Karimun Besar

Karimun Besar
Karimun
Lokasi Pulau Karimun Besar di Kepulauan Riau
Geografi
LokasiIndonesia
Koordinat1°06′N 103°37′E / 1.100°N 103.617°E / 1.100; 103.617
KepulauanKepulauan Riau
Pemerintahan
NegaraIndonesia
ProvinsiKepulauan Riau
Lembaga Non StrukturalBadan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun
KabupatenKarimun
Kota terbesarTanjung Balai Karimun
Kependudukan
Kelompok etnikSuku Melayu
Info lainnya
Zona waktu
Peta

Sejarah

Pulau Karimun besar dahulu berada di bawah kekuasaan kerajaan Sriwijaya hingga keruntuhannya pada abad ke-13, dan pada masa itu pengaruh ajaran Hindu dan Buddha mulai masuk ke Pulau Karimun besar. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti yang berada di Pasir Panjang. Pada masa itu diseb utkan Karimun sering dilalui oleh kapal-kapal dagang karena letaknya yang strategis di Selat Malaka, hingga pengaruh Kerajaan Malaka mulai masuk pada tahun 1414.

Pada Tahun 1511 Malaka jatuh ke tangan Portugis, sejak saat itu banyak rakyat Malaka yang tinggal berpencar di pulau-pulau yang berada di Kepulauan Riau termasuk di Pulau Karimun besar, Pulau Kundur, Pulau Buru dan sekitarnya. Sejak kejatuhan Malaka dan digantikan perannya oleh Kerajaan Johor, Karimun besar dijadikan basis kekuatan angkatan laut untuk menentang Portugis sejak masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah I (1518-1521) hingga Sultan Ala Jala Abdul Jalil Ri'ayat Syah (1559-1591).

Dulu, Pulau Karimun Besar menjadi tujuan para pedagang asing. Sekitar 1615 agen Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) memeriksa pantai barat laut pulau untuk kemungkinan pembangunan benteng. Benteng yang diusulkan, bagaimanapun, tidak pernah dibangun. Dua abad kemudian, Kolonel William Farquhar melakukan survei ke pulau itu setelah mendapat izin dari Raja Muda Johor-Riau, Raja Ja'afar. Meskipun Pulau Karimun besar dianggap memiliki nilai strategis yang nyata pada pertemuan antara Singapura dan Selat Melaka, ternyata Karimun besar memiliki sumber air bersih yang tidak mencukupi untuk menopang pos perdagangan dan pemukiman Inggris.

Geografi

Kota utama pulau itu adalah Tanjung Balai Karimun . Seperti tahun 2011, Kabupaten Karimun memiliki populasi 272.985 dengan mayoritas masyarakat yang tinggal di Pulau Karimun besar. Pemandangan alam yang terkenal di pulau ini adalah Gunung Jantan, Pantai Pelawan dan Pongkar, dan Air Terjun Pongkar.

Lihat Juga

Referensi

1.https://karimunkab.go.id/2016/04/14/sejarah-karimun/ 2.https://20.detik.com/tapal-batas/20191122-191122070/karimun-besar-pulau-di-perbatasan-yang-gemerlap[1]

Pranala luar

  1. ^ Gunawan, Candra (12 September 2025). "Luas FTZ Karimun baru mencakup 60 persen Pulau Karimun Besar". Go Kepri. Diakses tanggal 16 November 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya