Herbarium

Spesimen herbarium dari berbagai Nepenthes di Museum Nasional Sejarah Alam di Paris, Prancis
Buku herbarium dengan tumbuhan khas Jepang, koleksi Siebold, Leiden, 1825

Herbarium adalah suatu koleksi spesimen tumbuhan yang diawetkan berikut data terkait yang digunakan untuk keperluan penelitian ilmiah.[1] Istilah herbarium dapat juga merujuk pada bangunan atau ruangan di mana spesimen-spesimen tersebut disimpan; atau pada lembaga ilmiah yang tidak hanya menyimpan, tetapi juga menggunakannya untuk penelitian.[2]

Spesimen-spesimen tersebut bisa berupa tumbuhan utuh atau bagian tumbuhan; biasanya tumbuhan ini dalam bentuk kering yang dilekatkan pada selembar kertas, namun tergantung pada bahannya, dapat juga disimpan dalam kotak atau disimpan dalam alkohol atau bahan pengawet lain.[3] Spesimen-spesimen dalam sebuah herbarium sering digunakan sebagai bahan referensi dalam menjelaskan takson tumbuhan, beberapa spesimen mungkin merupakan tipe.

Istilah yang sama sering digunakan dalam mikologi untuk menjelaskan koleksi serupa dari fungi yang diawetkan, atau jika tidak, dikenal sebagai fungarium.[4] Xylarium adalah herbarium yang mengkhususkan diri pada spesimen kayu.[5] Istilah hortorium (seperti pada Hortorium Liberty Hyde Bailey) kadang-kadang telah dipergunakan sebagai sebuah herbarium yang mengkhususkan diri dalam mengawetkan bahan sumber hortikultura.[6]

Indonesia menjadi salah satu negara dengan koleksi herbarium terlengkap di dunia. Sekitar 2 juta koleksi spesimen, meliputi spesimen kering (1,280 juta); spesimen basah (50.000); juga mikrob jamur dan fosil. Spesimen itu tersimpan di Herbarium Bogoriense Museum yang ada di Bogor, Jawa Barat. Herbarium Bogoriense, yang sekarang menjadi Museum Etnobotani ini merupakan salah satu herbarium tertua dan terlengkap di wilayah Asia Tenggara; dan menjadi nomor tiga terbesar di dunia setelah herbarium di Leiden, Belanda dan herbarium di Kew, Inggris.[7][8] Oleh karenanya menjadi acuan para peneliti dari Indonesia dan luar negeri, khususnya untuk flora tropika Indonesia.[9]

Referensi

  1. ^ Edinburgh, Royal Botanic Garden. "Royal Botanic Garden Edinburgh - What is a herbarium". www.rbge.org.uk. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-06. Diakses tanggal 2016-03-25.
  2. ^ Kalema, James (2008-04-08). "The use of herbarium plant databases in identifying areas of biodiversity concentration: the case of family Acanthaceae in Uganda". African Journal of Ecology. 46 (s1): 125–126. doi:10.1111/j.1365-2028.2008.00942.x. ISSN 0141-6707.
  3. ^ "Preparing and Storing Herbarium Specimens" (PDF). Conserve O Gram. National Park Service. November 2009. Diakses tanggal 24 March 2016.
  4. ^ "Fungarium". www.kew.org. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2 February 2016.
  5. ^ "Wood collection (xylarium)". www.kew.org. Royal Botanic Gardens, Kew. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-17. Diakses tanggal 2 February 2016.
  6. ^ "Liberty Hyde Bailey Hortorium". plantbio.cals.cornell.edu. Cornell University College of Agriculture and Life Sciences. Diakses tanggal 2 February 2016.
  7. ^ Negara, Kementerian Sekretariat. "SBY Resmikan Herbarium Bogoriense | Sekretariat Negara". www.setneg.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-24.
  8. ^ Rona. Nusa Media Grafindo. 1989.
  9. ^ BV, DE REE Archiefsystemen. "Herbarium Bogoriensi Museum, Bogor". arsip-indonesia.org. Diakses tanggal 2019-02-21.

Lihat pula

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya