Kultivasi diri

Kultivasi diri atau kultivasi pribadi (Hanzi: 修身; Pinyin: xiūshēn; Wade–Giles: hsiu-shen; harfiah: 'mengembangkan diri sendiri') adalah pengembangan pikiran atau kapasitas seseorang melalui upaya mandiri.[1] Pengembangan diri merupakan upaya membudidayakan, mengintegrasikan, dan mengoordinasikan pikiran serta tubuh. Meskipun pengembangan diri dapat dipraktikkan dan diterapkan sebagai bentuk terapi kognitif dalam psikoterapi, konsep ini melampaui sekadar penyembuhan dan swabantu karena juga mencakup pengembangan diri, peningkatan diri, dan aktualisasi diri. Hal ini diasosiasikan dengan upaya untuk melampaui dan memahami keadaan normal manusia, meningkatkan serta mengasah kapasitas diri, serta mengembangkan atau mengungkapkan potensi manusia yang bersifat bawaan.[2]

Pengembangan diri juga merujuk pada model filosofis dalam Mohisme, Konfusianisme, Taoisme, dan filsafat Tionghoa lainnya, serta dalam Filsafat Yunani Kuno, dan merupakan komponen penting dari nilai-nilai etika Asia Timur yang mapan. Meskipun istilah ini berlaku untuk tradisi budaya dalam Konfusianisme dan Taoisme, tujuan serta aspirasi pengembangan diri dalam tradisi-tradisi tersebut sangatlah berbeda.[3]

Referensi

  1. ^ "self-cultivation". Merriam-Webster Online-Dictionary. Diakses tanggal 2019-05-01.
  2. ^ Cohen, Avraham; Bai, Heesoon; Fiorini, Karen (2014). "The Self-Cultivation Model of Lifelong Learning". Dalam Wang, Viktor (ed.). Handbook of Research on Adult and Community Health Education: Tools, Trends, and Methodologies. Medical Information Science Reference. hlm. 333–351. ISBN 9781466662605. Diakses tanggal 2019-05-03.
  3. ^ Tang, Yijie (2015). Confucianism, Buddhism, Daoism, Christianity and Chinese Culture. Heidelberg: Springer. hlm. 29. ISBN 978-3-662-45532-6.

Daftar pustaka

Pranala luar

Institusional

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya