High frame rate

Dalam teknologi gambar bergerak—baik film maupun videohigh frame rate (HFR) merujuk pada frame rate yang lebih tinggi dibandingkan praktik umum sebelumnya.

Frame rate pada kamera film umumnya adalah 24 frame per detik (FPS), dengan beberapa kilatan pada setiap frame saat diproyeksikan untuk mencegah kedipan. Televisi dan video analog menggunakan interlacing, di mana hanya separuh gambar (disebut video field) yang direkam dan diputar sekaligus, namun dengan kecepatan dua kali lipat dibandingkan video progresif dengan lebar pita yang sama. Hal ini menghasilkan pemutaran yang lebih halus, berbeda dengan video progresif yang lebih menyerupai cara kerja seluloid. Frame rate pada sistem televisi dan video analog adalah 50 atau 60 frame per detik. Penggunaan frame rate lebih tinggi dari 24 fps untuk film layar lebar dan lebih tinggi dari 30 fps untuk aplikasi lain kini menjadi tren yang berkembang. Para pembuat film dapat merekam proyek mereka dengan high frame rate agar dapat dikonversi secara merata ke berbagai frame rate yang lebih rendah untuk distribusi.

Sejarah frame rate di bioskop

Dalam sejarah awal bioskop, belum ada standar frame rate yang ditetapkan. Film awal Thomas Edison direkam pada 46 fps, sementara Saudara Lumière menggunakan 16 fps.[1] Hal ini berkaitan dengan penggunaan engkol tangan alih-alih motor, yang menghasilkan frame rate bervariasi karena ketidakseragaman putaran film melalui kamera.[1] Setelah diperkenalkannya perekaman suara sinkron, 24 fps menjadi standar industri untuk pengambilan gambar dan pemutaran film. Angka 24 fps dipilih karena merupakan frame rate minimum yang dapat menghasilkan kualitas suara yang memadai. Hal ini dilakukan karena biaya film cukup mahal, sehingga penggunaan frame rate serendah mungkin akan menghemat penggunaan gulungan film.[2]

Referensi

  1. ^ a b Brownlow, Kevin (1980). "Silent Films: What Was the Right Speed?". Sight and Sound. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Juli 2011. Diakses tanggal 2013-11-04.
  2. ^ "The history of frame rates; why speeds vary | Vanilla Video". vanillavideo.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-04-19.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya