Kenji Tanigaki

Kenji Tanigaki
Tanigaki pada September 2025
Nama asal谷垣健治
Lahir13 Oktober 1970 (umur 55)
Prefektur Nara, Jepang
AlmamaterUniversitas Kwansei Gakuin
Pekerjaan
  • Koreografer laga
  • pemeran pengganti laga
  • sutradara film
Tahun aktif1994–sekarang
Kenji Tanigaki
Nama Jepang
Kanji: 谷垣 健治
Hiragana: たにがき けんじ
Katakana: タニガキ ケンジ
IMDB: nm0849459 Allocine: 535861 Allmovie: p450742
X: KenjiTanigaki Modifica els identificadors a Wikidata

Kenji Tanigaki (谷垣 健治, Tanigaki Kenji, lahir 13 Oktober 1970) adalah seorang koreografer laga, pemeran pengganti laga, dan sutradara film asal Jepang. Ia dikenal terutama melalui karyanya dalam sinematografi laga Hong Kong, serta mengembangkan kariernya di film Jepang dan Hollywood.

Terinspirasi oleh film laga Jackie Chan, Tanigaki pindah ke Hong Kong pada 1993 dan memulai kariernya sebagai koreografer laga dengan bekerja sama dengan Donnie Yen dalam serial drama bela diri ATV Fist of Fury (1995). Sejak itu, Tanigaki terlibat dalam berbagai film laga Hong Kong, bertugas sebagai koordinator laga dalam SPL: Sha Po Lang (2005), Flash Point (2007), Bodyguards and Assassins (2009), Raging Fire (2021), dan Twilight of the Warriors: Walled In (2024), serta sebagai sutradara laga dalam See You Tomorrow (2016), Hidden Man (2018), dan Sakra (2023). Tanigaki meraih Penghargaan Kuda Emas untuk Hidden Man dan dua Penghargaan Film Hong Kong untuk Raging Fire dan Twilight of the Warriors: Walled In.

Selain karyanya di Hong Kong, Tanigaki juga mengembangkan karier di Jepang dan Amerika Serikat. Ia terlibat dalam film Amerika Blade II (2002), film Jepang Always: Sunset on Third Street (2005), dan Kamui Gaiden (2009). Ia meraih pengakuan internasional berkat karyanya sebagai sutradara laga dalam Rurouni Kenshin (2012), serta sekuelnya Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno, Rurouni Kenshin: The Legend Ends (keduanya 2014), dan Rurouni Kenshin: The Final (2021). Kredit internasional Tanigaki sebagai sutradara laga juga mencakup film Jepang Shinjuku Swan II (2017) dan film Amerika Snake Eyes: G.I. Joe Origins (2021).

Kehidupan awal dan pendidikan

Tanigaki lahir pada 13 Oktober 1970 di Prefektur Nara, Jepang.[1] Ia pernah mengalami kejang pada masa kecil dan memiliki kondisi fisik yang lemah, tetapi Tanigaki menganggap masa kecilnya yang dihabiskan bermain di alam bebas membantu membentuk fisik yang kuat secara alami.[1] Saat duduk di sekolah dasar, ia menonton film laga Hong Kong Snake in the Eagle's Shadow dan Project A yang dibintangi Jackie Chan, dan mulai menyukai aksi laga Chan serta Kungfu Tiongkok.[2][3] Ia bergabung dengan sekolah pelatihan shorinji kempo dan mulai berlatih seni bela diri saat SMA, bahkan berhasil menjuarai turnamen tingkat prefektur.[2][3] Pada tahun ketiga SMA, ia melakukan perjalanan kelulusan ke Hong Kong,[2] dan mengunjungi perusahaan produksi film Jackie Chan untuk menyaksikan pembuatan film laga Miracles. Pengalaman ini memicu minatnya untuk bergabung dalam industri film laga.[1][4] Pada 1995, ATV memulai produksi serial bela diri Fist of Fury. Karena jumlah pemeran pengganti laga yang dibutuhkan sangat banyak, Donnie Yen, aktor utama serial tersebut, berusaha merekrut setiap pemeran pengganti yang tersedia di Hong Kong dan mengajak Tanigaki bergabung, sehingga keduanya saling mengenal di lokasi syuting.[2] Sejak saat itu, Tanigaki menjadi anggota tetap Donnie Yen Stunt Team [zh] dan tampil dalam sejumlah film yang dibintangi Yen.[2][4] Tanigaki berpartisipasi dalam film laga tahun 1996 Once Upon a Time in Triad Society, sebuah spin-off dari seri film Young and Dangerous.[5] Ia juga bergabung dengan perusahaan produksi baru yang didirikan Yen pada tahun yang sama, bertugas sebagai koordinator laga untuk film laga Legend of the Wolf dan Ballistic Kiss, keduanya disutradarai dan dibintangi Yen.[6]

Pada 1997, ia menerima undangan dari seorang sutradara laga untuk bekerja sebagai koordinator laga dalam film fiksi ilmiah Amerika The Matrix di Los Angeles.[1] Namun, karena cedera yang dialami aktor utama Keanu Reeves dan penjadwalan ulang pengambilan gambar, baik sutradara laga maupun Tanigaki harus mengundurkan diri dari proyek tersebut sebelum Yuen Woo-ping menggantikan.[1] Pada 1998, Yen menyarankan Tanigaki untuk kembali ke Jepang dan meniti karier paralel di perfilman Hong Kong dan Jepang karena terbatasnya peluang bagi orang asing di Hong Kong.[6] Tanigaki mengikuti saran tersebut dan menjadi koordinator dalam film romansa hasil kerja sama Hong Kong-Jepang Moonlight Express.[6][1] Pada 1999, RTL Television di Jerman memproduksi serial laga The Puma, dengan Yen sebagai sutradara laga dan Tanigaki bergabung sebagai kru.[1] Saat bekerja untuk The Puma, RTL juga memproduksi serial misteri SK Kölsch, yang memiliki peran untuk karakter Jepang. Tanigaki diundang untuk mengambil peran tersebut sekaligus diberi posisi sebagai sutradara laga, menandai debutnya sebagai sutradara laga.[1] Pada 2001, ia bergabung dalam proyek film produksi Jepang pertamanya setelah menerima undangan dari Ichiese Taka, produser Moonlight Express, dan tampil sebagai pemeran pengganti laga dalam film horor Gore from Outer Space.[1] Pada tahun yang sama, ia juga berpartisipasi dalam film laga Jepang The Princess Blade.[1][5]

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j 浅見みなほ (31 December 2020). "アクション監督:谷垣健治(前編)「香港映画の現場を見て『この中にいたい』と思った」" [Action director: Kenji Tanigaki (Part 1): "Seeing the Hong Kong film production on set made me think, 'I want to be a part of this.'"]. Eiga Natalie (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 March 2024. Diakses tanggal 11 May 2024.
  2. ^ a b c d e 李嘉譽 (1 March 2020). "【浪客劍心】武指谷垣健治:倉田保昭的弟子 甄子丹指定班底成員" [[Rurouni Kenshin] Action director Kenji Tanigaki: Student of Yasuaki Kurata, recurring member of the Donnie Yen Stunt Team.]. HK01 (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 May 2024. Diakses tanggal 13 May 2024.
  3. ^ a b "谷垣健治 30年前、ジャッキー・チェンに「日本へ帰れ」と言われた青年が…公開中「燃えよデブゴン/TOKYO MISSION」で初メガホン" [Kenji Tanigaki [said] thirty years ago, a young man was told by Jackie Chan, 'Go back to Japan'... Now that teenager is directing Enter the Fat Dragon, currently in theatres.]. Fuji Evening News [ja] (dalam bahasa Jepang). 8 January 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2024. Diakses tanggal 11 Mei 2024.
  4. ^ a b "【2020賀歲片】《肥龍過江》導演谷垣健治自小迷港片 來港26年:我DNA是香港人" [[Film Tahun Baru Imlek 2020] Sutradara Enter the Fat Dragon Kenji Tanigaki telah menggemari film Hong Kong sejak kecil. Setelah 26 tahun di Hong Kong, 'Saya merasa DNA saya adalah orang Hong Kong.']. TOPick (dalam bahasa Tionghoa). 7 Januari 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2024.
  5. ^ a b Brown, Todd (15 July 2006). "Impact's Mike Leeder Interviews Master of Thunder Director Kenji Tanigaki". Screen Anarchy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 April 2020. Diakses tanggal 17 August 2024.
  6. ^ a b c 許育民 (27 January 2020). "【肥龍過江】谷垣健治沉迷港片做埋導演 「當年男生都想做成龍」" [Enter the Fat Dragon's director Kenji Tanigaki, obsessed with Hong Kong films, takes on directing: 'Back then, every boy wanted to be Jackie Chan.']. HK01 (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 May 2024. Diakses tanggal 13 May 2024.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya