Konseling multikultural
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022) |
Konseling multikultural adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan salah satu praktik konseling tertentu yang pada dasarnya bertujuan untuk mencari dan memperoleh pemahaman mengenai bagaimana sebuah kebudayaan tertentu dan identitas seseorang dapat memengaruhi kesehatan mental suatu individu dan bagaimana faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan seorang konseli dengan konseling yang akan dilakukan oleh konselor.[1] Hubungan baik yang terjalin antara seorang konselor dan konseli dalam suatu proses konseling memerlukan empati yang tinggi dari seorang konselor, terutama dalam konteks konseling multikultural. Hal tersebut akan membantu seorang konselor dapat lebih memahami cara pandang konseli melalui perspektif konseli itu sendiri.[2]
Di antara aspek-aspek kebudayaan yang menjadi patokan dalam konseling multikultural adalah identitas gender, orientasi seksual, usia, sosioekonomi status, agama/keyakinan dan kemampuan yang mungkin berperan dalam konteks kesehatan mental dan isu personal yang berkaitan dengan konseli/individual.[3] Konseling multikultural pada intinya adalah salah satu cara untuk mengapreasiasi keberagaman yang ada pada setiap individu.[1] Seorang konselor yang memiliki kompetensi dalam hal ini juga disebut dengan istilah a diversity-competent-counselor. [4]
Area kompetensi konselor

Seorang konselor yang handal dalam praktik konseling multikultural harus mempunyai kompetensi yang meliputi beberapa area seperti, keyakinan dan sikap (beliefs and attitudes), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skills). Pertama, seorang konselor multikultural yang efektif dituntut sudah mempunyai salah satu kemajuan. Di antaranya kemajuan dari ketidaksensitifan dalam menilai suatu kebudayaan. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa mereka tidak mengalami pandangan yang bias dalam proses konseling. Kedua, seorang konselor multikultural yang handal mempunyai pengetahuan mengenai aspek tertentu mengenai kebudayaan dan seorang konselor multikultural yang profesional memiliki kemampuan tertentu yang berkaitan dengan keberagaman kebudayaan dalam menjalankan perannya dalam mendidik dan memberikan terapi kepada konseli.[4]
Referensi
- ^ a b "What is Multicultural Counseling & Why Is It Important?". Northeastern University Graduate Programs (dalam bahasa American English). 2021-05-31. Diakses tanggal 2022-05-04.
- ^ Nuzliah, Nuzliah (2016-12-02). "COUNSELING MULTIKULTURAL". JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling. 2 (2): 201–214. doi:10.22373/je.v2i2.816. ISSN 2460-5794.
- ^ "Why Multicultural Counseling is Essential to a Therapist". www.alliant.edu. Diakses tanggal 2022-05-04.
- ^ a b Corey, Gerald (2009). Theory and practice of counseling and psychotherapy. Belmont: Brooks/Cole. hlm. 25 - 26. ISBN 978-0-495-10208-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.