Karel Murafer

Karel Murafer,
Bupati Maybrat ke-2 dan ke-4
Mulai menjabat
20 Februari 2025 
PresidenPrabowo Subianto
GubernurElisa Kambu
WakilFerdinando Solossa
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Masa jabatan
8 Januari 2015 – 21 November 2016
PresidenJoko Widodo
GubernurAbraham Atururi
WakilYusak Eddy Hosio
Sebelum
Pengganti
Bernard Sagrim
Sebelum
Wakil Bupati Maybrat Ke-1
Masa jabatan
21 November 2011 – 8 Januari 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurAbraham Atururi
Sebelum
Pendahulu
jabatan baru
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Karel Murafer

(1965-10-31)31 Oktober 1965
Sorong, Irian Barat
Partai politik  Demokrat
Suami/istriAntoneta Asmuruf
Farlien F. Mainake
Anak6
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada (2013)
Unsrat (1990)
PekerjaanPegawai Negeri Sipil
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Karel Murafer (lahir 21 Oktober 1965) adalah seorang birokrat dan politikus Partai Demokrat yang menjabat sebagai Bupati Maybrat masa jabatan 2015–2016[1] dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Maybrat masa jabatan 2011–2015.

Sebelum menjadi wakil bupati, Karel merupakan pegawai negeri sipil di Sekretariat Daerah Kabupaten Maybrat dengan jabatan terakhir sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum.[3]

Keluarga

Karel merupakan putra dari Ishak Murafer dan Paulina Kocu. Ia menikah dengan Antoneta Asmuruf yang kemudian meninggal dunia. Ia kembali menikah dengan Farlien F. Mainake. Karel dikaruniai enam orang anak, yaitu Selviana Asatila Murafer, Stiven M.L. Murafer, Abraham O. Murafer, Like Deviana Murafer, Dandy Decky Murafer, dan Theo Mathius Kalami.[3]

Riwayah pendidikan

Riwayat pekerjaan

Karier politik

Karel mencalonkan diri sebagai Bupati Maybrat dalam Pilbup Maybrat 2011 mendampingi Bernard Sagrim. Pasangan Bernard Sagrim-Karel Murafer kemudian mendapatkan nomor urut 2. Sagrim-Karel berhasil mengungguli tiga pasangan calon lainnya setelah meraih 7.977 suara sah (40,51%). Karel kemudian dilantik oleh Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus Atururi, pada 21 November 2011 sebagai Wakil Bupati Maybrat. Ia mencetak sejarah sebagai orang yang pertama kali menduduki posisi tersebut. Dua tahun sebelum masa jabatannya habis, Bernard Sagrim yang didampinginya kemudian tersandung kasus korupsi hingga divonis 15 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Sorong.[4]
Selama kurang lebih satu tahun, Karel menjadi Penjabat Bupati Maybrat menggantikan Bernard Sagrim. Karel kemudian dilantik menggantikan Bernard Sagrim hingga masa jabatannya habis pada 21 November 2016.

Pilbup Maybrat 2017

Karel kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Maybrat dalam Pilbup Maybrat 2017. Ia berhadapan dengan Bernard Sagrim yang kembali mencalonkan diri sebagai bupati setelah selesai menjalani masa hukuman. Karel berpasangan dengan Yance Way, seorang birokrat di Pemerintah Kabupaten Maybrat yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran. Pasangan Karel-Yance (KARYA) diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Hanura yang memiliki total 7 kursi di DPRD Kabupaten Maybrat[5] Partai Golkar yang menjadi perahu politik Karel sebelumnya lebih memilih untuk mengusung Bernard Sagrim. Hal itu dapat dipahami karena Bernard Sagrim tetap menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maybrat walaupun berstatus sebagai narapidana kasus korupsi.
Hasil rekapitulasi suara oleh KPU Kabupaten Maybrat menunjukkan kekalahan tipis pasangan Karel-Yance yang meraih 14.364 suara sah (49,84%). Karel-Yance kemudian menggugat Keputusan KPU tersebut ke Mahkamah Konstitusi hingga mengharuskan KPU Kabupaten Maybrat melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di satu tempat pemungutan suara (TPS). Hasil akhir yang dibacakan oleh Mahkamah Konstitusi pada 8 Juni 2017 menunjukkan kenaikan jumlah suara untuk Karel-Yance. Namun setelah ditotalkan, jumlah keseluruhan suara Sagrim-Kocu masih lebih banyak dibanding suara yang diperoleh Karel-Yance. Oleh karena itu, dalam merupakan putusannya Mahkamah Konstitusi justru memperkuat kemenangan Bernard Sagrim dan Paskalis Kocu.[6] Putusan tersebut sempat memicu kerusuhan di Kabupaten Maybrat karena pendukung Karel-Yance masih belum menerima hasil tersebut. Hal tersebut memaksa pihak kepolisian menerjunkan lebih banyak personelnya bahkan harus dibantu oleh pihak TNI hingga kondisi kembali aman.[7]

Pilbup Maybrat 2024

Pada Pilbup Maybrat 2024, ia kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Maybrat masa jabatan 2025–2030 dengan menggandeng Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Maybrat masa jabatan 2019–2024, Ferdinando Solossa. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 18.680 suara atau 49,4% dari total suara sah.[8]

Galeri

Referensi

  1. ^ "Resmi Jabat Bupati Maybrat, Karel Bungkam Soal Nama Pendampingnya". indoplaces.com. 11-01-2015. Diakses tanggal 25-04-2026.
  2. ^ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  3. ^ a b "Paslon Karel Murafer, SH., MA - Yance Way, SE., MM". Portal Pilkada 2017 KPU RI. Diakses tanggal 25-03-2021.
  4. ^ "Bernard Sagrim Terima Vonis Pengadilan Tipikor". 4 November 2014. Diakses tanggal 1 April 2019. [pranala nonaktif permanen]
  5. ^ "Paslon Karel Murafer, SH., MA - Yance Way, SE., MM". Portal Pilkada 2017 KPU RI. Diakses tanggal 24-03-2021.
  6. ^ Anjarsari, Lulu (09-06-2017). "MK Tetapkan Hasil Akhir PSU Kabupaten Maybrat". mkri.go.id. Diakses tanggal 24-03-2021.
  7. ^ "Pendukung Pilkada Maybrat Kisruh, Polda Tambah Kekuatan". papuakini.com. 02-02-2017. Diakses tanggal 24-03-2021.
  8. ^ "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Maybrat Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Maybrat Tahun 2024" (PDF). KPU Maybrat. 2025-02-06. Diakses tanggal 2026-04-25.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Bernard Sagrim
Bupati Maybrat
2015—2016
(Penjabat: 2014-2015)
Diteruskan oleh:
Bernard Sagrim
Didahului oleh:
jabatan baru
Wakil Bupati Maybrat
2011—2015
Diteruskan oleh:
Yusak Eddy Hosio

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya