Insiden CrowdStrike 2024

Insiden CrowdStrike 2024 adalah sebuah peristiwa sejumlah pengguna sistem operasi Microsoft Windows di beberapa dunia mengalami Layar Biru Maut yang terjadi sejak 19 Juli 2024. Akibatnya terjadi gangguan pada sistem penerbangan dan sistem perbankan di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Australia hingga ke Indonesia. Maskapai United Airlines, Delta Airlines, dan American Airlines yang semuanya berkantor pusat di Amerika Serikat telah mengeluarkan "penghentian sementara global" pada semua penerbangan mereka.
Maskapai Virgin Australia dan Jetstar juga harus menunda atau membatalkan penerbangan, serta Supermarket dan perusahaan media penyiaraan di Australia harus lumpuh. Bandara Changi di Singapura juga terdampak, sehingga para petugas melakukan proses check-in secara manual. Menurut laporan dari sejumlah pengguna Microsoft Windows, gangguan terjadi setelah pengguna OS Windows melakukan update sistem keamanan CrowdStrike ke versi terbaru. CEO CrowdStrike George Kurtz menjelaskan gangguan massal tersebut akibat dari cacat yang ditemukan dalam pembaruan konten tunggal pada pemindai kelemahan Falcon Sensor untuk mesin berbasis Windows.[1]
Perbaikan
Solusi yang direkomendasikan oleh CrowdStrike adalah dengan melakukan boot pada mode aman (safe mode) atau mode perbaikan Windows (Windows Recovery Mode) dan menghapus berkas Channel File 291 secara manual.[2] Ini membutuhkan akses administrator lokal dan jika perangkat terenkripsi dengan Bitlocker Drive Encryption juga membutuhkan kunci pemulihan.[3] Microsoft melaporkan bahwa sejumlah pengguna dapat melakukan boot ulang sebanyak kurang lebih 15 kali untuk memulihkan masalah ini.[4]
Referensi
- ^ "Apa itu CrowdStrike yang Bikin OS Microsoft Windows di Hampir Seluruh Dunia Blue Screen". VIVA.co.id.
- ^ "KB5042421: CrowdStrike issue impacting Windows endpoints causing an 0x50 or 0x7E error message on a blue screen - Microsoft Support". support.microsoft.com. Diakses tanggal 2024-07-20.
- ^ Warren, Tom (2024-07-19). "Here's how IT admins are fixing the Windows Blue Screen of Death chaos". The Verge (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-07-20.
- ^ Warren, Tom (2024-07-19). "Microsoft on CrowdStrike outage: have you tried turning it off and on? (15 times)". The Verge (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-07-20.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.