Lapar

Martin Luther King: "Setelah saya mati, jangan membangunkan patung untuk saya. Jangan memberikan gelar akademis dari universitas yang hebat kepada saya. Berikan pakaian kepada yang telanjang. Mengatakan bahwa saya telah mencoba menyerumahkan tunawisma. Biarkan orang mengatakan bahwa saya telah mencoba memberi makan kepada orang yang lapar."[1]

Lapar adalah suatu kondisi di mana tubuh masih membutuhkan makanan, biasanya saat perut telah kosong baik dengan sengaja maupun tidak sengaja untuk waktu yang cukup lama. Kelaparan adalah bentuk ekstrem dari nafsu makan normal. Istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk kepada kondisi kekurangan gizi yang dialami sekelompok orang dalam jumlah besar untuk jangka waktu yang relatif lama, biasanya karena kemiskinan, konflik politik, maupun kekeringan cuaca.

Statistik kelaparan di dunia

Statistik kelaparan secara global tidak menurun sejak tahun 2014 sampai sekarang, dengan pandemi Covid-19 menjadikannya jauh lebih buruk. Berikut adalah tabel yang menunjukkan jumlah orang di dunia kekurangan gizi pada tahun 2005–2020, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian:[2]

Tahun 2005 2010 2015 2016 2017 2018 2019 2020
Jumlah orang (juta) kekurangan gizi (global)[2] 810,7 636,8 615,1 619,6 615,0 633,4 650,3 768,0
Persentase orang kekurangan gizi (global)[2] 12,4% 9,2% 8,3% 8,3% 8,1% 8,3% 8,4% 9,9%

Statistik kekurangan gizi menurut wilayah dunia

Persentasi populasi kurang gizi menurut negara berdasarkan statistik PBB.

Berikut adalah jumlah orang kekurangan gizi pada tahun 2020 menurut daerah dunia:[2]

Benua Wilayah dunia Jumlah Persentase Jumlah di benua (juta) Persentase di benua
Afrika Afrika Utara 17.400.000 7,1% 281,6 21,0%
Afrika Timur 125.100.000 28,1%
Afrika bagian tengah 57.100.000 31,8%
Afrika bagian Selatan 6.800.000 10,1%
Afrika Barat 75.200.000 18,7%
Asia Asia Tengah 2.600.000 3,4% 481,0 9,0%
Asia Timur - <2,5%
Asia Tenggara 48.800.000 7,3%
Asia Selatan 305.700.000 15,8%
Asia Barat 42.300.000 15,1%
Amerika Latin Kepulauan Karibia 7.000.000 16,1% 59,7 9,1%
Amerika Tengah 19.000.000 10,6%
Amerika Selatan 33.700.000 7,8%
Oseania Oseania 2.700.000 6,2% 2,7 6,2%
- Amerika Utara dan Eropa - <2,5% - <2,5%

Lihat juga

Artikel referensi

  1. ^ William A Dando, ed. (2012). "passim, see esp Introduction; Historiography of Food, Hunger and famine; Hunger and Starvation". Food and Famine in the 21st Century: Vol 1, Topics and Issues (dalam bahasa Inggris). ABC-CLIO. ISBN 978-1598847307. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c d "The State of Food Security and Nutrition in the World 2021" (PDF) (dalam bahasa Inggris). FAO. 2021. Diakses tanggal 10 September 2021.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya