Ibuisme negara

Ibuisme negara adalah suatu paham yang menempatkan kaum perempuan sebagai pekerja domestik tanpa dibayar demi mendukung kapitalisme negara. Paham ini merupakan kontruksi sosial yang feodalistik dan paternalistik yang diciptakan selama pemerintahan Orde Baru di Indonesia. Negara dianggap dapat mengontrol masyarakat selama dapat mengontrol perempuan. Kontrol atas kaum perempuan dilakukan dengan upaya mendefinisikan peran ideal perempuan sebagai ibu dan istri. Teori ini diperkenalkan oleh Julia Suryakusuma.[1][2][3][4]

Contoh kasus

Dharma Wanita adalah contoh bagaimana ibuisme negara dikonstruksikan secara hierarkis. Perempuan dalam kelembagaan Dharma Wanita bergantung pada posisi suami mereka dalam pemerintahan, bukan prestasi perempuan itu sendiri. Pada zaman Orde Baru, Panca Darma Wanita juga dianggap menekan perempuan dengan pokok-pokok yang menggambarkan perempuan ideal. Kendatipun Orde Baru telah berlalu, konstruksi sosial ala Orde Baru terhadap kaum perempuan masih tetap berlanjut. Hal itu disebabkan karena ideologi dan budaya masih tertanam dalam benak masyarakat Indonesia.[1]

Lihat juga

Rujukan

  1. ^ a b "Julia Suryakusuma: Ibuisme Negara adalah Perkawinan antara Feodalisme dan Kapitalisme". Jurnal Perempuan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-13.
  2. ^ Merayakan kebebasan beragama: bunga rampai menyambut 70 tahun Djohan Effendi. Penerbit Buku Kompas. 2009. ISBN 978-602-95566-0-5.
  3. ^ Heryanto, Ariel (2004). Menggugat otoriterisme di Asia Tenggara: perbandingan dan pertautan antara Indonesia dan Malaysia. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 978-979-9100-19-1.
  4. ^ "Ibuisme Negara dan Langgengnya Dosa Orde Baru". www.qureta.com. Diakses tanggal 2020-05-13.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya