Katedral Fuzhou
| Katedral Fuzhou | |
|---|---|
| Katedral Santo Dominikus, Fuzhou Fanchuanpu | |
| Fanchuanpu Tianzhutang | |
Hanzi: 福州泛船浦圣多明我主教座堂 | |
Katedral Fuzhou | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Fuzhou |
| Negara | Tiongkok |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Jumlah anggota/umat | 16000 |
| Sejarah | |
| Didirikan | 1864 |
| Arsitektur | |
| Status | Katedral |
| Status fungsional | Aktif |
| Penetapan warisan | Peninggalan budaya utama Provinsi Fujian |
| Ditetapkan | 1996 |
| Gaya | Gotik, Neo-Romanesque, Neo-klasik, Tiongkok |
| Peletakan batu pertama | 1932 |
| Selesai | September 1933 |
| Spesifikasi | |
| Kapasitas | 3000 |
| Panjang | 60,2 Meters |
| Lebar | 19,52 Meters |
| Jumlah lantai | 2 |
| Area lantai | 1371,4 Square Meters |
| Jumlah menara | 2 |
| Tinggi menara | 36 Meter |
| Jumlah puncak menara | 1 |
| Administrasi | |
| Keuskupan Agung | Keuskupan Agung Fuzhou |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Yang Mulia Mgr. Peter Lin Jia-shan |
Katedral Fuzhou atau yang bernama resmi Katedral Santo Dominikus (Hanzi: 福州圣多明我主教座堂), yang secara lokal dikenal sebagai Fanchuanpu Tianzhutang adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di tepi Sungai Min, Fuzhou, Fujian, Tiongkok. Katedral ini merupakan pusat kedudukan dan takhta dari Keuskupan Agung Metropolitan Fuzhou.
Sejarah
Gereja ini pertama kali didirikan pada tahun ketiga Tongzhi di Dinasti Qing (1864) oleh Dominikan Spanyol. Pada tahun 1911, gereja ini didirikan sebagai Gereja Katedral dari Keuskupan Agung Fuzhou. Pada tahun ke-21 Republik Tiongkok (1932) bangunan lama dibongkar dan katedral yang sekarang dibangun di atas lahan seluas 1.371,4 meter persegi yang dapat menampung 3.000 orang. Gereja tersebut dikenal sebagai "Gereja Termegah di Selatan Yangtze", dan masih menjadi gereja Katolik terbesar di Fujian hingga saat ini. Dikatakan bahwa suara lonceng yang berbunyi dapat terdengar dari jarak lebih dari sepuluh mil jauhnya.
Sebelum tahun 1949, dari sekitar 10.000 umat Katolik di Fuzhou, sekitar setengahnya adalah anggota katedral (5.153 orang).
Selama Revolusi Kebudayaan, gereja diserang oleh Pengawal Merah pada tahun 1966, yang kemudian memindahkan salib dari puncak menara di atas menara katedral. Katedral ditutup dan digunakan untuk tujuan lain. Dibuka kembali pada tahun 1985. Pada tahun 1994, Katedral Santo Dominikus adalah pusat peribadahan sekitar 16.000 umat Katolik dan masih berfungsi sebagai tempat peribadatan bagi separuh populasi Katolik di Fuzhou.[1]
Lihat juga
Referensi
- ^ Chen, Celine (2008-10-07). "Century-Old Cathedral House Rotated Through 90 Degrees". China.org.cn. Diakses tanggal 2022-12-05.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.

