John Perkins

John Perkins
Lahir28 Januari 1945 (umur 81)
Hanover, New Hampshire, A.S.
AlmamaterBoston University
Karya terkenalConfessions of an Economic Hit Man (2004)
Anak1

John Perkins (lahir 28 Januari 1945) adalah seorang penulis, pebisnis dan aktivis asal Amerika Serikat. Perkins dikenal lewat buku best-seller yang berjudul Confessions of an Economic Hit Man rilis pada tahun 2004, tentang pengungkapan sindikat kolonialisasi ekonomi Amerika yang mengarah pada kebangkrutan negara-negara Dunia Ketiga lewat “perangkap pinjaman hutang luar negeri” melibatkan perusahaan-perusahaan elit (korporatokrasi), para banker dari institusi keuangan internasional (World Bank) dan pemerintah federal Amerika Serikat (CIA dan NSA). Buku ini mendapat respons kontrovesial berupa kritik dari sejumlah pihak dan apresiasi luas dari publik untuk membongkar kebobrokan sistem pemerintahan Amerika yang meruntuhkan reputasi negara dimata dunia akibat praktek kolonialisasi ekonomi secara global. Confessions of an Economic Hit Man memuncaki daftar buku terlaris New York Times selama 70 pekan. Perkins juga aktif dalam penelusuran kebudayaan lokal di wilayah terpencil di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Latar belakang

Perkins lahir di New Hampshire pada tahun 1945. Setelah ia lulus dari Tilton School di tahun 1963, Perkins sempat menempuh kuliah selama dua tahun di Middlebury College sebelum mengundurkan diri dari kampus. Kemudian ia mendapat gelar sarjana di bidang Bisnis Administrasi di Universitas Boston pada tahun 1968.[1]

Karier

Seusai lulus kuliah, Perkins bergabung dengan lembaga Peace Corps sebagai sukarelawan di negara Ekuador dalam kurun waktu dua tahun. Perkins meneruskan karier di perusahaan firma konsultan strategis Chas. T. Main yang berlokasi di Boston, dimana ia direkrut oleh National Security Agency (NSA) melalui pertemuan dengan seorang pebisnis wanita bernama Claudine Martin. Perkins dibujuk dan dilatih menjadi seorang 'penjagal ekonomi' ("economic hitman") yang akan dikirim ke sejumlah negara berkembang untuk misi khusus sebagai makelar antara CEO perusahaan elit, lembaga finansial internasional dan pejabat negara melalui cara-cara manipulatif agar mencapai kesepakatan besar di negara yang dituju.

Ketika menjabat chief economist di perusahaan firma Chas. T. Main, Perkins memiliki koneksi langsung dengan petinggi World Bank, PBB, IMF, Departemen Keuangan Amerika, dan perusahaan kelas Fortune 500. Dia menjalankan berbagai misi sebagai economic hitman di Amerika Selatan, Asia (termasuk Indonesia) dan Arab Saudi. Dia bertugas menjadi perantara antara petinggi korporasi dan kepala negara dengan lobi manipulatif agar negara yang dituju bersedia menerima sejumlah besar uang hibah atau pinjaman dengan dalih investasi dan pembangunan infrastruktur, lalu seiring waktu bangsa tersebut tersandera dengan beban hutang yang masif sehingga kedepannya akan tunduk secara ekonomi maupun pengaruh politik oleh kebijakan Washington.

Pada dekade 1980-an, Perkins memutuskan berhenti dari karier economic hitman di firma Chas. T. Main untuk mendirikan bisnis di sektor energi.

Economic hitman di Indonesia

Perkins memiliki pengalaman sebagai seorang economic hitman untuk meloloskan deal pembangunan sarana kelistrikan di Pulau Jawa pada dekade 1960-an. Selama projek ini, Ia menyadari bahwa Amerika sedang menerapkan sistem korporatokrasi dimana pebisnis dan kapitalis Amerika akan memanipulasi modal pinjaman kepada negara-negara berkembang seolah membantu proses pembangunan sarana publik meski dibalik itu ada tujuan licik menguasai sumber daya alam dan menyandera negara-negara yang berhutang di bidang ekonomi dan politik. Di bukunya Confessions of an Economic Hit Man Perkins juga terkesan dengan sebuah aksi seorang dalang pada atraksi wayang kulit dan analisa sejumlah masyarakat Indonesia yang menilai Amerika Serikat terobsesi menjadi "Imperium Dunia."

Buku

Pada tahun 2004, Perkins merilis karya fenomenal Confessions of an Economic Hitman setelah berulang kali berusaha disuap dan dibujuk sejumlah pihak agar mengurungkan niatnya membongkar jaringan korporatokrasi Amerika untuk menjajah negara lain, bukan lewat pendudukan 'perang militer', melainkan 'perang ekonomi' untuk menguasai dunia.

Perkins pernah terdiagnosis diverticulosis oleh dokter pada tahun 2005, yang disinyalir terkait dengan usaha aksi peracunan oleh NSA dan CIA.[2]

Referensi

  1. ^ Perkins, John (2004) Confessions of an Economic Hit Man, Berrett-Koehler
  2. ^ Perkins, John (2016). The new confessions of an economic hit man (2nd ed.). Oakland, CA.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya