Hiroaki Fushimi
| Hiroaki Fushimi | |
|---|---|
Infancy (1930s) | |
| Prince Fushimi | |
| Berkuasa | 16 August 1946 – 14 October 1947 |
| Pendahulu | Hiroyasu Fushimi |
| Head of Fushimi-no-miya | |
| Berkuasa | 16 August 1946 – present |
| Lahir | 26 Januari 1932 Kōjimachi, Tokyo, Japan |
| Ayah | Hiroyoshi Fushimi |
| Ibu | Tokiko Ichijō |
| Pasangan | Tokiko Yoshikawa |
| Keturunan | Masako Fushimi Nobuko Fushimi Akiko Fushimi |
Hiroaki Fushimi (伏見宮 博明王, Fushimi-no-miya Hiroaki-ō, lahir 26 Januari 1932) adalah seorang mantan pangeran Jepang. Ia merupakan anak tunggal dari Pangeran Fushimi Hiroyoshi dan kepala keluarga ke-24 dari Fushimi-no-miya shinnōke (salah satu dari empat keluarga cabang Wangsa Kekaisaran Jepang). Ia diturunkan menjadi rakyat jelata setelah Jepang dibawah pendudukan Amerika Serikat mengesahkan Hukum Rumah Tangga Kekaisaran 1947. Jika tidak diubah, ia akan menjadi ahli waris keempat dibelakang Masahito, Pangeran Hitachi per 2019.
Kehidupan
Terkait suksesi takhta Jepang, Hiroaki Fushimi merupakan kerabat jauh—tepatnya sepupu derajat ke-16 yang terpisah tiga generasi—dari Kaisar Naruhito. Leluhur bersama terdekat mereka dari garis keturunan ayah adalah Pangeran Fushimi Sadafusa (1372–1456); ia adalah ayah dari leluhur Naruhito, Kaisar Go-Hanazono (1428–1464), serta ayah dari leluhur Hiroaki, Pangeran Fushimi Sadatsune (1426–1474). Meskipun hubungan kekerabatannya sangat jauh, Hiroaki adalah kerabat laki-laki terdekat dari garis keturunan laki-laki bagi Keluarga Kekaisaran saat ini. Oleh karena itu, namanya sempat muncul dalam perdebatan mengenai suksesi Jepang sebagai calon penerus takhta seandainya kelima anggota laki-laki Keluarga Kekaisaran meninggal dunia tanpa memiliki pewaris. Dalam hubungan yang lebih dekat, Hiroaki juga merupakan sepupu derajat ketiga yang terpisah satu generasi dari Kaisar saat ini; keduanya sama-sama keturunan Pangeran Fushimi Kuniie, yang merupakan kakek buyut Naruhito (dari pihak neneknya, Permaisuri Kojun) sekaligus kakek buyut dari pihak ayah Hiroaki.
Ia lahir di Tokyo dan menempuh pendidikan di Gakushuin Peers School. Ayahnya, Pangeran Fushimi Hiroyoshi (1897–1938), adalah seorang komandan di Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang gugur tak lama setelah tahap awal Perang Tiongkok-Jepang Kedua pada tahun 1937. Dengan demikian, Pangeran Hiroaki menjadi kepala keluarga Fushimi-no-miya yang ke-24 setelah wafatnya sang kakek, Pangeran Fushimi Hiroyasu, pada tanggal 16 Agustus 1946.
Ia menyandang gelar Yang Mulia Pangeran Kekaisaran. Namun, seiring dengan penghapusan cabang-cabang keluarga kekaisaran oleh otoritas pendudukan Amerika Serikat setelah berakhirnya Perang Pasifik, status Pangeran Fushimi berubah menjadi rakyat biasa dengan nama Hiroaki Fushimi pada tanggal 14 Oktober 1947. Ia kemudian pergi ke Amerika Serikat dan berkuliah di Centre College, Kentucky (di mana salah satu teman sekelasnya adalah mantan putra mahkota Korea, Pangeran Ku[1]). Ia kembali ke Jepang untuk meniti karier di perusahaan Mobil Oil (sekarang ENEOS).
Almarhumah istrinya, yang bernama asli Tokiko Yoshikawa, adalah putri dari presiden Yoshikawa Optical Instruments. Pasangan ini memiliki tiga orang putri: Akiko (lahir tahun 1959), Nobuko (lahir tahun 1961), dan Masako (lahir tahun 1964).
Debat suksesi kekaisaran Jepang
Saat debat suksesi kekaisaran Jepang beserta beberapa proposal dari Partai Demokrat Liberal Jepang dan partai monarkis lainnya untuk melakukan amandemen terhadap Hukum Rumah Tangga Kekaisaran 1947 dengan menetapkan kembali garis keturunan laki-laki keluarga cabang Wangsa Kekaisaran Jepang dengan jalur adopsi, Fushimi berkata dalam sebuah wawancara di Asahi Shimbun bahwa ia akan menuruti titah Kaisar jika kaisar meminta dan rakyat Jepang menyetujuinya. Namun karena ia tidak ada anak laki-laki tersendiri, sangat tidak mungkin bahwa garis keturunan Fushimi-no-miya akan melakukan pengangkatan anak laki-laki.[2][3][4]
Referensi
- ^ "Two Oriental Princes Enroll at Centre College". The Courier-Journal. 25 May 1950. hlm. 23. Diakses tanggal 2024-06-06.
- ^ 北野隆一 (2022-06-28). "旧皇族の伏見博明さん 「陛下から復帰しろと言われれば……」". 朝日新聞. Diakses tanggal 2026-03-06.
- ^ "旧宮家養子案、自公維国が賛成 衆院法制局「合憲違憲両論」". 時事通信. 2025-03-10. Diakses tanggal 2026-03-06.
- ^ 島田裕巳 (2026-03-05). "高市首相の「男系男子に限定」はかなり厳しい…「旧宮家養子案」ではなく「愛子天皇」を真剣に考えるべき理由". PRESIDENT Online(プレジデントオンライン). 株式会社プレジデント社. hlm. 1. Diakses tanggal 2026-03-06.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.