Item leksikal
Dalam leksikografi, butir leksikal atau unit leksikal adalah satu kata, bagian dari kata, atau rantai kata yang membentuk unsur dasar leksikon bahasa (kosakata). Contohnya adalah kucing, lampu lalu lintas, mengurus, dan hujan lebat.
Butir leksikal secara umum dapat dipahami untuk menyampaikan satu makna, Makna tersebut merupakan makna unsur-unsur bahasa sebagai lambang benda, peristiwa dan lain-lain. Makna leksikal ini dipunyai unsur-unsur bahasa lepas dari penggunaannya atau konteksnya.[1] Makna leksikal disebut juga makna yang terdapat dalam kamus. Makna leksikal ialah makna lambang kebahasaan yang bersifat dasar. Makna jenis ini merujuk pada arti sebenarnya dari suatu bentuk kebahasaan, yang dapat berdiri sendiri tanpa melihat konteks.[2]
Prosedur pemaknaan atau komponen makna leksikal adalah sebagai berikut:[2]
- Penamaan atau penyebutan: menggunakan lambang yang berwujud satu kata berdasrkan pengalaman dan pengetahuan seseorang.
- Parafrasa: menganalisis komponen makna lebih terperinci dengan melihat deskripsinya.
- Mendefinisikan: pengembangan dari parafrasa untuk menjelaskan makna agar lebih rinci.
- Mengklasifikasikan: menghubungkan dengan kelas kata. Kelas tersebut dapat berupa cirinya.
Butir leksikal juga diistilahkan sebagai leksem, yang merupakan istilah yang lazim digunakan dalam studi semantik untuk menyebut satuan-bahasa bermakna atau butir leksikal.[3]
Jenis-jenis butir leksikal
Jenis butir leksikal yang umum meliputi:[4]
- Kata, mis. kucing, pohon
- Frasa kata kerja, mis. pergi sekolah, jalan sore
- Kolokasi, mis. lari cepat, lari laun, sakit hati
- Ungkapan, mis. panjang tangan, banting tulang
Referensi
- ^ Sunyoto, M (22 November 2013). Ratomo, Unggul Tri (ed.). "Makna leksikal partikel". ANTARA News. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.
- ^ a b Saptoyo, Rosy Dewi Arianti (23 Desember 2020). Nailufar, Nibras Nada (ed.). "Jenis Makna Kata dan Contohnya". Kompas.com. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.
- ^ Maslakhah, Siti (2005). "MEDAN LEKSIKAL MENGAMBIL BARANG MILIK ORANG LAIN SECARA TIDAK SAH DALAM BAHASA INDONESIA". LITERA (dalam bahasa Inggris). 4 (2). doi:10.21831/ltr.v4i2.6795. ISSN 2460-8319.
- ^ Lewis, Michael (November 1997). "Implementing the Lexical Approach: Putting Theory into Practice". The Electronic Journal for English as a Second Language. Diakses tanggal 22 Oktober 2022.
Pranala luar
Media terkait Lexical items di Wikimedia Commons
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.