di SPBU mandiri serta pembuatan dokumen identitas. Pada bulan September 1968, Gröttrup, bersama dengan Jürgen Dethloff sebagai investor, mengajukan paten lebih lanjut untuk saklar identifikasi ini, pertama di Austria[27] dan pada tahun 1969 sebagai aplikasi selanjutnya di Jerman Barat (DE1945777),[28] Amerika Serikat (US3678250[29] and US3678250[30]), Britania Raya (GB1317915[31] dan GB1318850[32]), dan negara-negara lain.[33]

Pemrosesan Uang Kertas

Pada tahun 1970, Giesecke+Devrient (G&D) mengambil alih DATEGE dan mendirikan Gesellschaft für Automation und Organization (GAO). Gröttrup adalah direktur pelaksana yang bertanggung jawab mengembangkan fitur keamanan yang dapat dibaca mesin untuk mencegah peredaran uang palsu bersama dengan sistem pemrosesan uang kertas baik semi dan sepenuhnya otomatis (seperti ISS 300 dan ISS/BPS 3000). Divisi Pemrosesan Uang Kertas (sejak April 2018 G+D Currency Technology) telah menjadi pemimpin pasar dunia untuk peralatan pemrosesan uang kertas sejak pertengahan tahun 1990-an dan telah mengembangkan sistem inspeksi uang kertas tunggal untuk perusahaan percetakan uang kertas. Pada tahun 1979, G&D memperkenalkan kartu pintar pertama yang kemudian menjadi produk dasar G+D Mobile Security.[34] Gröttrup purnabakti pada pada 1980.

Referensi

  1. ^ Ward, Bob (2005). Dr. Space: The Life of Wernher von Braun. Naval Institute Press. ISBN 978-1-591-14926-2.
  2. ^ "Highlights in German Rocket Development from 1927–1945". MSFC History Office. NASA Marshall Space Flight Center. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-20.
  3. ^ Michels, Jürgen (1997). Peenemünde und seine Erben in Ost und West. Entwicklung und Weg deutscher Geheimwaffen [Peenemünde and its inheritors in East and West. Development and path of German secret missiles] (dalam bahasa Jerman). Bonn: Bernard & Graefe Verlag. hlm. 188–189. ISBN 3-7637-5960-3.
  4. ^ a b Magnus, Kurt (1993). Raketensklaven. Deutsche Forscher hinter rotem Stacheldraht [Rocket slaves: German research behind red barbwire] (dalam bahasa Jerman). Stuttgart: Deutsche Verlagsanstalt. ISBN 978-3421066350.
  5. ^ Mick, Christoph (2000). Forschen für Stalin. Deutsche Fachleute in der sowjetischen Rüstungsindustrie 1945-1958 [Research for Stalin. German specialists within the Soviet defense industry] (dalam bahasa Jerman). Munich: Deutsches Museum. hlm. 55–58. ISBN 3-486-29003-7.
  6. ^ Uhl, Matthias (1997). Stalin's V-2. Der Technologietransfer der deutschen Fernlenkwaffentechnik in die UdSSR und der Aufbau der sowjetischen Raketenindustrie 1945 bis 1959 [The technology transfer of German guided long-range missiles to the USSR and the setup of the Soviet rocket industry from 1945 to 1959] (dalam bahasa Jerman) (Edisi licensed by Bernard & Graefe). Bonn: Helios-Verlag. ISBN 978-3-86933-176-8.
  7. ^ Hall, Peter (2011). "Institut Nordhausen" (dalam bahasa Jerman). In the subpage, Gröttrup is named as the head of Institut Nordhausen (1946)
  8. ^ Schmidt, Nadin (2015). Die Deportation der wissenschaftlichen Intelligenz an den Universitäten der SBZ nach 1945 und deren Re-Integration an den Universitäten der Bundesrepublik Deutschland und der Deutschen Demokratischen Republik [The deportation of German intelligence at the universities of the Soviet Occupation Zone after 1945 ...] (dalam bahasa Jerman). Universitas Leipzig (dipublikasikan 2017-03-01). hlm. 59.
  9. ^ Wade, Mark (2019). "R-1 (part of V-2)". Encyclopedia Astronautica.
  10. ^ Wade, Mark (2019). "G-2 (part of Gröttrup)". Encyclopedia Astronautica.
  11. ^ Wade, Mark (2019). "G-4 (part of Gröttrup)". Encyclopedia Astronautica.
  12. ^ Zak, Anatoly, ed. (2012). "Description of the G-4 rocket".
  13. ^ Korolev, Alexander (2019). "Начало ракетных работ на Городомле" [Start of rocket work at Gorodomlya] (dalam bahasa Rusia).
  14. ^ "Development of guided missiles at Bleicherode and Institut". CIA. 22 Januari 1954 [1954-01-22].
  15. ^ Claus Reuter (2000-05-01). The V2 and the German, Russian and American Rocket Program (dalam bahasa Inggris). S.R. Research & Publishing. hlm. 146–148. ISBN 978-1-894-64305-4.
  16. ^ Zak, Anatoly. "German contribution in the Soviet rocketry: Myth and Reality".
  17. ^ a b Maddrell, Paul (Februari 2006). Spying on Science: Western Intelligence in Divided Germany 1945-1961 (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. ISBN 978-0-199-26750-7.
  18. ^ "Organization and Personnel at Branch No. 1, Institute 88, Gorodomlya Island" (PDF). 1953-07-03.
  19. ^ Michael Uhl (2001). Stalins V-2 (dalam bahasa Jerman). Bonn: Bernard & Graefe. ISBN 3-7637-6214-0.
  20. ^ "Development of Guided Missiles at Bleicherode and Institute 88" (PDF). CIA. 1954-01-22.
  21. ^ Helmut Gröttrup's inheritance at Deutsches Museum. Munich, NL 281
  22. ^ Biener, Klaus (December 1997). "Karl Steinbuch – Informatiker der ersten Stunde Hommage zu seinem 80. Geburtstag" (PDF) (dalam bahasa Jerman).
  23. ^ DE application 1574074, Gröttrup, Helmut, "Nachahmungssicherer Identifizierungsschalter", diterbitkan tanggal 1971-11-25 
  24. ^ DE application 1574075, Gröttrup, Helmut, "Identifizierungsschalter mit induktiver Zuordnung", diterbitkan tanggal 1971-11-25 
  25. ^ "Chipkarte Helmut Gröttrup "Identifizierungsschalter"" [Helmut Gröttrup "Identification Switch"] (PDF). German Patent and Trade Mark Office (dalam bahasa Jerman). 2021.
  26. ^ "Chipkarte. Helmut Gröttrup, München 1969" (PDF). DPMA (dalam bahasa Jerman). 2021.
  27. ^ AT patent 287366, Dethloff, Jürgen & Helmut Gröttrup, "Identifizierungsschalter", dikeluarkan tanggal 1971-01-21, diberikan kepada Intelectron Patentverwaltung 
  28. ^ DE patent 1945777, Dethloff, Jürgen & Helmut Gröttrup, "Identifizierungsschalter", diterbitkan tanggal 1979-12-13, dikeluarkan tanggal 1982-04-01, diberikan kepada Jürgen Dethloff 
  29. ^ US patent 3641316, Dethloff, Jürgen & Helmut Gröttrup, "Identification System", dikeluarkan tanggal 1972-02-08 
  30. ^ US patent 3678250, Dethloff, Jürgen & Helmut Gröttrup, "Identification Switch", dikeluarkan tanggal 1972-07-18 
  31. ^ "Espacenet - Original document".
  32. ^ "Espacenet - Bibliographic data".
  33. ^ Böttge, Horst; Mahl, Tobias; Kamp, Michael (2013). Giesecke+Devrient (ed.). From Eurocheque Card to Mobile Security 1968–2012. Battenberg Gietl Verlag. ISBN 978-3866465497.
  34. ^ Böttge, Horst; Mahl, Tobias; Kamp, Michael (2013). Giesecke & Devrient (ed.). From Eurocheque Card to Mobile Security 1968–2012 (dalam bahasa Inggris and Jerman). München: Battenberg Gietl Verlag. ISBN 978-3-86646-549-7.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya